Nicholas Galitzine menjalani transformasi fisik ekstrem demi memerankan Man dalam film Masters of the Universe. Aktor asal Inggris itu mengaku harus membangun massa tubuh dan otot secara cepat melalui latihan intens setiap hari serta asupan hingga 5.000 kalori per hari.
Dalam wawancara dengan E! News, bintang Red, White & Royal Blue tersebut menjelaskan bahwa target utamanya sejak awal adalah tampil berisi dan kuat seperti karakter ikonis itu. Program tersebut terus disesuaikan selama proses syuting, seiring kebutuhan peran yang menuntut fisik besar dan penuh tenaga.
Transformasi Nicholas Galitzine
Nicholas Galitzine mengungkap bahwa perubahan fisiknya dilakukan dengan disiplin tinggi sejak masa persiapan film dimulai. Ia menyebut fokus utama pada fase awal adalah menambah ukuran tubuh secepat mungkin, tanpa mengabaikan intensitas latihan.
Rutinitas itu dijalankan setiap hari dalam sepekan, sehingga tubuhnya terus beradaptasi dengan beban latihan yang berat. Menurut Nicholas, waktu persiapan yang tersedia tidak terlalu panjang untuk membentuk sosok He-Man yang meyakinkan.
Ia menilai idealnya seorang aktor sudah hidup dalam karakter tersebut jauh lebih lama sebelum produksi dimulai. Namun, karena jadwal syuting terus berjalan, program latihan harus berubah agar hasilnya tetap maksimal dan relevan dengan kebutuhan adegan.
Diet tinggi kalori
Untuk mendukung pembentukan otot, Nicholas menjalani pola makan ekstrem dengan konsumsi kalori yang sangat tinggi. Ia mengatakan pernah mengonsumsi hingga 5.000 kalori dalam satu hari saat proses pembentukan tubuh berlangsung.
Pola makan tersebut dirancang agar tubuh mendapat cukup energi untuk menahan beban latihan yang berat dan berulang. Asupan besar ini menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan massa tubuh dalam waktu singkat.
Meski terdengar berat, strategi tersebut dipilih agar bentuk fisiknya sesuai dengan karakter Man yang digambarkan besar dan kuat. Kombinasi makan tinggi kalori dan latihan intens menjadi kunci utama transformasi tersebut.
Latihan tiga jam sehari
Selain diet, Nicholas juga menjalani latihan beban selama tiga jam setiap hari untuk mempercepat pembentukan otot. Ia menyebut fase awal latihan difokuskan pada penambahan ukuran tubuh secara maksimal sebelum program dibuat lebih efisien.
Latihan yang konsisten membuat tubuhnya bekerja ekstra untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan peran. Dalam proses itu, pengawasan terhadap jadwal latihan dan pola makan menjadi sangat penting.
Setelah fase awal selesai, program latihan kemudian disesuaikan agar lebih efektif mengikuti perkembangan syuting. Penyesuaian ini dilakukan supaya tubuh tetap ideal tanpa kehilangan bentuk yang sudah dibangun sebelumnya.
Peran He-Man menuntut fisik
Karakter He-Man menuntut penampilan yang sangat berbeda dari peran Nicholas sebelumnya. Oleh karena itu, transformasi fisik menjadi bagian penting untuk mendukung kredibilitas karakter di layar lebar.
Penampilan tubuh yang besar dan berotot diharapkan mampu memperkuat kesan heroik yang melekat pada sosok tersebut. Dengan fisik yang sesuai, karakter Man dapat tampil lebih meyakinkan bagi penonton.
Perjuangan Nicholas menunjukkan bahwa tuntutan peran film kerap memerlukan pengorbanan besar dari para aktor. Dalam kasus ini, disiplin makan, latihan, dan adaptasi berkelanjutan menjadi fondasi utama keberhasilannya.
