Lelang Barang Mewah Harvey Moeis Diminati Pembeli di BPA Fair 2026

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 22 Mei 2026 17:45 WIB 6
Lelang Barang Mewah Harvey Moeis Diminati Pembeli di BPA Fair 2026

Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI menggelar lelang barang rampasan perkara korupsi dalam ajang BPA Fair 2026 di Gedung BPA Kejaksaan RI, Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026). Sejumlah barang mewah milik terdakwa Harvey Moeis dan istrinya, Sandra Dewi, ikut ditawarkan kepada publik dan menarik perhatian peserta lelang.

Selebgram sekaligus pengusaha fesyen, Jeffry Jouw atau Jejouw, hadir untuk melihat langsung barang-barang yang dilelang. Ia mengaku tertarik karena koleksi tersebut dinilai masih terawat dan memiliki daya tarik tinggi bagi pemburu barang mewah, termasuk kendaraan dan aksesori bernuansa vintage.

Lelang Barang Mewah BPA

Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI membuka lelang barang rampasan sebagai bagian dari rangkaian BPA Fair 2026. Kegiatan ini digelar di Gedung BPA Kejaksaan RI, Kebagusan, Jakarta Selatan, pada Kamis (21/5/2026).

Barang yang dilepas merupakan hasil rampasan dari perkara korupsi, termasuk aset yang terkait dengan Harvey Moeis. Sejumlah barang mewah milik Harvey dan Sandra Dewi menjadi sorotan karena banyak diminati pengunjung.

Kehadiran masyarakat menunjukkan tingginya atensi terhadap lelang aset rampasan negara. Banyak peserta datang bukan hanya untuk bertransaksi, tetapi juga untuk melihat langsung barang yang selama ini ramai diperbincangkan.

Suasana lelang berlangsung ramai sejak awal acara. Minat peserta terlihat dari antrean registrasi dan antusiasme mereka saat menyimak penawaran barang.

Jejouw Soroti Kondisi Barang

Jejouw mengaku datang karena penasaran dengan barang-barang rampasan yang dilelang. Ia menilai koleksi yang dipajang memiliki kualitas yang baik dan tampak dirawat dengan baik.

Menurutnya, mobil-mobil yang dilelang terlihat bagus dan layak dilirik. Ia juga menyebut barang-barang tersebut memberi kesan menarik bagi kolektor maupun pemburu barang unik.

Jejouw mengatakan perjalanan jauh ke lokasi tidak terasa sia-sia. Ia menilai pengalaman melihat langsung barang-barang rampasan itu memberi gambaran nyata tentang proses lelang aset negara.

Dalam kesempatan itu, ia juga memperhatikan beberapa barang milik Sandra Dewi. Namun, saat tiba di lokasi, sebagian barang disebut sudah terjual habis.

Persaingan Bidding Ketat

Jejouw sempat mengikuti bidding untuk motor Harley Davidson yang dilelang. Ia mengaku pada awalnya mematok harga di kisaran Rp700 juta, tetapi nilai penawaran terus naik hingga mendekati Rp900 juta.

Kenaikan harga yang cepat membuatnya gagal mendapatkan unit incaran tersebut. Ia menilai antusiasme peserta sangat tinggi sehingga persaingan dalam lelang berlangsung ketat.

Jejouw menjelaskan, proses mengikuti lelang cukup sederhana karena peserta hanya perlu membuat akun dan registrasi melalui bank yang ditunjuk. Setelah itu, peserta dapat ikut dalam penawaran sesuai mekanisme yang berlaku.

Selain Harley Davidson, ia juga sempat melirik barang lain yang menurutnya menarik. Namun, sebagian besar aset yang disasar sudah memiliki peminat dengan penawaran yang lebih tinggi.

Pelajaran Dari Kasus Korupsi

Jejouw menilai lelang barang rampasan korupsi bisa menjadi pengingat bagi masyarakat. Ia berharap kasus tersebut menjadi pelajaran agar orang tidak menempuh cara-cara yang melanggar hukum dalam mencari keuntungan.

Menurutnya, hasil rampasan tersebut seharusnya dipahami sebagai barang yang harus kembali memberi manfaat bagi publik. Ia menekankan pentingnya bekerja dan berbisnis dengan cara yang bersih serta halal.

Di sisi lain, Jejouw mengakui dirinya juga berharap bisa memperoleh barang bagus dengan harga lebih murah. Sebagai kolektor, ia menyukai barang bergaya vintage dan tetap mencari nilai lebih dalam setiap pembelian.

Ia juga sempat melirik mobil McLaren yang dilelang, tetapi kembali gagal karena harga melambung tinggi. Dari pengalaman itu, ia menilai minat peserta terhadap barang mewah dalam BPA Fair 2026 sangat besar dan kompetitif.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!