Pertamina Latih UMKM Ekspor Jelang TEI 2025

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 24 Mei 2026 08:38 WIB 6
Pertamina Latih UMKM Ekspor Jelang TEI 2025

Pertamina menggelar pelatihan ekspor bagi pelaku UMKM binaan di Gedung PPEJP, Grogol, Jakarta, pada 1 Oktober 2025. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat kesiapan peserta menghadapi pasar internasional, termasuk Trade Expo Indonesia 2025. Selama tiga hari, para peserta mendapat materi praktis dari sejumlah narasumber berpengalaman. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM naik kelas dan lebih kompetitif di pasar global.

Mayoritas peserta pelatihan juga dijadwalkan tampil pada Trade Expo Indonesia 2025, salah satu ajang perdagangan terbesar di Asia Tenggara. Pertamina menilai momentum tersebut penting karena membuka peluang pertemuan langsung dengan buyer internasional. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya siap dari sisi produk, tetapi juga matang dalam strategi promosi dan negosiasi. Kesiapan tersebut dinilai menjadi kunci agar UMKM mampu bersaing di pasar ekspor.

UMKM Siap Masuk Ekspor

PPEJP dan Pertamina menempatkan pelatihan ini sebagai tindak lanjut nota kesepahaman antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN. Kesepakatan itu diarahkan untuk mendorong UMKM agar naik kelas dan memiliki akses lebih luas ke pasar luar negeri. Kepala PPEJP, Sugih Rahmansyah, mengatakan peserta perlu mengikuti kegiatan dengan serius agar lebih siap bersaing. Ia menegaskan bahwa PPEJP dan Pertamina memiliki visi yang sama dalam mendukung daya saing UMKM Indonesia.

Selama pelatihan, peserta menerima materi tentang strategi promosi di pameran dagang internasional. Mereka juga mempelajari teknik pitching, temu bisnis, hingga penyusunan kontrak. Selain teori, pelatihan dilengkapi praktik display produk, presentasi, dan simulasi business matching. Rangkaian itu disusun agar peserta memahami tahapan ekspor secara menyeluruh.

Fety, Manager SMEPP Pertamina, menilai pelatihan tersebut merupakan kesempatan berharga yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ia berharap peserta mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh dan segera menerapkan ilmunya dalam pengembangan usaha. Menurut dia, pemahaman yang mendalam menjadi faktor penting untuk kesiapan UMKM menghadapi pasar global. Karena itu, peserta didorong untuk tidak hanya memahami materi, tetapi juga membangun kepercayaan diri saat berhadapan dengan buyer asing.

TEI Jadi Pintu Promosi

Trade Expo Indonesia 2025 menjadi salah satu fokus utama dari pelatihan ini. Ajang tersebut dinilai sebagai momentum besar bagi UMKM untuk memperkenalkan produk kepada pasar internasional. Peserta diarahkan agar memahami kebutuhan buyer dan menyesuaikan penawaran dengan standar perdagangan global. Dengan begitu, peluang transaksi di TEI diharapkan semakin besar.

Fety menjelaskan bahwa pelatihan disusun agar peserta matang dari sisi produk dan strategi bisnis. Menurut dia, keikutsertaan dalam TEI tidak cukup hanya mengandalkan kualitas barang. Pelaku usaha juga harus mampu menyampaikan nilai jual secara jelas dan meyakinkan. Karena itu, kemampuan negosiasi dan presentasi menjadi bagian penting dalam materi pelatihan.

Sejumlah peserta mengaku antusias mengikuti program tersebut, termasuk Gunawan dari UMKM Gun'S Leather asal Garut. Ia akan membawa produk ramah lingkungan berbahan kulit ke TEI 2025. Gunawan menyebut pelatihan ini memberinya kesempatan belajar langsung mengenai cara memperkenalkan produk di pasar internasional. Ia berharap produknya diterima dan mampu membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Garut.

Pertamina Dorong Daya Saing

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan. Pertamina ingin memastikan produk UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar global. Upaya itu juga ditujukan untuk memperkuat citra bangsa di mata dunia. Menurut Fadjar, pelatihan ekspor adalah langkah nyata dalam mengangkat potensi lokal ke panggung internasional.

Fadjar menambahkan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional. Program ini mendukung Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya pada poin yang mendorong kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja berkualitas. Selain itu, program ini juga mendorong pengembangan industri kreatif serta penguatan infrastruktur penunjang usaha. Pertamina menilai dukungan terhadap UMKM merupakan bagian penting dari pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Dengan pembekalan tersebut, UMKM binaan diharapkan semakin siap menembus pasar ekspor. Kesiapan itu diyakini dapat menciptakan lapangan kerja baru dan memperbesar kontribusi terhadap ekonomi nasional. Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Seluruh upaya itu juga diarahkan untuk mendukung target net zero emission 2060 melalui penerapan prinsip ESG dan SDGs di seluruh lini bisnis.

Dampak Ekonomi Nasional

Pelatihan ekspor ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan individu pelaku usaha. Program tersebut juga dirancang untuk memperkuat ekosistem UMKM agar lebih siap masuk rantai perdagangan internasional. Dengan pendampingan yang tepat, produk lokal berpeluang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Kondisi ini dapat membantu daerah asal pelaku usaha ikut merasakan manfaat ekonomi.

Keterlibatan UMKM dalam pameran ekspor seperti TEI juga membuka akses jejaring bisnis yang lebih luas. Buyer internasional dapat melihat langsung kualitas produk dan kapasitas produksi para peserta. Jika strategi promosi berjalan efektif, peluang kerja sama jangka panjang menjadi lebih besar. Hal ini pada akhirnya dapat memperkuat posisi UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.

Pertamina menilai keberhasilan program ini akan memberi dampak berantai bagi perekonomian nasional. Ketika UMKM tumbuh, penyerapan tenaga kerja meningkat dan aktivitas usaha di daerah ikut bergerak. Selain itu, produk lokal yang menembus pasar global dapat memperkuat neraca perdagangan nonmigas. Karena itu, pelatihan ekspor dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi daya saing Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!