Indosat Catat Kinerja Kuartal I 2026, Pendapatan Tembus Rp15,2 T

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 26 Mei 2026 05:10 WIB 2
Indosat Catat Kinerja Kuartal I 2026, Pendapatan Tembus Rp15,2 T

Indosat Ooredoo Hutchison membuka 2026 dengan kinerja keuangan yang solid setelah membukukan pertumbuhan dua digit pada sejumlah indikator utama di kuartal I 2026. Pendapatan perusahaan mencapai Rp15,2 triliun, naik 12 persen secara tahunan, dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perseroan.

Dari sisi profitabilitas, EBITDA tumbuh 13 persen menjadi Rp7,2 triliun, sementara laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 26 persen menjadi Rp1,5 triliun. Capaian ini ditopang oleh pertumbuhan bisnis seluler, kenaikan ARPU, serta strategi berbasis kecerdasan buatan atau AI.

kinerja keuangan indosat

Indosat mencatat pendapatan Rp15,2 triliun pada kuartal I 2026, naik 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut menjadi pendapatan kuartalan tertinggi yang pernah dibukukan perusahaan.

EBITDA perseroan juga meningkat 13 persen menjadi Rp7,2 triliun. Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 26 persen menjadi Rp1,5 triliun.

Kombinasi pertumbuhan pendapatan dan laba menunjukkan struktur bisnis yang semakin efisien. Perusahaan menilai kinerja ini menjadi awal yang baik untuk menjaga momentum sepanjang tahun.

bisnis seluler menguat

Pendorong utama kinerja Indosat berasal dari bisnis seluler yang terus menunjukkan pertumbuhan kuat. Rata-rata pendapatan per pengguna atau ARPU naik 15 persen menjadi Rp45.000.

Kenaikan ARPU tersebut didukung oleh kualitas pelanggan yang lebih baik dan optimasi monetisasi layanan. Trafik data juga meningkat 25,1 persen secara tahunan seiring tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital.

Perusahaan melihat tren itu sebagai sinyal bahwa konsumsi data masih sangat kuat. Kondisi ini memberi ruang bagi Indosat untuk memperkuat penetrasi layanan bernilai tambah.

strategi ai dan layanan

Indosat menerapkan strategi hyper-personalization berbasis AI untuk menghadirkan layanan yang lebih relevan bagi pelanggan. Pendekatan ini mencakup paket data fleksibel hingga ekosistem konten yang lebih kaya.

President Director and CEO Indosat Vikram Sinha menyatakan capaian awal tahun mencerminkan konsistensi perusahaan dalam mengeksekusi strategi. Ia menegaskan bahwa AI hyper-personalization membantu perusahaan memberikan pengalaman yang lebih relevan.

Selain meningkatkan pengalaman pelanggan, strategi tersebut juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Perusahaan menilai pemanfaatan data dan AI menjadi kunci diferensiasi di industri telekomunikasi.

ekspansi jaringan digital

Untuk menopang pertumbuhan, Indosat terus memperluas jaringan dan memperkuat layanan 5G. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas konektivitas dan pengalaman pelanggan.

Perseroan juga mulai memperluas bisnis ke layanan internet rumah melalui HiFi Air. Kehadiran layanan ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan konektivitas yang lebih fleksibel.

Di sisi keamanan, Indosat menghadirkan fitur berbasis AI seperti anti-spam dan anti-scam. Perusahaan juga meluncurkan Sahabat-AI, memperkuat NeoCloud, serta membentuk kemitraan FiberCo untuk memperluas infrastruktur fiber di Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!