Digiland Run 2026 Digelar di GBK, Tiket Ludes Terjual

Teknologi BRH 21 Mei 2026 21:44 WIB 7
Digiland Run 2026 Digelar di GBK, Tiket Ludes Terjual

Digiland Run 2026 dipastikan kembali digelar pada 17 Mei 2026 di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta. Ajang lari tahunan ini berada di bawah penyelenggaraan Telkomsel, setelah pada tahun sebelumnya dipegang Telkom. Mengusung tema The RACEvolution, event tersebut memadukan olahraga, hiburan musik, serta pengalaman teknologi berbasis 5G dan kecerdasan buatan atau AI. Antusiasme publik pun terlihat tinggi karena seluruh 12.500 tiket untuk tiga kategori ludes terjual.

Rangkaian lomba akan menghadirkan nomor Half Marathon, 10K, dan 5K, dengan jumlah peserta yang sama seperti tahun lalu. Selain menjadi ajang olahraga massal, Digiland Run 2026 juga telah mengantongi label internasional dari World Athletics. Rute Half Marathon dan 10K pun sudah tersertifikasi melalui International Measurement Certificate dari World Athletics dan AIMS. Dengan bekal itu, penyelenggaraan tahun ini diposisikan sebagai pengalaman lari yang lebih modern dan kompetitif.

Teknologi di lintasan

Direktur Marketing Telkomsel, Lionel Chng, menyebut Digiland Run 2026 bukan sekadar lomba lari biasa. Menurut dia, tema The RACEvolution menggambarkan cara teknologi mendukung gaya hidup sehat yang lebih terkoneksi. Ia menilai 5G dan AI dapat menghadirkan pengalaman yang lebih seamless, personal, dan relevan bagi peserta. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta pada Selasa, 5 Mei 2026.

Telkomsel melihat pemanfaatan teknologi dalam acara ini sebagai bagian dari perubahan kebutuhan masyarakat. Peserta tidak hanya dituntut berlari, tetapi juga memperoleh dukungan digital selama mengikuti rangkaian kegiatan. Pendekatan tersebut sejalan dengan upaya perusahaan untuk menghadirkan layanan yang dekat dengan gaya hidup aktif. Karena itu, Digiland Run 2026 dirancang agar olahraga dan teknologi saling melengkapi.

Penggunaan 5G menjadi salah satu elemen penting dalam penyelenggaraan tahun ini. Jaringan berkecepatan tinggi itu diharapkan mendukung pengalaman digital yang lebih stabil selama acara berlangsung. Sementara itu, AI dimanfaatkan untuk memperkaya interaksi peserta dengan layanan yang tersedia. Kombinasi keduanya menjadi pembeda utama dibanding ajang lari konvensional.

Telkomsel menegaskan bahwa kehadiran teknologi pada Digiland Run 2026 bukan hanya gimmick promosi. Seluruh inovasi tersebut diarahkan untuk memberi nilai tambah yang terasa langsung oleh peserta. Dengan konsep sportainment, acara ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin berolahraga sekaligus menikmati hiburan. Model penyelenggaraan seperti ini dinilai semakin sesuai dengan kebutuhan publik perkotaan.

Antusiasme peserta

Antusiasme masyarakat terhadap Digiland Run 2026 disebut sangat tinggi. Seluruh 12.500 tiket yang disiapkan untuk tiga kategori telah habis terjual. Kondisi itu menunjukkan bahwa minat terhadap ajang lari berbasis sportainment terus meningkat. Telkomsel menilai respons tersebut menjadi sinyal positif bagi penyelenggaraan tahun ini.

Jumlah peserta Digiland Run 2026 tercatat sama dengan edisi sebelumnya. Kesetaraan kuota itu menunjukkan konsistensi penyelenggara dalam menjaga skala acara. Di sisi lain, tingginya permintaan menegaskan bahwa merek Digiland memiliki daya tarik kuat di kalangan pelari. Ajang ini pun tidak hanya menyasar komunitas olahraga, tetapi juga penikmat hiburan keluarga.

Kehadiran tiga kategori lomba memberi ruang bagi peserta dengan kemampuan berbeda. Half Marathon ditujukan bagi pelari berpengalaman, sedangkan 10K dan 5K dapat diikuti oleh peserta dengan tingkat kesiapan yang lebih beragam. Format tersebut membuat Digiland Run 2026 lebih inklusif. Dengan demikian, acara ini dapat menjangkau khalayak yang lebih luas.

