Masayu Clara menarik perhatian publik setelah penampilannya dinilai semakin segar usai menjalani pola hidup sehat pasca melahirkan. Aktris ini mengaku berat badannya turun sekitar 12 kilogram sejak hamil dan menyusui, dengan dua kilogram di antaranya turun setelah konsisten menjalankan defisit kalori dan olahraga. Perjalanan itu ia lakukan secara mandiri tanpa bantuan ahli gizi atau dokter khusus. Cara yang dipilihnya mengandalkan pengaturan makan, olahraga ringan, dan disiplin harian.
Menurut Masayu, proses tersebut tidak selalu mudah karena ia harus menghitung kalori setiap kali makan. Meski sempat merasa repot, ia menilai hasil yang diperoleh sepadan dengan usaha yang dijalani. Ia juga menegaskan bahwa keputusan untuk menjalani diet sendiri membuatnya belajar lebih konsisten. Dukungan keluarga, terutama sang suami, turut membuat rutinitas itu terasa lebih ringan.
Defisit Kalori Masayu Clara
Masayu Clara mengungkapkan bahwa dirinya baru turun sekitar dua kilogram sejak memulai defisit kalori dan olahraga. Meski begitu, jika dihitung sejak masa usai hamil dan menyusui, total penurunannya sudah mencapai sekitar 12 kilogram. Ia menyebut hasil tersebut sebagai capaian yang cukup berarti bagi dirinya. Proses ini ia jalani dengan kesadaran penuh untuk memperbaiki pola hidup.
Perempuan yang kini aktif kembali di dunia hiburan itu memilih makan normal, namun membatasi waktu makan malam. Setiap asupan yang masuk juga ia perhitungkan agar tidak melebihi kebutuhan tubuh. Bagi Masayu, kebiasaan baru tersebut menjadi latihan disiplin yang harus dijaga setiap hari. Ia menilai kunci utamanya ada pada konsistensi, bukan pada cara yang serba instan.
Masayu mengakui bahwa metode defisit kalori memang terasa merepotkan pada awalnya. Namun, ia merasa semua usaha itu layak dijalani karena memberikan hasil yang terlihat. Perubahan tubuhnya membuatnya lebih percaya diri dan nyaman dalam beraktivitas. Ia pun memilih tetap melanjutkan pola ini selama masih cocok dengan kondisi tubuhnya.
Alasan Tanpa Ahli Gizi
Masayu Clara memutuskan tidak menggunakan jasa ahli gizi dalam program penurunan berat badannya. Ia ingin melatih kedisiplinan diri dan membuktikan bahwa dirinya mampu mengatur pola makan sendiri. Selain itu, ia mengaku khawatir tidak bisa konsisten jika terikat aturan diet yang terlalu kaku. Pertimbangan biaya juga menjadi alasan mengapa ia memilih mencoba secara mandiri.
Menurut Masayu, keputusan itu sempat membuatnya ragu di awal perjalanan diet. Namun, seiring waktu, ia mulai menemukan ritme yang sesuai dengan kebiasaannya sehari-hari. Ia merasa metode yang dijalani sekarang lebih realistis untuk diterapkan dalam jangka panjang. Hasil yang perlahan mulai terlihat membuatnya semakin mantap melanjutkan cara tersebut.
Aktris itu menilai bahwa setiap orang memiliki cara berbeda dalam menjaga berat badan. Karena itu, ia tidak ingin memaksakan metode yang belum tentu cocok untuk dirinya. Ia memilih pendekatan yang sederhana, tetapi tetap terukur dan terjaga. Bagi Masayu, yang terpenting adalah kemampuan mempertahankan kebiasaan sehat secara berkelanjutan.
Olahraga Ringan di Rumah
Selain menjaga pola makan, Masayu Clara juga rutin berolahraga ringan di rumah. Ia memanfaatkan panduan dari YouTube untuk melakukan gerakan sederhana yang mudah diikuti. Jalan kaki, squat, dan sit up menjadi menu latihan yang ia jalani setiap hari. Durasi olahraga tersebut berkisar 15 hingga 30 menit.
Masayu memilih olahraga di rumah karena ingin tetap dekat dengan anak-anaknya yang masih kecil. Ia tidak ingin meninggalkan keluarga hanya untuk pergi ke pusat kebugaran. Pilihan itu membuatnya bisa tetap aktif tanpa mengorbankan waktu bersama anak. Dengan cara ini, ia merasa aktivitas fisik dan peran sebagai ibu tetap bisa berjalan seimbang.
Rutinitas sederhana tersebut ternyata cukup membantu menjaga kebugaran tubuhnya. Meski tidak dilakukan dengan intensitas tinggi, olahraga ringan itu tetap memberikan dampak positif. Masayu menilai kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin lebih mudah dipertahankan. Karena itu, ia memilih pola latihan yang praktis dan sesuai dengan kondisi rumah tangganya.
Dukungan Suami dan Keluarga
Perjalanan sehat Masayu Clara juga mendapat dukungan dari sang suami, Qausar Harta Yudana. Ia bahkan ikut berolahraga bersama di rumah sehingga suasana latihan menjadi lebih menyenangkan. Keduanya kerap menjalani aktivitas itu sebagai partner, bukan sekadar menjalankan kewajiban pribadi. Dukungan pasangan disebut membuat proses diet terasa lebih ringan.
Masayu menyebut kebiasaan olahraga bersama juga memberi ruang untuk beraktivitas sambil tetap produktif. Mereka dapat saling menyemangati ketika salah satu merasa malas atau lelah. Bahkan, momen tersebut bisa sekaligus dimanfaatkan untuk membuat konten bersama. Situasi itu membuat rutinitas sehat menjadi bagian dari kehidupan keluarga, bukan beban tambahan.
Dengan pola makan yang terkontrol, olahraga ringan, dan dukungan keluarga, Masayu berhasil menjaga progres penurunan berat badannya. Ia tidak buru-buru menargetkan hasil instan, melainkan memilih proses yang realistis. Cara tersebut membuatnya merasa lebih nyaman dan tidak tertekan. Perjalanan itu menunjukkan bahwa disiplin sederhana dapat memberi hasil yang nyata bila dijalani konsisten.
