Pertamina Dorong Sertifikasi UMKM untuk Naik Kelas

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 22 Mei 2026 19:25 WIB 6
Pertamina Dorong Sertifikasi UMKM untuk Naik Kelas

Pertamina memperkuat langkah pendampingan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah melalui fasilitasi sertifikasi usaha pada Maret 2026. Program ini mencakup Nomor Induk Berusaha, sertifikat halal, hak kekayaan intelektual, hingga dokumen lingkungan SPPL, sebagai upaya membuka akses pasar yang lebih luas.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menegaskan bahwa sertifikasi menjadi salah satu syarat penting untuk meningkatkan kepercayaan pasar. Menurut dia, sertifikasi bukan sekadar formalitas, melainkan pintu masuk bagi UMKM untuk memperluas jangkauan bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen yang kian selektif.

Sertifikasi UMKM Perkuat Daya Saing

Pertamina menempatkan sertifikasi sebagai bagian dari strategi untuk mendorong UMKM naik kelas. Melalui pendampingan yang komprehensif, perusahaan berupaya membantu pelaku usaha memenuhi persyaratan legal dan mutu produk.

Baron mengatakan, kehadiran sertifikasi memberi nilai tambah bagi UMKM di tengah persaingan yang semakin ketat. Dengan dokumen yang lengkap, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke jaringan distribusi modern.

Langkah ini juga diarahkan agar UMKM mampu menjawab tuntutan konsumen yang semakin memperhatikan aspek keamanan, legalitas, dan kualitas. Karena itu, fasilitasi sertifikasi dipandang sebagai bagian dari penguatan ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Fasilitasi NIB Hingga Halal

Sertifikasi yang difasilitasi Pertamina meliputi NIB, halal, HaKI, dan SPPL. Keempat dokumen tersebut menjadi elemen penting dalam pengembangan usaha yang lebih tertib dan profesional.

NIB berfungsi sebagai identitas legal pelaku usaha, sementara sertifikat halal mendukung kepercayaan konsumen pada produk makanan dan minuman. Adapun HaKI membantu melindungi karya dan merek, sedangkan SPPL memperkuat kepatuhan terhadap aspek lingkungan.

Dengan kelengkapan sertifikasi, UMKM diharapkan lebih siap menghadapi persaingan di pasar formal. Persyaratan administratif yang terpenuhi juga memudahkan pelaku usaha menjalin kemitraan dengan berbagai kanal penjualan.

MiniesQ Raup Peluang Baru

Salah satu penerima manfaat program ini adalah Inovasi Mitra Sudjarwo atau MiniesQ dari Pondok Aren, Tangerang Selatan. Usaha tersebut bergerak di bidang makanan sehat dan telah mengantongi sertifikat halal untuk sejumlah produknya.

Produk yang dipasarkan antara lain healthy cookies, brownies, dan camilan berbasis oat. Sertifikasi tersebut menjadi modal penting bagi MiniesQ untuk memperluas kepercayaan konsumen terhadap produknya.

Pendiri MiniesQ, Minie Sudjarwo, menyebut tren gaya hidup sehat membuka ruang pertumbuhan bagi usahanya. Ia menilai pasar kini semakin mencari produk yang tidak hanya lezat, tetapi juga praktis dan sehat.

Gaya Hidup Sehat Jadi Peluang

Perubahan perilaku konsumen memberi dampak positif bagi pelaku usaha makanan sehat. Permintaan terhadap produk yang mendukung pola hidup sehat terus meningkat seiring kesadaran masyarakat terhadap kualitas konsumsi.

Minie mengatakan usaha yang dijalankan harus mampu menjawab kebutuhan pasar tanpa mengabaikan cita rasa. Karena itu, MiniesQ berupaya menghadirkan produk yang tetap enak dinikmati, meski dikembangkan dengan konsep sehat.

Pertamina menilai kisah seperti MiniesQ menunjukkan bahwa sertifikasi dapat menjadi katalis pertumbuhan UMKM. Dengan dukungan yang tepat, pelaku usaha berpeluang memperluas pasar sekaligus memperkuat posisi di tengah persaingan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!