Pertamina UMK Academy 2025: UMK Naik Kelas melalui Pelatihan Keuangan

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 13 Mei 2026 13:20 WIB 9
Pertamina UMK Academy 2025: UMK Naik Kelas melalui Pelatihan Keuangan

Pertamina UMK Academy 2025 dilaksanakan pada 22–23 Oktober 2025 di Medan, bertujuan meningkatkan kemampuan bisnis UMK binaan Pertamina EP di wilayah Rantau, Pangkalan Susu, dan Lirik.

Kegiatan di Karibia Boutique Hotel tersebut mencakup topik manajemen waktu, arus kas, pembukuan, riset pasar, inovasi produk, hingga digital marketing dan branding. Para peserta diharapkan naik kelas secara berkelanjutan dan menjalin sinergi dengan pelaku usaha lain serta akses ke rantai pasok global.

Edwin Susanto, Manager Pangkalan Susu Field, memperkenalkan tujuan pelatihan untuk mempercepat pertumbuhan UMK. Sementara itu, Iwan Ridwan Faizal dari CID PHR Regional 1 Sumatra memaparkan kurikulum berjenjang terdiri dari Go Modern, Go Digital, Go Online, Go Global, dan Go Green. Para peserta juga mendapat manfaat langsung berupa bimbingan, sertifikasi, perizinan, serta peluang peningkatan omzet dan pasar.

Kurikulum Unggulan

Kurikulum pelatihan dibagi menjadi beberapa kelas inti. Setiap kelas dirancang untuk memperkuat kapasitas UMK secara praktis. Materi disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan industri.

Go Modern mendorong UMK mengadopsi praktik bisnis modern. Go Digital mengintegrasikan teknologi digital dalam operasional sehari-hari. Go Online memanfaatkan platform online untuk pemasaran dan penjualan.

Go Global mempersiapkan UMK menembus pasar internasional. Setiap kelas tetap mengusung Go Green untuk kelestarian lingkungan. Peserta mendapat panduan langsung dari mentor profesional.

Kapasitas UMK Naik

Acara diikuti oleh 30 peserta mitra binaan Pertamina EP. Peserta berasal dari Rantau Field, Pangkalan Susu Field, dan Lirik Field. Mereka menargetkan peningkatan kapasitas bisnis dan daya saing.

Edwin Susanto, Manager Pangkalan Susu Field, membuka acara tersebut. Ia menjelaskan pelatihan ini bertujuan mendorong UMK naik kelas secara bertahap. Harapan mereka adalah penerapan ilmu yang segera meningkatkan kinerja.

Iwan Ridwan Faizal menjelaskan kurikulum Go Modern, Go Digital, Go Online, Go Global, dan Go Green. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan akses ke jaringan pasokan global. Program ini diharapkan memacu UMK untuk tumbuh berkelanjutan.

Manfaat Peserta

Salah satu peserta, Marissa, menyatakan bangga lolos sebagai peserta nasional. Marissa adalah founder Kerispati dari Indragiri Hulu, Riau. Dia merasakan bimbingan mentor serta bantuan perizinan meningkatkan omzet.

Ia mengaku omzet meningkat dan pasar makin luas setelah mengikuti academy. Peserta mendapat sertifikasi dan pemahaman pemasaran digital. Manfaat lain mencakup peningkatan jaringan bisnis melalui networking.

Kisah sukses Marissa diyakini menggugah peserta lain. Pelaksanaan program juga dianggap sebagai pemantik pertumbuhan UMK nasional. Keberlanjutan usaha dinilai menjadi fokus utama.

Dukungan Pemerintah

Kegiatan ini selaras dengan visi pemerintah. Tujuan jangka panjang adalah menciptakan lapangan kerja berkualitas. Pelatihan dan akses permodalan diharapkan memperkuat industri kreatif.

Inisiatif ini menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif. UMK tumbuh mandiri dan berdaya saing di pasar global. Data peserta dan hasil pelatihan akan dievaluasi untuk skalakan program.

Video materi pelatihan juga tersedia untuk referensi pelaku UMK. Konten mengangkat topik riset pasar, inovasi produk, dan branding. Kerja sama dengan instansi terkait diharapkan berlanjut.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!