Nanda Nuril Ungkap Firasat Sebelum Ibunda Wafat

Lifestyle Clara Monica 24 Mei 2026 16:10 WIB 6
Nanda Nuril Ungkap Firasat Sebelum Ibunda Wafat

Nanda Nuril mengungkap pengalaman emosional sebelum ibundanya, Gusmawati Nuril, meninggal dunia dan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026). Ia menyebut ada sejumlah tanda yang belakangan terasa seperti firasat, terutama setelah kepergian kakak Gusmawati yang terjadi sekitar dua bulan sebelumnya.

Dalam keterangannya, Nanda menceritakan kondisi sang ibu yang sempat tampak kuat meski tengah mengalami gangguan kesehatan. Peristiwa itu menjadi lebih berat karena keluarga tidak menyangka kondisi yang dialami Gusmawati akan berujung pada kepergian sang ibu.

Firasat Sebelum Kepergian

Nanda mengatakan, beberapa hari sebelum wafat, ia sempat berbincang dengan ibundanya dalam suasana yang masih normal. Saat itu, ia merasa wajah Gusmawati semakin mirip dengan almarhumah kakaknya.

Obrolan tersebut membuat Nanda memendam perasaan tidak enak di dalam hati. Ia mengaku sempat berpikir sang ibu akan menyusul kakaknya yang lebih dulu berpulang.

Firasat itu kemudian terbukti setelah Gusmawati meninggal dunia. Menurut Nanda, kedekatan antara sang ibu dan kakaknya memang sangat erat sejak lama.

Kondisi Kesehatan Gusmawati

Nanda menjelaskan, Gusmawati dikenal sebagai sosok yang kuat dan jarang mengeluhkan sakit. Meski demikian, sang ibu sempat didiagnosis mengalami lumpuh pita suara sebelah.

Selain itu, Gusmawati juga sempat mengeluhkan penurunan nafsu makan kepada dokter. Keluarga kemudian diminta untuk memperhatikan asupan makanan sang ibu secara bertahap.

Namun, kondisi kesehatan itu perlahan menurun tanpa disangka keluarga. Nanda menilai ibundanya tetap menunjukkan ketegaran hingga akhir hayat.

Detik-Detik Kepergian

Menurut Nanda, penyebab yang membuat kondisi ibundanya memburuk adalah saat Gusmawati tersedak air putih. Peristiwa itu disebut menjadi momen yang sering terjadi sebelumnya, tetapi kali ini berakibat fatal.

Saat kejadian, Nanda sempat panik karena telah berjanji dengan adiknya, Fedi Nuril, untuk membawa sang ibu melakukan pemeriksaan ke rumah sakit. Ia kemudian berusaha memindahkan tubuh ibundanya ke sofa seorang diri.

Nanda menyebut Gusmawati meninggal di kursi sebelum akhirnya dipindahkan. Ia mengaku meminta kekuatan kepada Tuhan agar mampu menolong sang ibu dalam kondisi genting tersebut.

Fedi Datang Saat Azan

Tidak lama setelah itu, Fedi Nuril tiba di rumah dan langsung memahami situasi tanpa banyak bertanya. Nanda menyebut sang adik masuk ke rumah dengan tergesa, bahkan tanpa sempat melepas sepatu.

Tak lama kemudian, dokter datang untuk memastikan kondisi Gusmawati Nuril. Momen itu disebut bertepatan dengan azan Asar, yang membuat suasana rumah semakin haru.

Setelah dokter memastikan sang ibu telah meninggal dunia, Nanda dan Fedi tak kuasa menahan tangis. Keduanya kemudian berpelukan sambil menerima kepergian Gusmawati dengan berat hati.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!