UMKM Binaan Pertamina Catat Ekspor Rp87 Miliar ke Jepang

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 01 Juni 2026 09:31 WIB 2
UMKM Binaan Pertamina Catat Ekspor Rp87 Miliar ke Jepang

Pertamina mencatat capaian penting dalam pameran dagang Trade Expo Indonesia 2025, setelah salah satu UMKM binaannya meneken kerja sama ekspor senilai US$ 5,2 juta atau sekitar Rp87 miliar. Kesepakatan itu melibatkan PT Java Criollo Cokelat Indonesia dan perusahaan asal Jepang, Being Co Ltd, yang disaksikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, Maman Abdurrahman.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan produk UMKM lokal mampu menembus pasar internasional dengan nilai transaksi yang besar. Pertamina menilai capaian ini dapat menjadi pemantik bagi puluhan UMKM lain yang ikut dalam TEI 2025 untuk menjajaki peluang serupa.

Ekspor UMKM Cokelat

Kerja sama ekspor itu ditandai dengan penandatanganan MoU antara PT Java Criollo Cokelat Indonesia dan Being Co Ltd asal Jepang. Prosesi tersebut dilakukan oleh Founder Java Criollo, Inge Oktavia Arina, bersama perwakilan Being Co Ltd, Sakae Noda. Acara itu berlangsung di tengah pameran dagang yang mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan para pembeli internasional. Nilai transaksi yang tercatat mencapai US$ 5,2 juta dan menjadi salah satu pencapaian utama di TEI 2025.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyebut kerja sama itu membuktikan bahwa UMKM lokal dapat bersaing di pasar global. Menurut dia, kualitas produk, kesiapan bisnis, dan daya saing harga menjadi faktor penting dalam menarik minat buyer luar negeri. Pertamina berharap capaian Java Criollo dapat menjadi contoh bagi UMKM binaan lainnya. Perusahaan itu juga ingin lebih banyak pelaku usaha kecil memperoleh akses ke pasar ekspor.

Java Criollo dikenal sebagai produsen kakao dan cokelat yang mengandalkan bahan baku berkualitas. Produk yang ditawarkan dinilai memiliki nilai tambah karena diproses dengan pendekatan yang menjaga mutu dan karakter rasa. Dalam forum dagang internasional, keunggulan tersebut menjadi pembeda dari berbagai produk sejenis. Kondisi itu membuka peluang bagi produk cokelat Indonesia untuk mendapatkan tempat lebih luas di Jepang.

Minat Buyer Jepang

Sakae Noda mengungkapkan ketertarikannya terhadap cokelat asal Indonesia karena kualitasnya dinilai unggul. Ia menyebut produk Java Criollo menarik dari sisi bahan baku dan harga yang ditawarkan. Menurut dia, cokelat tersebut dibuat secara alami dan tanpa pupuk kimia. Kombinasi itu membuat produk tersebut dinilai layak masuk ke pasar Jepang.

Dalam keterangannya, Sakae berharap masyarakat Jepang dapat menikmati cokelat Indonesia dari Java Criollo. Ia menilai kualitas produk sangat baik dan memiliki potensi penerimaan pasar yang kuat. Penilaian positif dari buyer Jepang itu menjadi sinyal bahwa produk UMKM Indonesia mampu memenuhi standar internasional. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar kakao dan cokelat global.

Minat Jepang terhadap produk lokal juga menunjukkan bahwa pasar internasional semakin terbuka pada komoditas olahan Indonesia. Keunggulan rasa, kualitas, dan harga menjadi kombinasi yang dinilai relevan bagi konsumen asing. Dalam konteks ekspor, faktor kepercayaan dari buyer menjadi modal penting untuk memperluas volume penjualan. Kesepakatan ini berpotensi membuka hubungan dagang jangka panjang antara kedua pihak.

Kebanggaan Pelaku UMKM

Founder Java Criollo Cokelat Indonesia, Inge Oktavia Arina, menyampaikan rasa bangga atas tercapainya kerja sama tersebut. Ia menjelaskan bahwa buyer awalnya memang mencari cokelat asal Indonesia dan menemukan nama perusahaannya. Setelah menilai kualitas produk, pihak Jepang kemudian memutuskan untuk menjalin kerja sama. Bagi Inge, kepercayaan itu merupakan hasil dari konsistensi menjaga mutu dan cita rasa.

Inge menilai capaian ini bukan hanya penting bagi perusahaannya, tetapi juga bagi UMKM Indonesia secara umum. Ia menyebut pengakuan dari pasar internasional menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki daya saing. Keberhasilan tersebut juga memperlihatkan bahwa usaha kecil dapat tumbuh menjadi pemain ekspor jika didukung kualitas yang baik. Dalam pandangannya, kesempatan seperti ini harus terus dibuka bagi pelaku UMKM lain.

Ia menambahkan bahwa nilai dan cita rasa yang dibawa Java Criollo dapat diterima di pasar internasional. Menurut dia, keberhasilan ini menjadi langkah besar dalam memperluas jangkauan pasar produk olahan kakao Indonesia. Pengalaman tersebut juga memberi dorongan bagi pelaku usaha lain untuk lebih percaya diri menembus pasar ekspor. Dengan strategi yang tepat, UMKM dinilai dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Peluang UMKM Binaan

Selain Java Criollo, Pertamina membawa 44 UMKM lainnya ke TEI 2025 untuk mencari peluang kerja sama dengan buyer mancanegara. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pembinaan UMKM tidak berhenti pada pendampingan produksi, tetapi juga menyentuh akses pasar. Pameran dagang seperti TEI menjadi ruang penting untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli dari berbagai negara. Dari proses itu, peluang ekspor dapat terbuka lebih cepat dan terukur.

Pertamina menilai pencapaian Java Criollo dapat menjadi pemicu semangat bagi UMKM binaan lain untuk meningkatkan standar produk. Persiapan yang matang, mulai dari kualitas barang hingga kemampuan negosiasi, disebut menjadi kunci dalam meraih kontrak ekspor. Perusahaan berharap capaian serupa dapat hadir dari UMKM lainnya yang ikut serta dalam ajang tersebut. Dengan demikian, manfaat pameran tidak hanya berhenti pada transaksi, tetapi juga membangun jejaring bisnis jangka panjang.

Keberhasilan menembus pasar Jepang juga mempertegas peran UMKM dalam agenda ekspor nasional. Produk olahan berbasis komoditas lokal, seperti kakao, dinilai memiliki prospek besar jika dikelola secara profesional. Dukungan perusahaan besar dan pembinaan berkelanjutan menjadi faktor penting agar pelaku usaha kecil mampu naik kelas. Dalam situasi itu, UMKM Indonesia berpeluang semakin dikenal di pasar global sebagai penyedia produk berkualitas.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!