Indosat Rilis Paket Roaming Haji IM3 dan Tri untuk Jemaah

Teknologi BRH 31 Mei 2026 10:36 WIB 4
Indosat Rilis Paket Roaming Haji IM3 dan Tri untuk Jemaah

Kebutuhan komunikasi selama ibadah haji menjadi perhatian utama jemaah Indonesia yang ingin tetap terhubung dengan keluarga di Tanah Air. Menyambut musim Haji 2026, Indosat Ooredoo Hutchison menghadirkan dua pilihan paket roaming melalui brand IM3 dan Tri untuk memudahkan komunikasi selama perjalanan ibadah.

Melalui IM3, perusahaan menawarkan paket SimpelRoam Haji dengan kuota besar dan harga yang kompetitif. Sementara itu, Tri menyediakan paket Tri Ibadah dengan masa aktif panjang dan tambahan kuota domestik sebelum keberangkatan, sehingga jemaah memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan.

Paket Roaming Haji IM3

IM3 menawarkan paket SimpelRoam Haji sebagai opsi utama bagi jemaah yang membutuhkan koneksi stabil selama berada di Arab Saudi. Paket ini dibanderol mulai dari Rp410.000 dengan kuota 50 GB dan masa aktif 12 hari. Ada pula pilihan 70 GB seharga Rp510.000 dengan masa aktif 15 hari. Untuk kebutuhan yang lebih panjang, IM3 juga menyediakan paket dengan masa aktif hingga 45 hari.

Skema harga tersebut dirancang agar jemaah dapat menyesuaikan kebutuhan komunikasi tanpa harus khawatir kehabisan kuota terlalu cepat. Dengan kuota yang relatif besar, layanan ini cocok untuk penggunaan pesan instan, panggilan video, dan akses informasi selama ibadah. Indosat menempatkan kemudahan akses sebagai bagian penting dari pengalaman roaming. Hal ini menjadi nilai tambah bagi jemaah yang ingin tetap aktif berkomunikasi di luar negeri.

Selain fleksibel, paket IM3 juga ditujukan bagi pengguna yang menginginkan biaya yang lebih terukur selama perjalanan. Pilihan masa aktif yang beragam memberi ruang bagi jemaah untuk menyesuaikan durasi keberangkatan dan kepulangan. Paket ini menjadi salah satu opsi yang menonjol karena menawarkan kombinasi kuota besar dan harga yang bersaing. Bagi banyak jemaah, kombinasi tersebut dinilai lebih efisien untuk kebutuhan komunikasi harian.

Tri Ibadah untuk Jemaah

Berbeda dengan IM3, brand Tri menghadirkan paket Tri Ibadah dengan fokus pada masa aktif yang lebih panjang. Paket ini dijual mulai dari Rp650.000 dengan kuota hingga 30 GB dan masa aktif sampai 45 hari. Selain itu, tersedia tambahan kuota domestik yang dapat digunakan sebelum keberangkatan. Fitur ini memberi keleluasaan bagi pelanggan untuk bersiap lebih awal.

Tri Ibadah dirancang untuk jemaah yang membutuhkan fleksibilitas lebih luas selama perjalanan ibadah. Masa aktif yang panjang membantu pengguna tetap terhubung tanpa perlu sering melakukan pengisian ulang. Tambahan kuota domestik juga menjadi nilai praktis karena dapat dipakai untuk persiapan administrasi atau komunikasi di Indonesia. Dengan demikian, layanan ini menyasar kebutuhan mobilitas jemaah secara lebih menyeluruh.

Indosat menilai kebutuhan komunikasi saat haji tidak hanya terjadi di satu titik, tetapi sepanjang rangkaian perjalanan. Karena itu, pilihan paket yang lebih panjang dinilai penting untuk mendukung jemaah selama berada di berbagai lokasi. Paket Tri Ibadah juga memberi alternatif bagi pengguna yang mengutamakan stabilitas layanan lintas negara. Dalam konteks ini, Tri menawarkan solusi yang lebih fleksibel untuk durasi perjalanan yang panjang.

