Mahasiswi Palangka Raya Kembangkan We.Eats dari Tugas Kuliah

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 26 Mei 2026 11:28 WIB 3
Mahasiswi Palangka Raya Kembangkan We.Eats dari Tugas Kuliah

Seorang mahasiswi asal Palangka Raya, Windy Maulidya, berhasil mengubah tugas kuliah menjadi peluang usaha yang menghasilkan. Melalui bisnis kuliner kekinian bernama We.Eats, perempuan berusia 23 tahun itu merintis usaha sejak September 2023 dan kini mulai menuai hasil nyata.

Berbekal latar belakang pendidikan bisnis dan ketertarikan pada dunia memasak, Windy membangun usaha dari skala kecil dengan sistem pre-order. Pemasaran lewat media sosial dan platform pesan antar membuat We.Eats berkembang hingga menerima pesanan harian.

Usaha Kuliner Dari Kampus

Windy melihat banyak tugas kuliah yang relevan dengan praktik membangun usaha, sehingga ide berbisnis muncul secara alami. Ia kemudian memilih bidang kuliner karena merasa lebih dekat dengan minat dan kemampuannya. Menurutnya, keputusan itu lahir dari kebiasaan memasak yang sudah lama ia gemari.

Ide tersebut mulai diwujudkan pada September 2023, saat ia mencoba menjual makanan secara terbatas kepada teman terdekat. Pada tahap awal, sistem pre-order menjadi cara paling aman untuk mengukur minat pasar. Dari sana, ia mulai memahami pola permintaan pelanggan dan jenis menu yang disukai.

Perlahan, usaha yang semula bersifat informal itu mendapatkan respons positif dari lingkungan sekitar. Promosi di media sosial membantu We.Eats menjangkau lebih banyak pembeli di luar lingkaran pertemanan. Dalam waktu tidak lama, pesanan yang masuk pun bertambah secara konsisten.

Modal Kecil We.Eats

Untuk memulai usahanya, Windy hanya menyiapkan modal sekitar Rp1 juta hingga Rp3 juta. Dana tersebut digunakan untuk membeli bahan baku harian di pasar dan menutup kebutuhan awal produksi. Sementara itu, peralatan masak yang dipakai berasal dari dapur yang sudah ada di rumah.

Model usaha dengan modal terbatas membuat Windy harus cermat dalam mengatur pengeluaran. Ia memilih memulai dari kebutuhan paling mendasar agar arus kas tetap aman. Pendekatan itu membuat We.Eats tumbuh tanpa beban biaya awal yang terlalu besar.

Strategi bertahap juga diterapkan dalam pengembangan fasilitas usaha. Windy menambah perlengkapan sedikit demi sedikit sesuai pertumbuhan pesanan. Ia menyebut perkembangan bisnisnya terjadi secara pelan, tetapi terukur.

Omzet We.Eats Meningkat

Dari usaha yang dirintis secara sederhana, Windy kini mengantongi omzet bersih hingga Rp5 juta per bulan. Pencapaian itu menjadi bukti bahwa usaha kecil bisa berkembang jika dikelola dengan konsisten. Ia menilai hasil tersebut belum final, tetapi sudah cukup memberi dorongan untuk terus melangkah.

Pertumbuhan omzet datang seiring meningkatnya jumlah pelanggan dan jangkauan pemesanan. We.Eats kini bisa dipesan setiap hari melalui Instagram dan GoFood. Akses yang lebih mudah membuat pelanggan tidak lagi harus menunggu jadwal pre-order tertentu.

Meski begitu, Windy tetap menjaga ritme produksi agar kualitas makanan tidak menurun. Ia menyesuaikan kapasitas bahan baku dengan jumlah pesanan yang masuk. Cara itu dipilih agar arus layanan tetap stabil dan pelanggan memperoleh produk tepat waktu.

Strategi Layanan We.Eats

Dalam operasional sehari-hari, Windy hanya dibantu satu karyawan untuk memasak dan menyiapkan pesanan. Keterbatasan sumber daya manusia membuat ia harus bekerja lebih disiplin dalam mengatur alur produksi. Situasi itu kadang membuatnya kewalahan saat pesanan datang bersamaan.

Ketika pesanan di pesan langsung terlalu banyak, ia memilih menonaktifkan sementara layanan di GoFood. Langkah tersebut diambil agar jumlah pesanan tetap terkendali dan tidak menumpuk. Dengan begitu, makanan yang sudah dipesan tetap bisa sampai ke pelanggan sesuai waktu.

Windy menilai pengendalian kapasitas lebih penting daripada mengejar pesanan dalam jumlah besar tanpa persiapan. Ia ingin setiap pelanggan mendapatkan pengalaman yang baik saat membeli produk We.Eats. Bagi Windy, bisnis yang sehat adalah usaha yang tumbuh secara bertahap, tetapi tetap menjaga kualitas.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!