Marcel Radhival Klarifikasi Isu Sarwendah di Gunung Kawi

Lifestyle Clara Monica 22 Mei 2026 08:52 WIB 6
Marcel Radhival Klarifikasi Isu Sarwendah di Gunung Kawi

Marcel Radhival atau Pesulap Merah buka suara setelah nama Sarwendah ikut terseret dalam pembahasan Gunung Kawi yang dikaitkan dengan isu pesugihan. Ia menilai, publik sebaiknya tidak buru-buru menarik kesimpulan sebelum ada klarifikasi dari pihak terkait.

Marcel sebelumnya mewawancarai seorang kuncen Gunung Kawi, yang kemudian menyebut sejumlah nama artis, termasuk Sarwendah, pernah datang ke lokasi tersebut. Menurut Marcel, kunjungan itu bisa saja berkaitan dengan kebutuhan syuting, bukan ritual seperti yang ramai dibicarakan.

Marcel soal isu Gunung Kawi

Marcel mengatakan, dirinya menduga kunjungan Sarwendah ke Gunung Kawi mungkin hanya untuk kepentingan produksi konten atau syuting. Ia menyebut kemungkinan ada adegan tertentu yang membuat publik salah menafsirkan situasi di lokasi tersebut.

Menurut Marcel, kesan yang muncul di masyarakat bisa saja berubah karena informasi yang beredar hanya bersumber dari keterangan kuncen. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui kebenaran detail dari kunjungan itu secara langsung.

Ia juga menjelaskan bahwa wawancara yang dilakukan sebatas menggali cerita dari pihak kuncen, bukan untuk memastikan fakta final. Karena itu, Marcel merasa tidak tepat jika semua pernyataan langsung dianggap sebagai bukti adanya ritual tertentu.

Klarifikasi dan batasan Marcel

Dalam keterangannya, Marcel menegaskan bahwa ia tidak memiliki kapasitas untuk mengklarifikasi pernyataan tersebut kepada Sarwendah. Ia menyebut latar belakang keyakinannya sebagai Muslim juga membuatnya tidak berada pada posisi untuk menafsirkan praktik semacam itu.

Marcel mengatakan dirinya hanya menyampaikan temuan dari hasil wawancara yang sudah dilakukan sebelumnya. Ia menambahkan, jika ada pihak yang merasa namanya disebut dan ingin memberikan penjelasan, ruang klarifikasi tetap terbuka.

Ia bahkan menyatakan tidak masalah jika teman-teman artis lain ingin menghubunginya untuk menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya. Menurutnya, klarifikasi terbuka justru penting agar publik tidak terus-menerus berspekulasi.

Respons publik dan peluang klarifikasi

Hingga kini, Marcel mengaku belum mendapat teguran langsung dari pihak Sarwendah maupun penggemarnya. Kondisi itu, menurut dia, menunjukkan bahwa isu tersebut masih bergerak di ranah opini publik dan belum masuk ke ranah keberatan resmi.

Marcel menilai polemik yang muncul justru bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat dalam menerima informasi. Ia mengingatkan bahwa narasi soal artis atau tokoh terkenal kerap digunakan untuk menarik perhatian pengunjung ke suatu tempat.

Ia menduga ada oknum yang memanfaatkan nama-nama besar agar lokasi tertentu tampak lebih meyakinkan di mata orang yang datang. Karena itu, masyarakat diminta tetap kritis dan tidak langsung percaya pada cerita yang belum terverifikasi.

Pesan Marcel untuk publik

Marcel kembali menegaskan bahwa seseorang bisa saja datang ke suatu tempat hanya untuk liburan atau kebutuhan kerja, tanpa ada kaitan dengan ritual. Ia mencontohkan dirinya sendiri yang pernah datang ke lokasi tersebut, tetapi tidak melakukan praktik yang dikaitkan dengan pesugihan.

Menurut dia, publik perlu membedakan antara kunjungan biasa dengan aktivitas yang ditafsirkan sebagai bagian dari kepercayaan tertentu. Tanpa bukti yang jelas, penilaian sepihak justru berisiko memunculkan fitnah baru.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa dirinya tidak percaya pada pesugihan. Karena itu, Marcel berharap pembahasan soal Gunung Kawi dapat ditempatkan secara proporsional dan tidak menyeret nama seseorang tanpa dasar kuat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!