Purbaya Yakin IHSG Bisa Kembali ke 8.000

Forex & Saham Fajar Nugraha Utama 01 Juni 2026 09:24 WIB 2
Purbaya Yakin IHSG Bisa Kembali ke 8.000

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kembali menjadi sorotan setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan indeks tersebut berpeluang kembali ke level 8.000-an. Pernyataan itu disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026), dengan keyakinan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi baik. Purbaya menilai pergerakan pasar saham pada akhirnya akan mengikuti kekuatan kinerja perusahaan dan arah ekonomi nasional.

Ia bahkan menyebut IHSG saat ini masih jauh di bawah level yang semestinya, meski menurutnya kondisi tersebut hanya bersifat sementara. Purbaya memperkirakan indeks akan segera rebound, seiring membaiknya profitabilitas dunia usaha dan berlanjutnya perbaikan ekonomi domestik. Dalam pandangannya, investor tidak perlu terlalu khawatir karena ruang penguatan masih terbuka lebar.

IHSG dan Fundamental Ekonomi

Purbaya menegaskan bahwa IHSG pada dasarnya digerakkan oleh fundamental perusahaan, yang sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi nasional. Jika ekonomi tumbuh dengan baik, maka profitabilitas perusahaan juga cenderung meningkat. Situasi itu, menurut dia, akan tercermin pada penguatan harga saham di pasar modal.

Ia menilai ekonomi Indonesia berada dalam jalur yang positif, sehingga menjadi fondasi bagi pemulihan indeks saham. Dalam pandangannya, pasar akan merespons perbaikan tersebut secara bertahap. Karena itu, tekanan pada IHSG dinilai tidak akan bertahan lama.

Purbaya juga mengaitkan pemulihan indeks dengan kemampuan perusahaan mencetak laba. Ketika kinerja emiten membaik, valuasi saham berpotensi ikut naik. Hal tersebut menjadi alasan mengapa ia optimistis IHSG bisa kembali ke level yang lebih tinggi.

Menurutnya, sentimen pasar jangka pendek sering kali tidak mencerminkan kondisi riil ekonomi. Namun dalam jangka menengah dan panjang, kekuatan fundamental biasanya akan mengambil alih. Dengan dasar itu, ia memperkirakan arah IHSG tetap positif.

Sinyal Rebound Pasar Saham

Purbaya menyampaikan bahwa IHSG diperkirakan akan rebound dalam waktu yang tidak lama. Ia bahkan memperkirakan penguatan bisa terlihat dalam hitungan pekan jika dilihat dari sisi teknikal. Pernyataan ini memberi sinyal bahwa pasar berpeluang segera keluar dari tekanan.

Ia menyebut investor tidak perlu panik menghadapi pelemahan yang terjadi saat ini. Menurut dia, pasar saham akan bergerak naik ketika kondisi ekonomi terus diperbaiki. Pemerintah, kata Purbaya, akan berupaya menjaga momentum perbaikan tersebut.

Di hadapan awak media, ia menegaskan bahwa arah pasar tidak hanya ditentukan oleh sentimen harian. Faktor fundamental menjadi penentu utama bagi keberlanjutan kenaikan harga saham. Karena itu, ia melihat koreksi saat ini sebagai fase yang wajar.

Purbaya menambahkan bahwa pergerakan IHSG sangat dipengaruhi oleh persepsi pelaku pasar terhadap masa depan ekonomi. Jika prospek membaik, minat beli saham biasanya ikut meningkat. Hal tersebut dapat menjadi pemicu penguatan indeks secara lebih luas.

Strategi Saat Saham Undervalue

Dalam pernyataannya, Purbaya juga memberi saran kepada investor yang menemukan saham perusahaan untung tetapi harganya justru turun. Ia menyebut saham seperti itu berpotensi berada pada kondisi undervalue. Dalam situasi tersebut, menurut dia, membeli saham bisa menjadi pilihan yang rasional.

Ia menilai saham yang jatuh tanpa diikuti memburuknya kinerja emiten merupakan peluang bagi investor. Selama perusahaan masih menghasilkan laba, harga yang rendah dapat menjadi kesempatan akumulasi. Pandangan ini sejalan dengan pendekatan investasi berbasis fundamental.

Purbaya mengatakan bahwa investor sebaiknya melihat kualitas perusahaan sebelum mengambil keputusan. Harga yang turun belum tentu mencerminkan kondisi bisnis yang lemah. Sebaliknya, saham yang murah tetapi didukung laba yang kuat justru bisa memberi potensi keuntungan.

Ia menekankan bahwa pasar pada akhirnya akan menghargai fundamental yang baik. Karena itu, investor diminta tidak terpancing kepanikan jangka pendek. Pendekatan sabar dan berbasis data, menurutnya, lebih tepat untuk membaca peluang di pasar saham.

Prospek IHSG ke Depan

Purbaya optimistis IHSG dapat kembali ke level 8.000-an seperti awal 2026. Ia menyebut pencapaian itu sangat mungkin terjadi jika perbaikan ekonomi terus berjalan. Dalam pandangannya, level tersebut bukan target yang mustahil dicapai.

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong penguatan ekonomi agar pasar saham ikut bergerak naik. Semakin cepat pemulihan terjadi, semakin besar peluang bagi IHSG untuk melaju. Keyakinan itu ia sampaikan sebagai bentuk dorongan kepada pelaku pasar agar tetap tenang.

Purbaya juga menilai kondisi saat ini lebih bersifat transisi menuju penguatan berikutnya. Dengan dukungan fundamental yang membaik, pasar dinilai tinggal menunggu waktu untuk berbalik arah. Ia bahkan memperkirakan tren tersebut dapat muncul lebih cepat dari yang dibayangkan.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa pasar saham tetap memiliki dinamika yang dipengaruhi banyak faktor. Investor perlu memperhatikan kinerja emiten, arah ekonomi, dan sentimen global. Namun secara umum, Purbaya melihat prospek IHSG masih berada di jalur pemulihan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!