Kienka Ungkap Kunci UMKM Bertahan di Pasar Kompetitif

Lifestyle Nadia Safira Putri 25 Mei 2026 06:45 WIB 6
Kienka Ungkap Kunci UMKM Bertahan di Pasar Kompetitif

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, pelaku UMKM dinilai tidak cukup hanya mengandalkan promosi untuk menjaga keberlangsungan usaha. Pemilik brand modest fesyen Kienka, Helda Amalia, menegaskan bahwa produk harus memiliki ciri khas yang kuat agar tetap relevan di pasar.

Helda mengatakan, kekuatan identitas produk menjadi pembeda utama di era kompetitif, terutama bagi merek yang menyasar konsumen spesifik. Dalam acara Borderless Commerce in Action di sela pameran BNI di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (16/8/2025), ia juga membagikan strategi agar penjualan, termasuk lewat live shopping, tetap ramai.

Fashion Butuh DNA Kuat

Helda menilai setiap merek fesyen wajib memiliki DNA yang jelas agar mudah dikenali konsumen. Menurut dia, identitas itu menjadi bekal penting untuk bertahan di tengah persaingan yang semakin padat.

Ia mencontohkan Kienka yang konsisten memakai motif bunga dengan warna pastel. Pola tersebut tidak banyak berubah sejak awal, sehingga membentuk karakter merek yang kuat.

Dengan ciri khas yang konsisten, konsumen dapat langsung mengingat produk saat melihat desain serupa. Hal ini, kata Helda, membuat merek lebih mudah membangun kepercayaan di pasar.

Target Konsumen Harus Tepat

Selain identitas produk, Kienka juga fokus pada segmen pasar yang spesifik. Brand ini menyasar konsumen berusia sekitar 30 hingga 50 tahun yang ingin tetap tampil muda.

Karena itu, pemilihan warna dan desain dibuat mengikuti selera target pasar tersebut. Pendekatan ini membantu produk lebih mudah diterima oleh konsumen yang ingin tampil modis tanpa meninggalkan kesan dewasa.

Helda menilai ketepatan sasaran jauh lebih penting daripada menjangkau semua segmen sekaligus. Dengan pasar yang jelas, strategi pemasaran dapat disusun lebih efektif dan efisien.

Aktif di Panggung Fesyen

Kienka juga aktif mengikuti berbagai ajang fashion week, baik yang digelar secara nasional maupun yang diadakan sendiri. Langkah ini menjadi sarana untuk memperkuat eksistensi merek di industri fesyen.

Menurut Helda, kehadiran dalam berbagai acara membantu produk lebih dikenal luas oleh publik. Selain itu, aktivitas tersebut juga membuka peluang untuk menjangkau calon konsumen baru.

Di sisi lain, brand ini turut menjalin kolaborasi dengan influencer dan produk kecantikan. Kolaborasi tersebut dinilai mampu memperluas jangkauan promosi sekaligus membangun citra merek yang lebih segar.

Strategi Live Shopping Efektif

Helda juga membagikan kiat agar live shopping tetap ramai dan menarik minat pembeli. Menurut dia, host harus tampil menarik dan mampu menciptakan suasana yang mendorong penonton untuk segera bertindak.

Selain itu, ia menerapkan sistem open po atau pre-order untuk menjaga antusiasme konsumen. Produk contoh biasanya ditampilkan lebih dulu selama tiga hingga lima hari sambil dibuatkan konten promosi.

Setelah itu, pembelian dibuka pada waktu yang sudah ditentukan agar tercipta rasa menunggu. Strategi ini diharapkan dapat memicu viralitas sekaligus mendorong keputusan beli lebih cepat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!