Dasco Optimistis IHSG Pulih, Investor Muda Harus Dilindungi

Forex & Saham Kevin S. Pratama 22 Mei 2026 00:45 WIB 8
Dasco Optimistis IHSG Pulih, Investor Muda Harus Dilindungi

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan optimisme bahwa pasar modal Indonesia dapat kembali menguat di tengah tekanan yang menekan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG. Pernyataan itu disampaikan usai kunjungan ke Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, pada Selasa, 19 Mei 2026. Dasco menekankan bahwa keyakinan perlu dijaga demi melindungi 26 juta investor di pasar modal. Ia menilai kepercayaan menjadi faktor penting agar aktivitas investasi tetap tumbuh.

Optimisme tersebut disampaikan Dasco di saat IHSG tercatat melemah lebih dari 3 persen berdasarkan data perdagangan RTI Business. Meski sempat menguat ke level 6.635,12 pada awal perdagangan, indeks kemudian berbalik arah dan turun 3,08 persen ke level 6.396,26. Menurutnya, kondisi itu tidak boleh mematahkan semangat pelaku pasar. Ia justru menilai kepercayaan publik perlu diperkuat agar pasar modal tetap stabil.

Optimisme Pasar Modal

Dasco menegaskan bahwa sikap optimistis harus terus dibangun di tengah dinamika pasar. Ia menyebut rasa percaya diri penting agar investor, khususnya generasi muda, tidak kehilangan kepercayaan. Menurutnya, jika para pemangku kepentingan tidak optimistis, maka investor baru akan ikut ragu. Karena itu, ia meminta seluruh pihak menjaga sentimen positif di pasar modal.

Ia juga menyoroti perlindungan terhadap investor yang dinilainya harus dilakukan secara ketat. Fokus itu menjadi penting karena jumlah Single Investor Identification atau SID saat ini banyak didominasi generasi Z. Dasco menilai kelompok usia muda perlu mendapat ruang yang aman untuk belajar dan berinvestasi. Dengan perlindungan yang kuat, minat masyarakat terhadap pasar modal diyakini akan terus berkembang.

Dalam pandangannya, kehadiran investor ritel menjadi salah satu penopang pertumbuhan pasar modal nasional. Dasco menilai, semakin banyak masyarakat yang masuk ke pasar saham, semakin besar pula tantangan untuk menjaga kepercayaan. Oleh sebab itu, perlindungan investor tidak hanya menyangkut keamanan dana, tetapi juga kepastian regulasi. Ia menilai ekosistem yang sehat akan membuat partisipasi publik semakin luas.

Dasco menambahkan bahwa optimisme tidak berarti mengabaikan risiko yang ada di pasar. Sebaliknya, optimisme perlu berjalan seiring dengan pengawasan dan edukasi yang memadai. Dengan begitu, investor dapat mengambil keputusan secara lebih rasional. Ia percaya pasar modal Indonesia memiliki fondasi yang cukup kuat untuk pulih dan tumbuh lebih baik.

Diskusi Di Bursa

Kunjungan Dasco ke Bursa Efek Indonesia dilakukan untuk berdiskusi mengenai kondisi pasar dan arah penguatan ke depan. Ia mengaku banyak membahas situasi investor global yang ikut memengaruhi pergerakan pasar domestik. Pertemuan itu juga diarahkan untuk meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia. Dalam pandangannya, dialog langsung seperti ini penting untuk menjaga stabilitas sentimen.

Dalam agenda tersebut, Dasco turut didampingi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi. Hadir pula Chief Executive Officer BPI Danantara Rosan Roeslani dan Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria. Kehadiran para pejabat itu menunjukkan adanya koordinasi lintas lembaga dalam memperkuat pasar keuangan. Menurut Dasco, sinergi ini diperlukan agar kebijakan yang diambil saling mendukung.

Ia mengatakan telah mendengarkan paparan dari Danantara terkait arah kebijakan yang disiapkan untuk meyakinkan investor. Paparan itu, menurutnya, mencakup regulasi yang diharapkan dapat memberi rasa nyaman bagi investor lokal. Dasco menilai langkah tersebut penting karena pertumbuhan investor ritel terus meningkat. Dengan kebijakan yang tepat, pasar modal diyakini bisa lebih tangguh menghadapi tekanan eksternal.