Selain memacu partisipasi, penyelenggaraan yang tiketnya habis terjual juga memperkuat posisi Digiland sebagai agenda tahunan yang dinantikan. Momentum ini berpotensi meningkatkan eksposur Telkomsel di ranah olahraga dan gaya hidup. Bagi peserta, tiket yang ludes jauh sebelum hari pelaksanaan menjadi penanda tingginya reputasi acara. Hal itu juga membuka peluang bagi penyelenggaraan yang lebih besar pada tahun berikutnya.

Fitur MyTelkomsel

Untuk mendukung pengalaman peserta, Telkomsel mengintegrasikan aplikasi MyTelkomsel sebagai pendamping aktivitas lari. Melalui fitur Lari, pengguna dapat memantau perkembangan latihan secara berkala. Aplikasi tersebut juga memungkinkan peserta menetapkan target yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Dengan begitu, persiapan menuju hari lomba menjadi lebih terukur.

Fitur reward berbasis aktivitas menjadi salah satu daya tarik tambahan dalam aplikasi itu. Pengguna dapat memperoleh insentif tertentu sesuai dengan keterlibatan mereka dalam aktivitas lari. Skema tersebut dihadirkan agar peserta lebih termotivasi menjaga konsistensi latihan. Pendekatan ini memperkuat hubungan antara gaya hidup sehat dan layanan digital.

Telkomsel juga menyiapkan sejumlah penawaran khusus untuk peserta dan pelanggan. Program tersebut mencakup diskon tiket melalui Telkomsel Poin, paket data spesial pada hari acara, serta promo kuota 5G sebesar 5 GB seharga Rp10. Berbagai insentif itu dirancang untuk menambah nilai pengalaman selama mengikuti Digiland Run 2026. Langkah ini sekaligus memperlihatkan strategi perusahaan dalam menggabungkan layanan telekomunikasi dan event olahraga.

Kehadiran MyTelkomsel dalam ajang ini menegaskan fokus Telkomsel pada layanan digital yang terintegrasi. Aplikasi tersebut diposisikan bukan hanya sebagai alat transaksi, tetapi juga sebagai pendamping gaya hidup. Melalui fitur dan promosi yang disediakan, peserta dapat merasakan manfaat sebelum, saat, dan setelah lomba. Pola ini memperkuat citra Digiland sebagai event yang berorientasi pada pengalaman pengguna.

Hiburan dan pengalaman

Digiland Run 2026 tidak hanya menyajikan ajang lari, tetapi juga pengalaman hiburan yang lengkap. Penyelenggara menyiapkan tiga area utama yang dapat dinikmati pengunjung selama acara berlangsung. Konsep ini membuat Digiland semakin dekat dengan format sportainment. Dengan demikian, pengunjung tidak hanya datang untuk berlari, tetapi juga untuk menikmati berbagai aktivitas pendukung.

Pada area Digiland Music & Entertainment, sejumlah musisi nasional dijadwalkan tampil. Nama-nama seperti .Feast, Hindia, Aldi Taher, Feel Koplo, Moluccan Soul, dan DJ Una masuk dalam daftar pengisi acara. Kehadiran mereka diharapkan menambah semarak suasana setelah lintasan lari selesai digunakan. Kombinasi musik dan olahraga menjadi salah satu kekuatan utama penyelenggaraan tahun ini.

Penggabungan hiburan dan teknologi memberi pengalaman yang berbeda dibandingkan lomba lari biasa. Peserta dapat merasakan suasana festival yang tetap terhubung dengan aktivitas olahraga. Model seperti ini juga membuka ruang interaksi yang lebih luas antara peserta, komunitas, dan penyelenggara. Karena itu, Digiland Run 2026 dipandang sebagai event yang menyasar kebutuhan gaya hidup modern.

Dengan jadwal pasti pada 17 Mei 2026 di GBK, persiapan peserta kini menjadi perhatian utama. Label internasional dari World Athletics menambah bobot acara di mata pelari. Sementara itu, kehadiran 5G, AI, dan MyTelkomsel memberi sentuhan digital yang lebih relevan. Digiland Run 2026 pun diproyeksikan menjadi salah satu ajang lari paling menonjol pada tahun depan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!