Lintasarta mengumumkan perubahan susunan Direksi pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan hari ini.
Keputusan tersebut diambil untuk memperkuat strategi perusahaan dalam transformasi digital dan adopsi kecerdasan buatan.
Langkah ini menandai komitmen perusahaan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan serta eksekusi bisnis di era digital.
Kepemimpinan Baru
Armand Hermawan ditunjuk sebagai President Director & Chief Executive Officer untuk menggantikan Bayu Hanantasena.
Bayu Hanantasena telah menyelesaikan masa jabatan, dan Hendra Lesmana diangkat sebagai Director & Chief Commercial Officer.
Perubahan ini diharapkan memperkuat fondasi bisnis serta mempercepat transformasi digital Lintasarta.
Eksekusi AI Terintegrasi
Lintasarta telah menempatkan Beyond AI Factory di bawah IOH Group sebagai kerangka kerja transformasi.
Tujuannya adalah memperkuat peran perusahaan dalam mendorong adopsi AI di Indonesia melalui solusi yang terintegrasi.
Arus kolaborasi lintas sektor didorong untuk memperluas kapabilitas dan mempercepat time-to-market.
Rencana Transformasi
Perubahan kepemimpinan dipandang sebagai langkah untuk memperkuat rencana transformasi jangka panjang.
Rencana tersebut mencakup peningkatan kapabilitas teknologi, layanan end-to-end, dan integrasi AI yang lebih luas.
Tujuan utamanya adalah memastikan solusi yang dihadirkan relevan secara teknologi sekaligus memberikan dampak bisnis.
Bayu Hanantasena telah berkontribusi dalam memperkuat fondasi bisnis dan transformasi digital.
Transisi kepemimpinan diharapkan berjalan mulus sehingga operasional tidak terganggu.
IOH Group diharapkan mendukung ekosistem digital nasional secara berkelanjutan.
Penetapan Armand sebagai PDCEO menandai fase baru bagi Lintasarta untuk tumbuh dan mengakselerasi adopsi AI.
Dengan fokus pada solusi aman dan scalable bagi pelanggan, perusahaan siap menghadapi kebutuhan industri.
Postur perusahaan diharapkan memperkuat posisi di pasar solusi digital terintegrasi di Indonesia.