Selain itu, Dasco menyebut fundamental pasar modal Indonesia masih berada pada jalur yang baik. Ia percaya Bursa Efek Indonesia akan semakin kuat jika didukung kebijakan yang konsisten. Dalam situasi seperti sekarang, menurutnya, kepercayaan menjadi modal utama untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang. Ia menilai pasar yang kuat lahir dari kombinasi fundamental, regulasi, dan optimisme pelaku pasar.

Investor Muda Menguat

Dasco menaruh perhatian besar pada dominasi generasi Z dalam basis investor pasar modal. Ia menilai kelompok ini membutuhkan perlindungan agar tidak mudah terpengaruh gejolak jangka pendek. Dengan karakter investor muda yang terus bertambah, edukasi menjadi kebutuhan yang mendesak. Menurutnya, pasar modal harus mampu menjadi ruang investasi yang aman dan inklusif.

Ia menegaskan bahwa keberanian generasi muda untuk masuk ke pasar saham patut diapresiasi. Namun, keberanian tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman yang cukup mengenai risiko investasi. Karena itu, regulator dan pelaku industri dituntut menyediakan informasi yang jelas dan mudah diakses. Dasco menilai transparansi akan membantu investor muda mengambil keputusan yang lebih bijak.

Peningkatan jumlah SID juga disebut menjadi sinyal bahwa minat masyarakat terhadap investasi terus bertumbuh. Dasco menilai tren tersebut perlu dijaga melalui kebijakan yang ramah investor. Ia menekankan bahwa perlindungan konsumen tidak boleh ditawar dalam industri keuangan. Dengan perlindungan yang baik, kepercayaan publik terhadap pasar modal bisa terus menguat.

Menurutnya, pasar modal Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh jika seluruh pemangku kepentingan tetap konsisten. Optimisme, perlindungan investor, dan koordinasi antarlembaga menjadi tiga hal yang harus berjalan bersamaan. Dasco percaya bursa nasional dapat bangkit dari tekanan saat ini. Ia menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa kekuatan fundamental akan membawa pasar ke arah yang lebih baik.

Harapan Untuk Bursa

Di tengah pelemahan IHSG, Dasco memilih menekankan sisi pemulihan daripada kekhawatiran. Ia menilai penurunan indeks merupakan bagian dari dinamika yang lazim terjadi di pasar modal. Yang terpenting, menurutnya, adalah bagaimana otoritas dan pelaku pasar merespons situasi tersebut. Respons yang tepat diyakini bisa mempercepat pemulihan kepercayaan investor.

Ia juga melihat hubungan antara sentimen pasar dan kebijakan ekonomi sebagai hal yang saling terkait. Karena itu, komunikasi kebijakan dinilai perlu dilakukan secara terbuka dan konsisten. Investor, baik lokal maupun global, membutuhkan kepastian untuk menjaga langkah investasinya. Dasco meyakini kepastian itu akan membantu menahan tekanan yang berlebihan di pasar.

Dalam konteks itu, kehadiran OJK dan Danantara dalam diskusi disebut menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ekosistem pasar. Dasco menilai langkah koordinatif dapat menghasilkan kebijakan yang lebih terarah. Fokusnya bukan hanya pada pemulihan jangka pendek, tetapi juga pada penguatan struktur pasar. Dengan fondasi yang kuat, bursa nasional dinilai lebih siap menghadapi tantangan berikutnya.

Optimisme Dasco mencerminkan dorongan agar pasar modal tetap menjadi instrumen investasi yang dipercaya publik. Ia menilai kepercayaan tidak bisa dibangun dalam semalam, tetapi harus dijaga secara berkelanjutan. Karena itu, perlindungan investor, edukasi, dan regulasi yang adaptif menjadi kunci. Dengan tiga hal tersebut, ia yakin pasar modal Indonesia dapat kembali menunjukkan ketahanan yang lebih baik.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!