Kabel Laut Pukpuk-1 Resmi Diperkenalkan di Jayapura

Teknologi Moh. Royhan Nahado 22 Mei 2026 12:03 WIB 5
Kabel Laut Pukpuk-1 Resmi Diperkenalkan di Jayapura

Kabel laut Pukpuk-1 resmi diperkenalkan sebagai infrastruktur telekomunikasi lintas batas pertama di Asia-Pasifik yang menghubungkan Indonesia dan Papua Nugini. Peresmian proyek ini digelar di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei, dengan kehadiran pejabat pemerintah, perwakilan diplomatik, dan manajemen TelkomGroup.

Keberadaan jaringan sepanjang sekitar 850 kilometer itu dinilai menjadi tonggak penting bagi konektivitas digital di wilayah timur Indonesia. Proyek yang dikerjakan Telin, anak perusahaan Telkom, juga dipandang membuka jalur baru menuju ekosistem digital regional dan global.

Kabel Laut Pukpuk-1

Peresmian Pukpuk-1 dihadiri Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo. Hadir pula Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, perwakilan Konsul Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, perwakilan Gubernur Papua Christian Sohilait, serta CEO PNG DataCo Paul Komboi.

Kehadiran para pemangku kepentingan itu menegaskan pentingnya proyek ini bagi kerja sama lintas negara. Infrastruktur tersebut disebut sebagai simbol penguatan hubungan digital antara Indonesia dan Papua Nugini.

TelkomGroup menilai Pukpuk-1 menjadi bukti bahwa Indonesia Timur memiliki peran strategis dalam jaringan konektivitas kawasan. Proyek ini juga diharapkan mendorong pemerataan akses digital di wilayah perbatasan.

Penguatan Konektivitas Timur

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan pihaknya ingin memastikan tidak ada wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital. Menurut dia, inisiatif ini juga membuka peluang kolaborasi digital yang lebih luas di tingkat regional maupun global.

Dian menambahkan, kabel laut Pukpuk-1 merupakan bagian penting dari upaya TelkomGroup menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia. Ia menilai proyek ini menjadi langkah nyata untuk menjembatani kesenjangan digital antarnegara.

TelkomGroup, melalui Telin, disebut bangga menjadi bagian dari sejarah konektivitas Asia-Pasifik. Perusahaan berkomitmen terus membangun infrastruktur yang mendukung masa depan yang semakin terhubung.

Rute dan Spesifikasi Jaringan

Sistem komunikasi kabel laut Pukpuk-1 memiliki panjang sekitar 850 kilometer. Jalurnya terdiri atas rute Jayapura hingga perbatasan Indonesia sepanjang 30 kilometer, perbatasan ke Vanimo sepanjang 50 kilometer, dan perbatasan menuju Madang sejauh 770 kilometer.

Rancangan rute tersebut menunjukkan cakupan jaringan yang menghubungkan titik strategis di Papua dan Papua Nugini. Infrastruktur ini sekaligus memperkuat jalur komunikasi yang selama ini menjadi kebutuhan utama kawasan perbatasan.

Dengan karakter lintas batas, Pukpuk-1 diposisikan sebagai penghubung penting bagi layanan digital yang lebih andal. Proyek ini juga menjadi fondasi bagi pengembangan konektivitas yang lebih luas di kawasan timur Indonesia.

Proyek Mulai Sejak Lama

Pengerjaan proyek Pukpuk-1 dimulai sejak 2016 dan baru rampung pada 2022. Setelah melalui tahapan pembangunan yang panjang, jaringan ini mulai beroperasi pada April 2026.

Rentang waktu pengerjaan tersebut menunjukkan kompleksitas pembangunan infrastruktur telekomunikasi lintas negara. Selain menuntut kesiapan teknis, proyek ini juga memerlukan koordinasi lintas pihak dalam skala internasional.

Dengan beroperasinya Pukpuk-1, TelkomGroup menambah portofolio jaringan strategis di kawasan Asia-Pasifik. Kehadiran kabel laut ini diharapkan mempercepat pemerataan akses digital dan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis konektivitas.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!