Gideon Tengker Dorong Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Tuntas

Lifestyle Clara Monica 23 Mei 2026 05:00 WIB 6
Gideon Tengker Dorong Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Tuntas

Gideon Tengker bersama kuasa hukumnya, Erles Rareral, mendatangi Polda Metro Jaya pada Selasa, 19 Mei 2026, untuk meminta kejelasan atas laporan dugaan pemalsuan surat. Laporan itu menyeret nama mantan istri Gideon, Rieta Amilia, serta dua anaknya, Nagita Slavina dan Caca Tengker. Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen kesepakatan perceraian di masa lalu. Gideon menduga tanda tangannya telah digunakan tanpa persetujuan.

Kehadiran Gideon dan kuasa hukumnya juga dimaksudkan untuk memantau perkembangan penanganan kasus oleh penyidik. Erles menyampaikan bahwa pihaknya baru berdiskusi dengan penyidik baru dari Jatanras. Ia menilai ada semangat baru dalam penanganan perkara tersebut. Karena itu, pihaknya optimistis kasus ini dapat rampung pada tahun ini.

Dugaan Pemalsuan Surat

Erles Rareral mengatakan pembahasan dengan penyidik berlangsung cukup terbuka dan menyentuh pokok perkara. Menurut dia, tim penyidik yang baru menunjukkan keseriusan dalam menuntaskan laporan itu. Ia menegaskan bahwa perkara ini harus diselesaikan agar tidak berlarut-larut. Optimisme itu, kata dia, muncul dari sikap penyidik yang dinilai responsif.

Dalam keterangannya, Erles juga menyinggung soal dugaan pemalsuan tanda tangan yang menjadi dasar laporan. Ia menilai persoalan tersebut perlu dibuktikan secara terang melalui proses penyidikan. Pihaknya, kata dia, siap mengikuti seluruh tahapan hukum yang diperlukan. Fokus utama mereka adalah memastikan kebenaran atas dokumen yang dipersoalkan.

Ia menambahkan bahwa semangat para penyidik menjadi salah satu alasan pihaknya percaya kasus ini akan selesai. Erles menyebut para penyidik yang menangani perkara tersebut masih tergolong muda dan memiliki dorongan kerja yang besar. Menurut dia, hal itu penting untuk menghadirkan proses hukum yang lebih cepat. Karena itu, pihaknya berharap penanganan perkara berjalan sesuai harapan.

Pemanggilan Kembali Pihak Terkait

Erles memastikan Rieta Amilia, Nagita Slavina, dan Caca Tengker akan kembali dipanggil penyidik dalam waktu dekat. Ia menyebut pemanggilan ulang itu merupakan bagian dari proses pendalaman kasus. Menurut dia, ketiganya kemungkinan akan dimintai keterangan pada awal Juni. Jadwal pasti, kata dia, masih menunggu pemberitahuan resmi dari penyidik.

Ia juga menjelaskan bahwa Rieta Amilia sebenarnya pernah dimintai keterangan sebelumnya. Namun, informasi itu belum banyak diketahui publik. Erles tidak memerinci isi pemeriksaan yang telah dilakukan. Fokusnya saat ini adalah menunggu tindak lanjut dari kepolisian.

Di sisi lain, pemanggilan ulang dianggap penting untuk memperjelas posisi masing-masing pihak dalam perkara tersebut. Keterangan dari para terlapor dinilai dapat membantu penyidik menyusun gambaran yang utuh. Dengan begitu, proses hukum diharapkan berjalan lebih cepat dan akurat. Pihak Gideon pun menyatakan siap mengikuti seluruh agenda pemeriksaan.

Harapan Hubungan Keluarga

Dalam kesempatan yang sama, Gideon Tengker mengungkapkan keinginannya agar hubungan dengan anak-anaknya kembali membaik. Ia mengatakan masih menyimpan harapan besar agar komunikasi keluarga dapat pulih. Menurut dia, persoalan yang terjadi tidak seharusnya memutus kedekatan batin antara orang tua dan anak. Karena itu, ia berharap ada jalan untuk memperbaiki keadaan.

Gideon mengaku sedih karena sulit berkomunikasi dengan anak-anak dan cucu-cucunya. Ia menyampaikan bahwa jarak emosional itu sangat memengaruhi perasaannya. Baginya, sulitnya bertemu keluarga menjadi beban tersendiri. Situasi tersebut membuatnya terus memikirkan kemungkinan perbaikan hubungan.

Ia juga menyebut kondisi keluarga sempat berdampak pada kesehatannya. Meski demikian, Gideon mengatakan dirinya berhasil melewati masa sulit itu. Ia memilih berserah dan berharap ada perlindungan Tuhan dalam proses yang dijalaninya. Harapannya sederhana, yakni dapat kembali menjalin hubungan yang baik dengan keluarga yang ia sayangi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!