Gideon Tengker Yakin Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Selesai Tahun Ini

Lifestyle Nadia Safira Putri 21 Mei 2026 18:48 WIB 7
Gideon Tengker Yakin Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Selesai Tahun Ini

Gideon Tengker bersama kuasa hukumnya, Erles Rareral, mendatangi Polda Metro Jaya pada Selasa, 19 Mei 2026, untuk mempertanyakan kelanjutan laporan dugaan pemalsuan surat. Laporan itu berkaitan dengan dugaan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen kesepakatan perceraian yang menyeret nama mantan istri Gideon, Rieta Amilia, serta dua anaknya, Nagita Slavina dan Caca Tengker.

Dalam laporan tersebut, Gideon menduga tanda tangannya dipalsukan pada berkas perceraian masa lalu. Erles menyebut pihaknya baru berdiskusi dengan penyidik baru dari Jatanras dan optimistis perkara itu dapat diselesaikan tahun ini.

Perkembangan Kasus

Erles Rareral mengatakan pembahasan dengan penyidik berlangsung di Polda Metro Jaya. Ia menilai ada semangat baru dari jajaran penyidik yang menangani perkara itu. Menurutnya, hal tersebut menjadi alasan pihaknya yakin proses hukum bisa lebih cepat.

Ia menegaskan bahwa kasus dugaan pemalsuan surat itu harus tuntas tahun ini. Erles juga menyebut para penyidik yang baru memiliki energi untuk menuntaskan perkara secara lebih baik. Keyakinan itu, kata dia, muncul setelah melihat langsung perkembangan penanganan kasus.

Saat disinggung soal kehadiran Rieta Amilia dalam pemeriksaan sebelumnya, Erles menyatakan mantan istri Gideon itu memang sudah pernah dimintai keterangan. Ia menyebut informasi tersebut tidak banyak diketahui publik. Karena itu, menurut dia, publik sebaiknya menunggu langkah penyidik berikutnya.

Erles juga memastikan Rieta Amilia, Nagita Slavina, dan Caca Tengker akan kembali dipanggil penyidik dalam waktu dekat. Ia menyebut kemungkinan pemanggilan dilakukan pada awal Juni. Namun, ia belum merinci tanggal pasti pemeriksaan tersebut.

Harapan Keluarga

Di tengah proses hukum yang berjalan, Gideon Tengker mengungkapkan harapannya agar hubungan dengan anak-anaknya kembali membaik. Ia mengatakan keinginan itu menjadi fokus utama pikirannya. Menurut dia, keluarga tetap menjadi hal yang paling penting.

Gideon menyatakan dirinya ingin hubungan yang sempat renggang bisa pulih kembali. Ia berharap ada jalan agar komunikasi dengan keluarga kembali terjalin baik. Baginya, perbaikan hubungan dapat terjadi kapan pun selama ada itikad untuk saling membuka diri.

Ketika ditanya soal rasa rindu kepada anak dan cucunya, Gideon mengaku situasi itu membuatnya sedih. Ia merasa komunikasi dengan keluarga tidak mudah dijalankan. Kondisi tersebut, menurut dia, meninggalkan beban emosional yang berat.

Gideon juga menyebut persoalan keluarga sempat memengaruhi kesehatannya. Ia mengatakan dirinya hampir jatuh sakit, namun masih bisa melewati masa sulit itu. Dalam situasi tersebut, ia memilih berserah dan berharap Tuhan melindunginya.

Pemeriksaan Berikutnya

Kuasa hukum Gideon menilai pemanggilan terhadap pihak-pihak yang dilaporkan akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan. Ia menyebut pemeriksaan lanjutan dibutuhkan untuk memperjelas duduk perkara. Dengan begitu, penyidik dapat menilai bukti secara lebih utuh.

Menurut Erles, keterlibatan Rieta Amilia, Nagita Slavina, dan Caca Tengker dalam pemeriksaan lanjutan sudah menjadi agenda yang hampir pasti. Ia mengatakan pemanggilan itu akan dilakukan dalam waktu dekat. Penyidik disebut sedang menyiapkan langkah administratif untuk jadwal tersebut.

Erles berulang kali menegaskan keyakinannya bahwa perkara ini bisa diselesaikan pada tahun berjalan. Ia menilai dukungan penyidik baru memberi harapan baru bagi proses hukum. Karena itu, pihaknya memilih menunggu sambil tetap mengikuti perkembangan resmi dari kepolisian.

Sementara itu, Gideon berharap urusan hukum yang ia tempuh dapat beriringan dengan perbaikan hubungan keluarga. Ia menilai penyelesaian persoalan ini tidak hanya penting dari sisi hukum, tetapi juga dari sisi batin. Harapan besarnya adalah kembali terhubung dengan anak-anak dan cucu-cucunya.

Fokus Pada Pemulihan

Kasus dugaan pemalsuan surat tersebut masih dalam penanganan Polda Metro Jaya. Hingga kini, penyidik belum mengumumkan kesimpulan akhir atas laporan yang diajukan Gideon. Proses pemeriksaan lanjutan diperkirakan menjadi tahap penting berikutnya.

Di luar perkara hukum, Gideon menegaskan bahwa dirinya tetap memikirkan pemulihan relasi keluarga. Ia mengaku rasa sayang kepada anak-anaknya tidak berubah. Menurut dia, keluarga seharusnya menjadi ruang untuk kembali membangun komunikasi yang baik.

Erles berharap publik memberi ruang bagi penyidik untuk bekerja tanpa spekulasi berlebihan. Ia menilai proses hukum harus dibiarkan berjalan sesuai alat bukti dan keterangan yang ada. Dengan begitu, hasil akhirnya dapat diterima semua pihak.

Gideon menutup pernyataannya dengan harapan sederhana agar hubungan keluarga kembali harmonis. Ia mengaku hanya bisa berserah dan menunggu waktu yang tepat. Bagi dia, perbaikan hubungan dengan anak-anak menjadi doa terbesar yang ingin segera terwujud.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!