BRI Gandeng Syailendra Capital Perluas Investasi Syariah

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 01 Juni 2026 08:19 WIB 2
BRI Gandeng Syailendra Capital Perluas Investasi Syariah

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi menjalin kerja sama strategis dengan Syailendra Capital untuk memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah. Kolaborasi ini diumumkan melalui penandatanganan kerja sama pada ajang Mutual Fund Distribution Signing Ceremony di Kantor Pusat BRI, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Melalui kemitraan tersebut, nasabah kini dapat mengakses produk reksa dana Syailendra Capital lewat BRImo maupun kantor cabang BRI di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini sekaligus memperkuat layanan wealth management BRI dan membuka pilihan investasi syariah yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

Akses Investasi Syariah

Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat layanan investasi bagi nasabah. Menurut dia, BRI ingin menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Aris menegaskan sinergi dengan Syailendra Capital diharapkan dapat memperluas akses investasi reksa dana yang semakin mudah dijangkau dan terpercaya. Fokus utama kerja sama ini adalah menghadirkan produk investasi berbasis syariah yang kian diminati masyarakat.

Selain kanal digital, produk investasi tersebut juga tersedia melalui jaringan cabang BRI yang tersebar luas. Dengan begitu, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk memulai investasi secara praktis dan terjangkau.

Produk Syariah Untuk Nasabah

Melalui kerja sama ini, masyarakat dapat mengakses dua produk unggulan Syailendra Capital, yaitu Syailendra Sharia Money Market Fund dan Syailendra Sharia Fixed Income Fund. Keduanya dirancang untuk menjawab kebutuhan investor dengan profil risiko yang berbeda.

Syailendra Sharia Money Market Fund merupakan reksa dana pasar uang syariah dengan komposisi investasi pada instrumen pasar uang syariah dan obligasi syariah. Produk ini memiliki karakter likuid, risiko relatif rendah, dan sesuai bagi investor pemula maupun nasabah yang membutuhkan penempatan dana jangka pendek.

Per 30 April 2026, produk tersebut mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 4,99 persen dengan minimum investasi mulai dari Rp50 ribu. Angka ini membuat SSMMF menjadi salah satu opsi awal yang menarik bagi masyarakat yang ingin masuk ke instrumen syariah.

Karakter Investasi Lebih Stabil

Sementara itu, Syailendra Sharia Fixed Income Fund berfokus pada instrumen obligasi syariah, khususnya sukuk korporasi berperingkat layak investasi. Produk ini dikelola secara aktif dan selektif dengan strategi investasi yang menekankan kualitas aset.

Syailendra Capital menyebut portofolio SSFIF didominasi instrumen berdurasi relatif pendek, sehingga kinerjanya cenderung lebih stabil. Karakter tersebut membuat produk ini tidak terlalu sensitif terhadap perubahan suku bunga maupun inflasi.

Hingga 30 April 2026, SSFIF membukukan imbal hasil satu tahun sebesar 7,58 persen dengan minimum investasi mulai dari Rp10 ribu. Produk ini ditujukan bagi investor moderat yang menginginkan potensi pertumbuhan jangka menengah hingga panjang dengan prinsip syariah.

Dorong Penetrasi Ritel

BRI menilai kerja sama ini dapat memperkuat ekosistem layanan wealth management sekaligus mendukung penetrasi produk investasi ke segmen ritel di berbagai daerah. Dukungan jaringan BRI yang luas diharapkan mampu mempercepat perluasan akses masyarakat terhadap instrumen investasi syariah.

Aris menyebut kemitraan dengan Syailendra Capital merupakan upaya menghadirkan alternatif investasi yang lebih praktis dan terjangkau. BRI ingin memastikan layanan investasi dapat dijangkau oleh lebih banyak nasabah, termasuk mereka yang baru memulai perencanaan keuangan.

Dengan kolaborasi ini, BRI dan Syailendra Capital menargetkan pertumbuhan minat masyarakat terhadap investasi syariah yang aman, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan. Sinergi keduanya diharapkan memberi dampak positif bagi perkembangan industri reksa dana syariah di Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!