Honesti Basyir Masuk Direksi Indosat, Perkuat Strategi AI

Teknologi BRH 30 Mei 2026 22:17 WIB 2
Honesti Basyir Masuk Direksi Indosat, Perkuat Strategi AI

Indosat Ooredoo Hutchison resmi menunjuk Honesti Basyir sebagai anggota direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Rabu (6/5/2026). Langkah ini menandai babak baru bagi operator seluler tersebut, yang tengah mempercepat transformasi berbasis kecerdasan artifisial atau AI.

Penunjukan Honesti dinilai memperkuat eksekusi strategi perusahaan, mengingat pengalaman lebih dari dua dekade yang dimilikinya di industri telekomunikasi dan sektor strategis lain. Selain itu, susunan manajemen baru juga disiapkan untuk mendukung ambisi Indosat menjadi perusahaan berbasis AI atau AI-native telco.

Honesti Basyir di Indosat

President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyebut perubahan susunan direksi sejalan dengan strategi besar perusahaan. Ia menegaskan bahwa perusahaan ingin mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin.

Menurut Vikram, fokus utama Indosat adalah mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui transformasi yang terukur. Perusahaan juga ingin menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham.

Masuknya Honesti diharapkan membawa penguatan pada aspek eksekusi dan tata kelola bisnis. Pengalaman panjangnya menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat.

Dengan perubahan ini, Indosat menempatkan sumber daya manusia berpengalaman untuk mendukung agenda transformasi. Langkah tersebut sekaligus menunjukkan keseriusan perusahaan dalam memperkuat posisi di era digital.

Susunan Direksi Baru

Selain Honesti Basyir, RUPST juga mengangkat Reski Damayanti dan Apoorva Mehrotra sebagai direksi baru. Sementara itu, Seppalga Ahmad ditunjuk sebagai komisaris perseroan.

Pemegang saham turut menyetujui pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar dari posisi direktur. Achmad Syah Reza juga diberhentikan dengan hormat dari jabatan komisaris.

Perubahan ini menjadi bagian dari penyegaran manajemen perusahaan. Indosat menilai struktur baru diperlukan agar strategi bisnis dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

RUPST tersebut sekaligus memberi sinyal adanya penyesuaian organisasi untuk menghadapi tantangan industri yang dinamis. Komposisi baru diharapkan mampu mendukung arah pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Fokus Indosat pada AI

Indosat saat ini mengakselerasi ambisi menjadi perusahaan berbasis AI yang terintegrasi di seluruh lini operasional. Transformasi itu mencakup penguatan teknologi, proses bisnis, dan layanan pelanggan.

Perusahaan juga tengah mendorong pergeseran peran, dari sekadar penyedia konektivitas menjadi AI TechCo. Arah bisnis ini menunjukkan bahwa kecerdasan buatan ditempatkan sebagai inti strategi pertumbuhan.

Dalam kerangka tersebut, Indosat menyiapkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. Teknologi AI diharapkan membantu perusahaan mengambil keputusan lebih cepat dan presisi.

Fokus pada AI juga menjadi respons atas perubahan kebutuhan pasar digital. Dengan model bisnis baru, Indosat ingin memperluas nilai tambah di luar layanan telekomunikasi konvensional.

Kolaborasi dengan NVIDIA

Sebagai bagian dari strategi AI, Indosat menjalin kemitraan strategis dengan NVIDIA dalam ajang NVIDIA GTC 2026. Kolaborasi ini melahirkan inisiatif Sahabat-AI yang ditujukan untuk memperluas akses kecerdasan buatan di Indonesia.

Platform tersebut dirancang untuk menjangkau berbagai lapisan pengguna, mulai dari individu, developer, hingga pelaku usaha. Tujuannya adalah membuat pemanfaatan AI lebih inklusif dan relevan dengan kebutuhan lokal.

Kehadiran Sahabat-AI juga mencerminkan upaya Indosat membangun ekosistem digital yang lebih kuat. Inisiatif ini diharapkan membuka peluang baru bagi inovasi di tingkat nasional.

Dengan dukungan mitra global dan susunan direksi baru, Indosat mempertegas arah transformasinya. Perusahaan kini menempatkan AI sebagai pendorong utama pertumbuhan bisnis di masa depan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!