Community Gateway Wamena Perkuat Konektivitas Papua

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 13 Mei 2026 09:22 WIB 8
Community Gateway Wamena Perkuat Konektivitas Papua

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama Telkomsat meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Inisiatif ini menandai langkah TelkomGroup dalam memperkuat infrastruktur digital di wilayah timur yang memiliki tantangan geografi, sekaligus memperkuat konektivitas nasional melalui solusi satelit. Acara peresmian berlangsung dihadiri Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, pada Senin, 11 Mei 2026.

Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo mengatakan Community Gateway Wamena menjadi bagian dari program kerja nasional untuk infrastruktur digital inklusif di wilayah paling timur. Menurutnya, Community Gateway berfungsi mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis bagi ekonomi digital nasional. TelkomGroup menegaskan komitmennya untuk memastikan infrastruktur ini hidup dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, terutama di Papua Pegunungan.

Konektivitas Papua

Community Gateway Wamena berperan sebagai main link atau tulang punggung konektivitas di wilayah Papua Pegunungan, mengandalkan teknologi satelit untuk mengatasi keterbatasan jaringan terestrial. Fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas hingga 40 Gbps dengan latensi lebih terkendali sehingga layanan publik, pendidikan, dan ekonomi digital dapat tumbuh. TelkomGroup juga menyiapkan desain open access, memungkinkan operator lain, ISP lokal, maupun institusi memanfaatkan infrastruktur ini.

Kehadiran Gateway Wamena didampingi kehadiran Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai dan pejabat daerah, menegaskan pentingnya peran infrastruktur ini untuk ekonomi daerah. Dalam keterangan tertulis, Angga Raka Prabowo menyatakan bahwa konektivitas adalah hak semua warga negara tanpa terkecuali. Pembenahan kapasitas ini juga dianggap sebagai upaya menjaga ketahanan jaringan nasional di wilayah rawan bencana.

Acara peresmian juga menyoroti peran Merauke sebagai backup link untuk menjaga layanan tetap berjalan saat gangguan jaringan terestrial, sedangkan Wamena menjadi main link utama. Kapasitas transport jaringan di Wamena saat ini berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi tinggi, menunjukkan kebutuhan konektivitas yang signifikan. Dengan kapasitas yang ditingkatkan, wilayah Papua Pegunungan diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi dan layanan publik secara lebih andal.

Dampak bagi Wilayah

Dian Siswarini menyatakan bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, dari pusat hingga pegunungan Papua, sehingga tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. Inisiatif ini diharapkan memperluas akses digital, mendorong aktivitas ekonomi, serta mempercepat layanan publik seperti edukasi, kesehatan, dan administrasi publik. Peningkatan kapasitas dan kestabilan jaringan diharapkan menstimulus pertumbuhan ekonomi wilayah timur secara berkelanjutan.

TelkomGroup menekankan bahwa infrastruktur ini tidak hanya untuk TelkomGroup, melainkan sebagai ekosistem terbuka yang dapat digunakan berbagai pihak, termasuk operator lain dan ISP lokal. Keberadaan Community Gateway Wamena diharapkan meningkatkan ketahanan jaringan nasional melalui jalur komunikasi satelit yang lebih andal. Proyek ini juga menegaskan posisi Indonesia sebagai negara dengan sovereign infrastructure dalam sektor komunikasi.

Direktur Telkom Wholesale dan International Service juga hadir untuk meninjau kesiapan infrastruktur, sementara pejabat daerah menilai inisiatif tersebut sebagai tonggak kemajuan di Papua Pegunungan. Rinciannya, kapasitas aktual di Wamena saat ini sekitar 7 Gbps dengan utilisasi tinggi, tetapi potensi peningkatannya ke 40 Gbps membuka peluang baru. TelkomGroup berkomitmen memastikan infrastruktur ini hidup, dimanfaatkan, dan berkelanjutan untuk masa depan digital Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!