Konglomerat Prajogo Pangestu melepas total 386,27 juta saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dalam dua tahap pada 30 April dan 4 Mei 2026. Nilai per saham yang dijual berkisar Rp1.180-Rp1.290, sehingga potensi pendapatan mencapai Rp467,98 miliar. Meski demikian, Pangestu tetap menjadi pengendali CUAN dengan kepemilikan sekitar 81,30% atau 91,39 miliar saham.
Transaksi ini dilakukan untuk menambah saham free float CUAN, sejalan dengan keterbukaan informasi BEI pada Kamis, 7 Mei 2026. Meskipun aksi jual berlangsung, Pangestu tetap menduduki posisi kendali sebagai pemegang saham dominan. Dalam satu sesi perdagangan terakhir, harga CUAN turun sekitar 2,02% menjadi Rp1.215, setelah sempat menyentuh Rp1.290 pada pembukaan.
Rincian Transaksi Prajogo
Transaksi pertama terjadi pada 30 April 2026, saat Prajogo Pangestu melepas 66,03 juta saham CUAN pada harga Rp1.267 per saham. Selanjutnya, pada hari yang sama, ia melepas 86,05 juta saham di harga Rp1.221 per saham. Total nilai transaksi pada hari itu mencapai angka yang signifikan.
Transaksi pada 4 Mei 2026 melibatkan pelepasan 12 juta saham CUAN dengan harga Rp1.187 per saham. Pada waktu bersamaan, Pangestu juga melepas 94,18 juta saham di harga Rp1.180. Pelepasan berikutnya yaitu 128 juta saham di harga Rp1.202 juga dilakukan pada hari tersebut. Jika dijumlah, total transaksi mencapai 386,27 juta saham CUAN.
Nilai transaksi gabungan diperkirakan mendekati Rp468 miliar. Setelah transaksi, Pangestu tetap mengendalikan CUAN dengan 81,2979% hak suara. BEI mencatat transaksi ini sebagai bagian dari upaya menjaga likuiditas emiten.
Dampak Free Float
Tujuan transaksi ini adalah menambah saham free float CUAN. Transaksi ini melibatkan kepemilikan langsung dan bertujuan meningkatkan likuiditas pasar. Dengan demikian, likuiditas CUAN diharapkan lebih menarik bagi investor.
Meskipun kepemilikan langsung berkurang, Prajogo Pangestu masih memegang 91,39 miliar saham atau 81,2979% hak suara. Status sebagai pengendali tetap dipertahankan meski free float meningkat. Beberapa pihak memantau dampak perubahan komposisi pemegang saham terhadap likuiditas dan volatilitas.
CUAN saat ini berada di zona merah pada perdagangan hari ini. Saham turun 2,02% menjadi Rp1.215 per saham setelah dibuka di Rp1.290. Transaksi Prajogo Pangestu yang besar diharapkan dapat memperbaiki likuiditas jangka menengah.
Kondisi Harga CUAN
Harga CUAN kemarin turun 2,02% menjadi Rp1.215 per saham, setelah sempat menyentuh Rp1.290 di pembukaan. Pergerakan ini menambah tekanan pada investor yang memantau sentimen pasar. Beberapa analis menilai aksi jual besar di CUAN belum memicu perubahan tren jangka panjang.
Secara year-to-date, CUAN terkoreksi sekitar 48,08% sepanjang 2026. Tren net foreign sell tercatat sebesar Rp612,33 miliar sepanjang tahun ini. Faktor likuiditas dan informasi emiten menjadi fokus utama pelaku pasar.
Analisis pasar menunjukkan volatilitas harga tetap tinggi akibat dinamika perdagangan CUAN. Investor menunggu klarifikasi dari manajemen terkait rencana ke depan. Pasar menilai langkah Prajogo Pangestu sebagai sinyal internal mengenai likuiditas dan struktur kepemilikan.
