Gideon Tengker Keluhkan Kontak dengan Anak Terputus

Lifestyle Clara Monica 21 Mei 2026 16:13 WIB 5
Gideon Tengker Keluhkan Kontak dengan Anak Terputus

Gideon Tengker mengaku kembali kehilangan kontak dengan anak-anaknya, Nagita Slavina dan Caca Tengker, setelah sempat ada pertemuan keluarga saat Idul Adha tahun lalu. Pengakuan itu disampaikan di Polda Metro Jaya, Selasa, 19 Mei 2026, ketika ia menyinggung komunikasi yang kembali terputus dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam kesempatan itu, Gideon menyebut nomor teleponnya diduga diblokir dan belum ada upaya serius untuk mempertemukan dirinya dengan Rieta Amalia serta kedua anaknya dalam satu pembicaraan keluarga. Di sisi lain, kerabat Gideon menegaskan bahwa pertemuan saat Idul Adha hanya bersifat silaturahmi biasa, tanpa pembahasan soal perdamaian atau persoalan hukum.

Kronologi Pertemuan

Pertemuan keluarga saat Idul Adha sempat memunculkan harapan baru di tengah hubungan yang sebelumnya renggang. Momen itu disebut berlangsung hangat karena keluarga besar berkumpul dalam suasana silaturahmi.

Kerabat Gideon menjelaskan bahwa pertemuan tersebut tidak dirancang untuk membahas sengketa yang tengah berjalan. Menurut dia, agenda utama hanya makan bersama dan saling bertemu dalam suasana kekeluargaan.

Ia menegaskan tidak ada pembicaraan mengenai perdamaian antara Gideon dan Rieta Amalia. Penjelasan itu juga menepis anggapan bahwa momen tersebut merupakan langkah penyelesaian konflik.

Meski begitu, publik sempat menafsirkan pertemuan itu sebagai tanda mencairnya hubungan keluarga. Harapan itu muncul karena sejumlah anggota keluarga terlihat kembali berinteraksi setelah lama tidak tampak bersama.

Kontak yang Terputus

Setelah pertemuan tersebut, Gideon mengaku kembali tidak bisa berkomunikasi dengan anak-anaknya. Ia menyebut nomor teleponnya sudah tidak dapat dihubungi sejak sekitar empat atau lima bulan lalu.

Gideon mengatakan dirinya tidak ingat pasti kapan tepatnya kontak itu terputus. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut membuat dirinya kehilangan akses untuk berbicara langsung dengan Nagita dan Caca.

Menurut penuturannya, upaya untuk membuka komunikasi belum berjalan sebagaimana diharapkan. Ia menilai belum ada langkah nyata yang dilakukan untuk mempertemukan dirinya dengan keluarga inti.

Kerabat Gideon juga menyebut pihak keluarga cenderung menghindari pembicaraan terkait konflik yang masih berlangsung. Sikap itu, menurutnya, menjadi tanda bahwa obrolan serius memang belum terjadi.

Harapan Rekonsiliasi

Di tengah situasi tersebut, Gideon tetap berharap hubungan dengan anak-anaknya bisa pulih. Ia secara terbuka meminta Nagita dan Caca untuk menghubunginya kembali.

Gideon menegaskan bahwa keinginannya sederhana, yaitu kembali berbicara baik-baik sebagai keluarga. Ia menolak anggapan bahwa komunikasi itu memiliki tujuan lain di luar silaturahmi.

Harapan itu menunjukkan bahwa dirinya masih membuka pintu untuk rekonsiliasi. Ia ingin ada ruang dialog yang dapat mempertemukan semua pihak dalam suasana lebih tenang.

Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda pembicaraan keluarga akan segera digelar. Kondisi tersebut membuat peluang pertemuan formal masih belum jelas waktunya.

Kekecewaan Gideon

Gideon tak menutupi rasa kecewa terhadap situasi yang sedang ia hadapi. Ia menyinggung sosok Raffi Ahmad yang sempat diharapkan bisa menjadi jembatan komunikasi keluarga.

Menurut Gideon, harapan itu tidak berjalan seperti yang ia bayangkan. Ia bahkan menilai kehadiran pihak-pihak tertentu justru membuat posisinya terasa semakin tersudut.

Ia mengaku seolah-olah menjadi pihak yang dipersalahkan dalam konflik tersebut. Karena itu, kekecewaan yang ia rasakan makin besar ketika komunikasi tak kunjung membaik.

Meski demikian, Gideon masih berharap keadaan dapat berubah. Ia ingin hubungan keluarga yang sempat renggang itu kembali terbuka melalui percakapan yang jujur dan baik.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!