MET Gala 2026 Cetak Rekor Dana Rp 730 Miliar

Lifestyle Nadia Safira Putri 24 Mei 2026 12:21 WIB 6
MET Gala 2026 Cetak Rekor Dana Rp 730 Miliar

MET Gala 2026 sempat diwarnai ajakan boikot, namun ajang mode paling bergengsi itu tetap mencatat capaian besar di New York, Amerika Serikat. Dana penggalangan untuk Costume Institute di Metropolitan Museum of Art berhasil menembus US$ 42 juta atau sekitar Rp 730 miliar, sebelum para tamu menaiki tangga berkarpet merah yang ikonis.

Pengumuman tersebut disampaikan Direktur sekaligus CEO Metropolitan Museum of Art, Max Hollein, dalam jumpa pers pada Senin, 4 Mei 2026, beberapa jam sebelum perhelatan dimulai. Capaian itu menjadi rekor baru, setelah tahun lalu Met Gala menghimpun US$ 31 juta.

Rekor Baru MET Gala

Angka US$ 42 juta menempatkan MET Gala 2026 sebagai salah satu penggalangan dana paling sukses dalam sejarah acara tersebut. Lonjakan ini menunjukkan daya tarik Met Gala tetap kuat, meski sempat ada seruan boikot dari sebagian pihak.

Rekor terbaru itu melampaui pencapaian tahun sebelumnya yang sudah dianggap tinggi. Dibandingkan US$ 31 juta pada edisi lalu, kenaikannya memperlihatkan peningkatan minat dan dukungan terhadap Costume Institute.

Met Gala sejak lama dikenal bukan hanya sebagai pesta mode, tetapi juga sumber pendanaan utama bagi museum. Dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung program kuratorial Costume Institute yang berfokus pada seni busana.

Dalam konteks tersebut, capaian tahun ini menjadi penegasan bahwa acara ini tetap memiliki pengaruh besar di industri fashion global. Reputasinya sebagai malam paling prestisius di dunia mode masih terjaga kuat.

Pameran Costume Art Dibuka

Tahun ini, MET Gala menjadi pembuka pameran bertajuk Costume Art yang digelar di Metropolitan Museum of Art. Pameran tersebut dirancang untuk menyoroti hubungan erat antara busana dan seni rupa.

Max Hollein menegaskan bahwa pembukaan pameran itu semakin memperjelas posisi fashion sebagai bentuk seni. Kehadiran Condé Nast Galleries juga disebut memperkuat ekosistem budaya yang menghubungkan mode, seni, dan kurasi museum.

Met Gala selama ini memang identik dengan tema pameran tahunan Costume Institute. Setiap edisi menjadi panggung bagi para tamu untuk menafsirkan tema secara kreatif melalui busana yang mereka kenakan.

Dengan tema tahun ini, perhatian publik tidak hanya tertuju pada gaun dan busana spektakuler di karpet merah. Sorotan juga mengarah pada narasi yang ingin dibangun museum melalui pameran dan program pendidikannya.

Sejarah Panjang Met Gala

Met Gala memiliki sejarah panjang sejak pertama kali digelar pada 1948 sebagai jamuan makan malam sederhana. Dari acara internal museum, perhelatan ini berkembang menjadi penggalangan dana museum terbesar di dunia.

Transformasi itu membuat Met Gala menjadi agenda penting dalam kalender fashion internasional. Setiap tahun, acara ini menarik perhatian desainer, selebritas, dan tokoh berpengaruh dari berbagai bidang.

Kekuatan Met Gala tidak hanya terletak pada kemewahan acaranya, tetapi juga pada perannya mendukung keberlangsungan Costume Institute. Dukungan finansial tersebut membantu museum menjaga riset, pameran, dan koleksi busana bersejarah.

Seiring waktu, Met Gala menjadi simbol pertemuan antara seni, mode, dan filantropi. Kombinasi itu membuat acara ini tetap relevan, meski terus berada di bawah sorotan publik dan kritik.

Anna Wintour Dan Para Tamu

Tokoh penting di balik kesuksesan Met Gala, Anna Wintour, kembali menjabat sebagai co-chair pada tahun ini. Ia pertama kali memimpin acara tersebut pada 1995 dan sejak itu menjadi figur sentral dalam arah artistik Met Gala.

Tahun ini, mantan pemimpin redaksi Vogue itu didampingi oleh Beyoncé Knowles-Carter, Nicole Kidman, dan Venus Williams. Kehadiran nama-nama besar tersebut menambah bobot prestise sekaligus daya tarik global acara.

Peran para co-chair tidak hanya simbolis, tetapi juga membantu memperkuat citra Met Gala di mata publik internasional. Mereka menjadi wajah yang merepresentasikan penggabungan antara budaya pop, olahraga, seni, dan mode.

Dengan rekor dana baru, pameran Costume Art, dan deretan figur papan atas, MET Gala 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai acara paling berpengaruh di dunia fashion. Di tengah sorotan dan kontroversi, daya tariknya tetap sulit tergantikan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!