Jirayut Ungkap Alasan Suka Banyak Bergerak Saat Bicara

Lifestyle Clara Monica 28 Mei 2026 21:57 WIB 3
Jirayut Ungkap Alasan Suka Banyak Bergerak Saat Bicara

Nama Jirayut sudah lama dikenal publik Indonesia berkat pembawaannya yang ceria, humoris, dan penuh energi di depan kamera. Sosok penyanyi asal Thailand itu kembali menjadi sorotan setelah warganet memperhatikan kebiasaannya yang tak pernah diam saat berbicara.

Jirayut kerap menggerakkan tangan, bahkan sesekali memegang tangan lawan bicara ketika mengobrol. Fenomena itu membuat netizen menjulukinya dengan sebutan lucu, namun sang penyanyi justru menanggapinya dengan santai dan memberi penjelasan yang cukup menarik.

Jirayut dan Gestur Bicara

Jirayut menjelaskan bahwa kebiasaannya menggerakkan tangan bukan sekadar gaya atau gimmick. Menurut dia, gerakan itu justru membantu otaknya bekerja lebih lancar saat menyusun kata-kata. Ia merasa lebih mudah berbicara ketika tangannya ikut aktif bergerak.

Pria berusia 25 tahun itu mengaku, jika tangan diam, pikirannya justru terasa ikut buntu. Kondisi itu membuatnya kesulitan menyampaikan isi pikiran secara luas dan runtut. Karena itu, gestur tubuh menjadi bagian penting dari cara komunikasinya.

Saat ditemui di kawasan Studio TransTV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jirayut menyampaikan penjelasan tersebut dengan nada santai. Ia menegaskan bahwa kebiasaan itu sudah menjadi bagian dari dirinya sejak lama. Baginya, gerakan tangan bukan hal aneh, melainkan sesuatu yang natural.

Jirayut Punya Cara Sendiri

Di mata publik, Jirayut memang dikenal ekspresif dan selalu tampak penuh semangat. Kepribadian itu membuat banyak orang merasa dekat dengannya karena dinilai apa adanya. Warganet pun kerap menganggap sikap tersebut sebagai ciri khas yang sulit dipisahkan darinya.

Jirayut menyadari bahwa tidak semua orang memiliki cara berbicara yang sama. Namun, ia merasa nyaman dengan gaya komunikasinya sendiri selama tidak merugikan orang lain. Ia memilih tetap menjadi dirinya sendiri daripada memaksakan penampilan yang kaku.

Menurut dia, ekspresi tubuh yang aktif justru membuat percakapan terasa lebih hidup. Hal itu juga membuat lawan bicara lebih mudah memahami energi yang ingin ia sampaikan. Karena itu, ia tidak merasa perlu mengubah kebiasaannya hanya demi terlihat berbeda.

Jirayut Ingin Menebar Tawa

Selain menjelaskan soal gestur bicara, Jirayut juga menyinggung prinsip hidup yang selama ini ia pegang. Ia mengatakan dirinya senang jika bisa membuat orang lain tertawa. Bagi dia, kebahagiaan yang dibagikan kepada orang lain merupakan bentuk kebaikan.

Jirayut menilai, menghibur orang lain adalah bagian dari rezeki sekaligus pahala. Karena itu, ia selalu berusaha membawa suasana positif ketika tampil di depan publik. Ia percaya tawa yang lahir dari dirinya dapat memberi manfaat bagi banyak orang.

Pandangan itu membuat Jirayut tetap konsisten menjaga semangatnya dalam bekerja. Meski terlihat ceria sepanjang waktu, ia tetap memahami bahwa setiap orang memiliki beban masing-masing. Namun, ia lebih memilih menyalurkan energi baik agar suasana di sekelilingnya tetap hangat.

Jirayut dan Rumah Kedua

Meski kerap tampil enerjik, Jirayut menegaskan bahwa dirinya tetap manusia biasa yang bisa merasakan sedih. Ia tidak selalu menampilkan sisi melankolisnya kepada publik. Saat berada di rumah dan tidak sedang bekerja, ia justru lebih banyak menyendiri untuk menenangkan diri.

Jirayut juga mengungkapkan rasa syukur karena telah tumbuh besar di Indonesia sejak usia 17 tahun. Ia merasa Tanah Air sudah menjadi rumah keduanya dan memberinya banyak pengalaman berharga. Perjalanan itu membuatnya semakin menghargai proses yang ia jalani hingga sekarang.

Dalam perjalanan kariernya, Jirayut merasa dikelilingi banyak orang yang mendukung sejak awal. Dukungan itu membuatnya terus semangat melangkah dari satu kesempatan ke kesempatan lain. Ia pun berpegang pada nasihat para senior agar tidak mudah menyerah dan tidak menyia-nyiakan peluang yang datang.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!