Telkom Resmikan Community Gateway Wamena untuk Perkuat Internet Papua

Teknologi BRH 30 Mei 2026 23:39 WIB 2
Telkom Resmikan Community Gateway Wamena untuk Perkuat Internet Papua

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Telkom Satelit Indonesia resmi mengoperasikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Infrastruktur ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pemerataan konektivitas digital di wilayah timur Indonesia yang memiliki tantangan geografis berat. Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo bersama jajaran TelkomGroup pada Senin, 11 Mei 2026.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan menjadi tulang punggung konektivitas di Papua Pegunungan, sekaligus memperkuat layanan publik, pendidikan, dan ekonomi digital. Dengan memanfaatkan teknologi satelit, TelkomGroup menargetkan jaringan yang lebih andal, adaptif, dan inklusif bagi masyarakat Wamena dan sekitarnya. Langkah ini juga menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pemerataan transformasi digital nasional.

Community Gateway Wamena

Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo menyebut pembangunan Community Gateway di Wamena merupakan bagian dari prioritas nasional untuk menghadirkan infrastruktur digital yang inklusif hingga ke wilayah paling timur Indonesia. Ia menegaskan bahwa konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan, terutama bagi daerah dengan kondisi medan yang menantang. Menurut dia, infrastruktur ini harus benar-benar hidup dan dimanfaatkan oleh masyarakat Papua Pegunungan.

Angga menilai kehadiran gateway satelit tersebut dapat mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis. Dengan konektivitas yang lebih baik, wilayah Wamena diharapkan siap tumbuh dan ikut mengambil bagian dalam ekonomi digital nasional. Pemerintah juga mendorong agar jaringan ini segera memberi manfaat nyata bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Dalam peresmian itu, Angga didampingi Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan juga mengikuti acara secara langsung maupun virtual. Kehadiran mereka menjadi penanda pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan BUMN dalam mempercepat pemerataan akses digital.

Fungsi Jaringan Satelit

Community Gateway Wamena berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di Papua Pegunungan. Infrastruktur ini hadir untuk menjawab keterbatasan jaringan terestrial yang selama ini menjadi hambatan utama. Dengan sistem satelit, kapasitas dan kualitas layanan diharapkan meningkat secara signifikan.

TelkomGroup menjelaskan bahwa fasilitas ini merupakan gateway satelit kedua yang dibangun melalui Telkomsat. Sebelumnya, infrastruktur serupa telah hadir di Merauke dengan fungsi sebagai backup link untuk menjaga layanan tetap berjalan saat jaringan terestrial terganggu. Berbeda dengan itu, Wamena dibangun sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas di wilayah pegunungan Papua.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa TelkomGroup tidak hanya berfokus pada mitigasi risiko, tetapi juga pada penguatan kapasitas inti jaringan. Melalui infrastruktur ini, ketahanan komunikasi nasional di wilayah timur diharapkan semakin kuat. Pada saat yang sama, kualitas layanan publik dan aktivitas ekonomi dapat berkembang lebih stabil.

Kapasitas Jaringan Ditingkatkan

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan Wamena dan sekitarnya memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan. Ia menegaskan bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Karena itu, TelkomGroup ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari arus transformasi digital.

Dian menjelaskan wilayah tersebut masih menghadapi tantangan besar akibat keterbatasan jaringan terestrial dan kondisi geografis yang sulit. Untuk menjawab tantangan itu, TelkomGroup menghadirkan Community Gateway Wamena sebagai solusi strategis berbasis satelit. Infrastruktur ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan komunikasi secara bertahap dan berkelanjutan.

Melalui pengembangan ini, kapasitas jaringan Wamena dapat ditingkatkan hingga potensi maksimal 40 Gbps. Peningkatan tersebut diharapkan menghadirkan performa yang lebih stabil, latensi yang lebih terkendali, dan kemampuan menampung trafik yang terus bertumbuh. Dengan begitu, layanan digital dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan institusi di Papua Pegunungan.

Dampak bagi Papua Pegunungan

Community Gateway Wamena juga dirancang sebagai open access platform yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak. Selain TelkomGroup, fasilitas ini bisa digunakan operator lain, ISP lokal, dan institusi terkait. Skema tersebut diharapkan menciptakan ekosistem konektivitas yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dian menyampaikan bahwa kehadiran main link ini diyakini memberi dampak nyata pada peningkatan kualitas komunikasi di Papua Pegunungan. Akses yang lebih baik akan mendukung layanan publik, pendidikan, dan kesehatan di daerah tersebut. Selain itu, konektivitas yang andal juga membuka peluang ekonomi digital bagi masyarakat.

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Dr Velix Wanggai menilai kehadiran fasilitas ini sebagai tonggak penting pembangunan di wilayah pegunungan. Ia menilai solusi konektivitas satelit menjadi langkah nyata untuk menjangkau masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses. Saat ini, kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan utilisasi yang sudah tinggi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!