Purbaya Yakin IHSG Bisa Kembali ke Level 8.000

Forex & Saham Gilang Nabaris 31 Mei 2026 09:18 WIB 2
Purbaya Yakin IHSG Bisa Kembali ke Level 8.000

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG masih bergerak di bawah tekanan pada perdagangan hari ini. Posisi tersebut bahkan mendekati titik terendah sejak masa krisis pasar akibat pandemi COVID-19, sehingga memicu perhatian pelaku pasar.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai IHSG berpeluang kembali ke level 8.000-an pada awal 2026, selama fundamental ekonomi Indonesia terus menguat. Pernyataan itu disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (22/5/2026), dengan keyakinan bahwa perbaikan ekonomi akan mendorong profitabilitas perusahaan.

IHSG dan Fundamental Ekonomi

Purbaya menegaskan pergerakan saham pada akhirnya ditentukan oleh fundamental perusahaan. Ia menyebut kinerja perusahaan sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi nasional.

Menurutnya, ketika ekonomi membaik, profitabilitas emiten juga ikut meningkat. Situasi itu, kata dia, akan memberi ruang bagi pasar saham untuk pulih.

Ia menilai pasar tidak perlu terlalu khawatir terhadap tekanan yang terjadi saat ini. Selama ekonomi terus diperbaiki, arah jangka menengah IHSG diyakini tetap positif.

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa pemerintah melihat pasar saham sebagai cerminan langsung dari kesehatan ekonomi. Karena itu, kebijakan yang mendorong pertumbuhan dianggap penting untuk menopang penguatan indeks.

IHSG Dinilai Undervalue

Purbaya menyarankan investor mencermati emiten yang tetap mencatat laba meski harga sahamnya sedang turun. Dalam pandangannya, kondisi itu menunjukkan saham berada pada level undervalue.

Ia mengatakan saham seperti itu layak dibeli karena berpotensi memberikan keuntungan di kemudian hari. Logikanya, kinerja perusahaan yang baik akan kembali tercermin pada harga pasar.

Ia juga menegaskan bahwa penurunan harga saham tidak selalu mencerminkan lemahnya bisnis emiten. Dalam sejumlah kasus, harga justru bisa tertinggal dari nilai fundamentalnya.

Karena itu, Purbaya menilai pelaku pasar perlu lebih rasional dalam membaca peluang. Fokus utama, menurut dia, tetap pada kualitas keuntungan dan prospek usaha perusahaan.

IHSG dan Sentimen Pasar

Purbaya meminta para pemain pasar saham untuk tidak takut menghadapi volatilitas jangka pendek. Ia menilai pemerintah akan terus memperbaiki kondisi ekonomi secara bertahap.

Semakin cepat perbaikan dilakukan, kata dia, semakin cepat pula dampaknya terasa di pasar keuangan. Optimisme itu disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap kepercayaan investor.

Ia menambahkan bahwa penguatan ekonomi akan mendorong aktivitas bisnis dan memperbesar peluang laba emiten. Dengan demikian, pasar saham memiliki fondasi yang lebih kuat untuk kembali naik.

Keyakinan tersebut menjadi penting di tengah kehati-hatian investor terhadap arah pasar. Sentimen positif dari kebijakan ekonomi dinilai dapat membantu meredam tekanan yang membebani IHSG.

IHSG Berpeluang Rebound

Purbaya memperkirakan IHSG akan rebound dalam waktu tidak lama. Ia bahkan menyebut secara teknikal indeks berpotensi bergerak lebih cepat pada pekan depan.

Menurutnya, pasar hanya perlu menunggu waktu sampai pemulihan benar-benar terlihat. Pandangan itu didasarkan pada keyakinan bahwa kondisi ekonomi nasional sedang bergerak ke arah yang lebih baik.

Ia menyebut level 8.000-an bukan target yang mustahil untuk dicapai kembali. Selama fundamental perusahaan dan ekonomi nasional terjaga, ruang kenaikan indeks masih terbuka lebar.

Meski demikian, investor tetap perlu mencermati perkembangan makroekonomi dan kinerja emiten secara berkala. Dengan begitu, keputusan investasi dapat diambil secara lebih terukur dan tidak hanya mengikuti sentimen sesaat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!