Matrix NAP Info meningkatkan kapasitas kabel bawah laut Batam-Jakarta melalui sistem Matrix Cable System (MCS) dengan solusi GeoMesh Extreme dari Ciena yang didukung teknologi WaveLogic 6 Extreme. Jalur sepanjang 1.055 kilometer itu kini mampu membawa kapasitas data hingga 1 Tb/s per panjang gelombang. Peningkatan ini dilakukan untuk menjawab lonjakan trafik internet yang terus tumbuh di Indonesia dan kawasan regional. Langkah tersebut juga dinilai penting karena kabel bawah laut menjadi tulang punggung konektivitas ke pusat data, layanan cloud, dan hub internet internasional.
Direktur Matrix NAP Info, Omar Syarif Nasution, mengatakan kebutuhan bandwidth terus meningkat seiring pesatnya pertumbuhan layanan cloud, kecerdasan buatan, streaming video, dan distribusi konten digital. Ia menegaskan bahwa implementasi teknologi optik koheren generasi terbaru itu membuat backbone konektivitas internasional Indonesia lebih siap menghadapi era AI dan cloud. Pernyataan tersebut disampaikan kepada media pada Minggu, 24 Mei 2026. Peningkatan kapasitas ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas layanan digital lintas wilayah dan internasional.
Kabel Bawah Laut Batam-Jakarta
Berbeda dengan pembangunan kabel baru, peningkatan pada jalur yang sudah ada dinilai lebih efisien dari sisi biaya dan waktu. Teknologi WaveLogic 6 Extreme memungkinkan operator memaksimalkan kapasitas serat optik tanpa perlu membangun infrastruktur dari awal. Efisiensi spektrum yang dihasilkan membuat lebih banyak data dapat dikirim melalui jalur yang sama. Hasilnya, kecepatan transfer data meningkat dan latensi dapat ditekan lebih rendah.
Selain itu, kualitas koneksi internet lintas wilayah maupun internasional menjadi lebih stabil. Hal ini penting bagi layanan yang membutuhkan transmisi data dalam volume besar dan respons cepat. Infrastruktur seperti ini juga mendukung keberlangsungan ekosistem digital yang makin kompleks. Dengan kapasitas yang lebih besar, operator dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan pelaku usaha secara lebih optimal.
Matrix NAP Info disebut sebagai salah satu operator pertama di Asia Tenggara yang mengimplementasikan teknologi optik koheren terbaru pada sistem kabel bawah laut yang masih aktif beroperasi. Pencapaian ini menunjukkan kesiapan industri telekomunikasi Indonesia dalam mengadopsi teknologi mutakhir. Adopsi tersebut juga memperlihatkan bahwa modernisasi jaringan dapat dilakukan tanpa menunggu proyek infrastruktur baru. Dalam konteks regional, langkah ini menambah nilai strategis pada jalur Batam-Jakarta.
Permintaan Data Terus Meningkat
Regional Managing Director ASEAN Ciena, Alex Wong, menilai Indonesia berkembang menjadi salah satu pusat konektivitas digital strategis di Asia Pasifik. Ia menyebut kebutuhan jaringan internet berkapasitas besar akan terus meningkat seiring perkembangan AI, cloud computing, dan layanan digital lainnya. Menurutnya, modernisasi jaringan menjadi kebutuhan mendesak agar infrastruktur tetap relevan. Kondisi ini mendorong operator untuk memperkuat kapasitas backbone yang melayani lalu lintas data utama.
Jalur Batam-Jakarta memiliki peran penting karena menjadi penghubung trafik data domestik dan internasional. Peningkatan kapasitas pada rute ini diyakini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai hub digital regional. Keandalan jalur tersebut juga berpengaruh pada kualitas layanan bagi pengguna akhir dan pelaku industri. Semakin besar kapasitas yang tersedia, semakin kuat pula fondasi konektivitas nasional.
Lonjakan trafik internet yang berasal dari layanan streaming, aplikasi berbasis cloud, dan penggunaan AI turut mendorong kebutuhan modernisasi jaringan. Operator dituntut mampu menyediakan bandwidth yang besar, stabil, dan efisien. Dalam konteks itu, teknologi optik koheren menjadi salah satu solusi yang paling relevan. Penerapannya membantu menjaga performa jaringan di tengah permintaan yang terus naik.
Dorong Ekosistem Digital Nasional
Peningkatan jaringan pada MCS tidak hanya ditujukan untuk konektivitas internet, tetapi juga menopang layanan digital lain dalam ekosistem Matrix NAP Info. Layanan seperti internet exchange, data center, cloud, dan internet korporasi turut memperoleh manfaat dari kapasitas tambahan ini. Integrasi layanan tersebut membuat ekosistem digital menjadi lebih efisien dan saling terhubung. Dengan dukungan infrastruktur yang lebih kuat, kualitas layanan dapat dipertahankan secara lebih konsisten.
Dalam implementasinya, proyek peningkatan kabel laut ini melibatkan Terrabit Networks sebagai mitra terakreditasi Ciena. Ciena Services juga bertanggung jawab atas perencanaan hingga pengelolaan jaringan end-to-end. Kolaborasi tersebut memastikan proses peningkatan berjalan sesuai standar teknis yang ditetapkan. Sinergi antarpihak menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan modernisasi jaringan berkapasitas besar.
Penguatan kabel bawah laut Batam-Jakarta menandai langkah strategis dalam memperbesar kapasitas konektivitas digital Indonesia. Infrastruktur yang lebih mumpuni akan membantu mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang semakin bergantung pada data. Ke depan, kebutuhan serupa diperkirakan terus meningkat seiring meluasnya penggunaan teknologi berbasis AI dan cloud. Karena itu, investasi pada jaringan inti dinilai menjadi bagian penting dari daya saing digital nasional.
