Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Sertifikasi

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 29 Mei 2026 17:31 WIB 6
Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Sertifikasi

Pertamina memperkuat dukungan bagi pelaku UMKM melalui fasilitasi sertifikasi yang mencakup Nomor Induk Berusaha, sertifikat halal, hak kekayaan intelektual, hingga dokumen lingkungan. Program ini ditujukan untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah meningkatkan daya saing sekaligus membuka akses ke pasar yang lebih luas, termasuk ritel modern.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menegaskan bahwa sertifikasi merupakan syarat penting agar UMKM lebih dipercaya pasar. Ia menyebut pendampingan yang diberikan bukan sekadar administrasi, melainkan bagian dari upaya mendorong UMKM naik kelas secara berkelanjutan.

Sertifikasi UMKM Jadi Kunci

Baron menjelaskan bahwa sertifikasi memiliki fungsi strategis bagi pelaku usaha yang ingin memperluas jangkauan pasar. Menurut dia, konsumen saat ini semakin selektif dalam memilih produk, sehingga legalitas dan standar mutu menjadi faktor penentu.

Ia menambahkan bahwa sertifikasi membantu UMKM memenuhi persyaratan untuk masuk ke jalur distribusi yang lebih besar. Dengan status yang lebih jelas, produk UMKM berpeluang bersaing di pasar yang sebelumnya sulit dijangkau.

Pertamina, kata Baron, berkomitmen melanjutkan pendampingan secara komprehensif kepada para mitra binaan. Dukungan itu mencakup proses awal, pengurusan dokumen, hingga kesiapan usaha agar dapat berkembang lebih profesional.

Dalam keterangan tertulis pada Kamis, 9 April 2026, Baron menegaskan sertifikasi bukan formalitas. Ia menyebut langkah tersebut sebagai pintu masuk untuk meningkatkan kepercayaan pasar dan memperkuat posisi UMKM di tengah persaingan.

Pendampingan Buka Akses Pasar

Program fasilitasi sertifikasi yang dijalankan Pertamina dirancang untuk menjawab kebutuhan pelaku UMKM yang kerap terkendala aspek legalitas. Banyak usaha kecil memiliki produk yang bagus, tetapi belum memiliki dokumen pendukung yang memadai.

Melalui pendampingan ini, UMKM memperoleh kesempatan untuk melengkapi sejumlah persyaratan yang dibutuhkan dalam ekosistem usaha formal. Hal tersebut dinilai penting agar pelaku usaha tidak tertinggal dari kompetitor yang sudah lebih siap secara administratif.

Fasilitasi sertifikasi juga menjadi sarana untuk membangun reputasi produk lokal agar lebih dikenal masyarakat luas. Dengan dukungan tersebut, UMKM diharapkan mampu memperkuat merek dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Pertamina menilai akses pasar modern menuntut standar yang semakin tinggi dari sisi legalitas maupun kualitas. Karena itu, pembinaan yang diberikan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata yang menentukan keberlanjutan usaha.

MiniesQ Raih Sertifikat Halal

Salah satu UMKM yang menerima manfaat program ini adalah Inovasi Mitra Sudjarwo atau MiniesQ dari Pondok Aren, Tangerang Selatan. Usaha tersebut bergerak di bidang makanan sehat dan telah mengantongi sertifikat halal untuk sejumlah produknya.

Produk yang telah tersertifikasi meliputi healthy cookies, brownies, dan camilan berbasis oat. Sertifikat itu menjadi nilai tambah bagi usaha yang mengusung konsep makanan praktis namun tetap menyehatkan.

Pendiri MiniesQ, Minie Sudjarwo, menyebut tren gaya hidup sehat membuka ruang besar bagi perkembangan usahanya. Namun, ia juga menilai tren tersebut menuntut pelaku usaha untuk terus menjaga kualitas dan konsistensi produk.

Menurut Minie, masyarakat kini mencari makanan yang tidak hanya enak, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan kesehatan. Karena itu, sertifikasi halal dan pendampingan usaha dinilai membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap produknya.

Tren Sehat Jadi Peluang

Perubahan perilaku konsumen memberi peluang besar bagi UMKM makanan sehat untuk berkembang lebih cepat. Permintaan terhadap produk yang praktis, aman, dan bernilai gizi terus meningkat di berbagai segmen pasar.

Di sisi lain, peluang tersebut datang bersama tantangan yang tidak ringan bagi pelaku usaha. Mereka dituntut menghadirkan produk yang konsisten, memiliki legalitas lengkap, dan mampu bersaing dengan merek yang lebih mapan.

Pertamina melihat tantangan itu sebagai alasan untuk memperkuat pendampingan kepada UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh. Dengan dukungan yang tepat, usaha kecil dapat menembus pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.

Minie menegaskan bahwa pihaknya ingin menghadirkan produk yang sehat, praktis, dan tetap enak dinikmati. Pernyataan itu sejalan dengan arah pembinaan yang mendorong UMKM menghasilkan produk bernilai tambah dan siap bersaing di pasar modern.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!