Pukpuk Cable Perkuat Konektivitas Digital Indonesia Timur

Teknologi Moh. Royhan Nahado 29 Mei 2026 01:16 WIB 3
Pukpuk Cable Perkuat Konektivitas Digital Indonesia Timur

TelkomGroup resmi meresmikan Pukpuk Cable di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei 2026, sebagai bagian dari kolaborasi dengan PNG DataCo. Infrastruktur kabel laut lintas batas ini menjadi langkah penting untuk memperkuat konektivitas digital di Indonesia Timur dan Papua Nugini.

Peresmian tersebut juga membuka jalur konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik, sekaligus memperkuat ketahanan jaringan di wilayah perbatasan. Kehadiran Pukpuk Cable diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi digital, memperluas akses layanan digital, dan mendorong pemerataan pembangunan.

Pukpuk dan Konektivitas Digital

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Angga Raka Prabowo, menegaskan bahwa pemerataan konektivitas merupakan kunci untuk mewujudkan Indonesia yang inklusif. Ia menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur digital tidak boleh terpusat di satu kawasan saja.

Menurutnya, percepatan transformasi digital harus berjalan seiring dengan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah. Karena itu, konektivitas perlu dibangun secara merata, berkelanjutan, dan tangguh agar seluruh daerah memiliki kesempatan yang sama.

Angga juga menyampaikan apresiasi kepada TelkomGroup atas komitmennya dalam memperkuat konektivitas digital nasional. Ia menilai proyek ini selaras dengan agenda prioritas pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi digital yang lebih berdaya saing.

Dalam keterangannya, ia menekankan bahwa Indonesia Timur harus menjadi bagian aktif dari ekosistem digital nasional. Dengan dukungan infrastruktur yang lebih kuat, masyarakat di kawasan timur diharapkan dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih luas.

Jalur Baru Asia Pasifik

Sistem kabel laut Pukpuk menjadi kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan jaringan Indonesia dengan Papua Nugini. Jalur ini memperlihatkan pentingnya kerja sama lintas negara dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi modern.

Landing station di Jayapura yang dioperasikan Telin berperan sebagai pintu masuk konektivitas menuju Kumul Telkom Holdings di Papua Nugini. Melalui jalur tersebut, kapasitas dari kabel internasional SEA-US dapat disalurkan hingga ke wilayah Vanimo.

Kehadiran jalur ini tidak hanya menambah kapasitas jaringan, tetapi juga memperluas jangkauan layanan digital di wilayah yang selama ini sulit terhubung. Infrastruktur tersebut menjadi penghubung strategis antara Indonesia dan Papua Nugini dalam ekosistem digital regional.

Dengan adanya Pukpuk Cable, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang mandiri. Kondisi ini membuat jaringan di Papua lebih tangguh karena memiliki jalur cadangan atau diversity route yang mendukung kelangsungan layanan.

Dampak untuk Papua Timur

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyebut Pukpuk Cable sebagai bukti bahwa Indonesia Timur merupakan bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Ia menegaskan bahwa tidak ada satu pun wilayah Indonesia yang boleh tertinggal dalam era digital.

Menurut Dian, inisiatif ini diharapkan memperkuat konektivitas Indonesia Timur dan membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional maupun global. Ia menilai infrastruktur bertaraf internasional menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Jayapura kini berperan sebagai pusat konektivitas Papua yang mampu mendukung layanan digital lebih stabil. Keberadaan jalur baru juga memberi peluang lebih besar bagi pengembangan ekonomi digital di kawasan perbatasan.

Dengan infrastruktur yang lebih andal, masyarakat dan pelaku usaha di Papua dapat mengakses layanan digital secara lebih optimal. Hal ini juga diharapkan mendorong pemerataan manfaat ekonomi hingga ke wilayah yang lebih terpencil.

Kolaborasi Telkom dan PNG

Telin memainkan peran sentral dalam proyek Pukpuk, mulai dari tahap perencanaan hingga peresmian dan komersialisasi. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul kritis yang menghubungkan kapasitas kabel SEA-US dengan jaringan nasional Papua.

Selain itu, Telin bertindak sebagai mitra strategis PNG DataCo dalam menjaga kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara tersebut. Kerja sama ini sekaligus membuka ruang bagi pengembangan konektivitas yang lebih luas di masa depan.

CEO PNG DataCo, Paul Komboi, menyatakan bahwa kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini seharusnya diikuti oleh konektivitas digital yang kuat. Ia menilai kolaborasi dengan Telin merupakan wujud hubungan yang saling mendukung dan saling menguntungkan.

Menurut Paul, Pukpuk Cable bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan langkah awal memperkuat integrasi digital antara kedua negara. Peresmian ini menandai babak baru bagi konektivitas kawasan Asia-Pasifik yang lebih terhubung dan resilien.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!