Cara Aktivasi Roaming

Indosat menyiapkan proses aktivasi yang sederhana agar jemaah tidak menghadapi kendala teknis sebelum berangkat. Untuk pengguna IM3, paket dapat dibeli melalui aplikasi myIM3, kode akses *899#, WhatsApp resmi, atau gerai layanan. Setelah itu, pengguna hanya perlu mengaktifkan fitur roaming data di ponsel. Paket akan aktif otomatis ketika perangkat tiba di Arab Saudi.

Langkah untuk pelanggan Tri juga dibuat ringkas agar mudah diikuti oleh jemaah dari berbagai kalangan. Paket dibeli sebelum keberangkatan, kemudian roaming internasional diaktifkan pada perangkat. Saat tiba di negara tujuan, layanan akan langsung aktif tanpa pengaturan yang rumit. Kemudahan ini menjadi faktor penting bagi pengguna yang tidak ingin repot selama perjalanan.

Proses aktivasi yang sederhana dinilai membantu jemaah menghemat waktu dan mengurangi risiko kesalahan pengaturan. Dengan sistem yang otomatis, pengguna dapat fokus pada perjalanan ibadah tanpa gangguan teknis yang berarti. Indosat menekankan bahwa keandalan layanan menjadi kunci utama dalam mendukung kebutuhan komunikasi. Hal tersebut sejalan dengan karakter perjalanan haji yang membutuhkan kepastian layanan di banyak situasi.

Jangkauan Roaming Luas

Kedua layanan roaming ini juga dapat digunakan di sejumlah negara transit selama perjalanan. Negara yang tercakup antara lain Malaysia, Singapura, hingga Turki. Artinya, jemaah tidak perlu mengganti kartu saat berpindah negara. Kemudahan ini membuat komunikasi tetap berjalan sejak keberangkatan hingga tiba di Tanah Suci.

Jangkauan lintas negara menjadi salah satu keunggulan yang relevan bagi jemaah Indonesia. Banyak perjalanan haji melibatkan transit di lebih dari satu negara, sehingga akses jaringan yang konsisten sangat dibutuhkan. Dengan dukungan roaming di negara transit, pelanggan dapat tetap mengabari keluarga dan rombongan. Kondisi ini juga membantu koordinasi perjalanan agar lebih lancar.

Fitur tersebut menunjukkan bahwa layanan roaming tidak hanya berfungsi di titik akhir perjalanan, tetapi juga sepanjang jalur mobilitas. Dalam praktiknya, jemaah dapat menggunakan layanan komunikasi tanpa harus menunggu tiba di Arab Saudi. Hal ini menambah rasa aman bagi pengguna yang bergantung pada konektivitas selama ibadah. Bagi keluarga di rumah, informasi perjalanan pun dapat diterima lebih cepat dan mudah.

Pilihan Sesuai Kebutuhan

Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, menyebut konektivitas sebagai kebutuhan penting selama perjalanan ibadah. Menurut dia, jemaah harus tetap mudah memberi kabar kepada keluarga di rumah dan berkoordinasi dengan rombongan. Karena itu, layanan roaming perlu mudah digunakan dan dapat diandalkan. Pandangan tersebut menjadi dasar hadirnya dua opsi paket untuk musim Haji 2026.

Dari sisi harga, paket yang ditawarkan berada pada rentang mulai Rp400 ribuan hingga Rp900 ribuan. IM3 cenderung unggul pada kuota yang lebih besar dengan harga lebih terjangkau. Sementara itu, Tri lebih menonjolkan masa aktif panjang dan fleksibilitas lintas negara. Perbedaan karakter ini memberi ruang bagi jemaah untuk memilih sesuai pola penggunaan masing-masing.

Bagi calon jemaah, pertimbangan utama biasanya terletak pada durasi perjalanan dan intensitas penggunaan data. Jika kebutuhan lebih besar ada pada kuota, IM3 dapat menjadi pilihan yang menarik. Namun, jika masa aktif panjang dan fleksibilitas lebih penting, Tri menawarkan alternatif yang relevan. Dengan dua opsi tersebut, Indosat memperluas akses komunikasi yang lebih praktis bagi jemaah haji Indonesia.

Tag Terkait
#roaming haji#IM3#Tri

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!