Bisnis Laundry Indonesia Masuki Fase Pertumbuhan

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 22 Mei 2026 14:15 WIB 7
Bisnis Laundry Indonesia Masuki Fase Pertumbuhan

Sektor bisnis laundry atau penatu di Indonesia dinilai tengah berada pada momentum pertumbuhan yang strategis. Pandangan itu disampaikan CEO Apique Group, Apik Primadya, dalam Laundry Innovation Day 2025 di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

Ajang yang memasuki penyelenggaraan kedua tersebut mengusung tema Laundry Business Outlook 2026. Dalam paparannya, Apik menyoroti lonjakan pasar penatu di Asia Tenggara dan peluang Indonesia untuk memperkuat posisi di tengah perubahan perilaku konsumen.

Prospek Bisnis Laundry

Apik menyebut pasar penatu di Asia Tenggara tumbuh pesat dengan compound annual growth rate sebesar 9,1 persen untuk periode 2025 hingga 2030. Angka tersebut menunjukkan bahwa bisnis laundry masih memiliki ruang ekspansi yang besar di kawasan.

Menurut dia, model laundromat atau self-service telah mencapai 18.000 outlet di Asia Pasifik pada 2024. Jumlah itu naik 60 persen dalam empat tahun terakhir, menandakan minat pasar yang terus menguat.

Indonesia disebut menjadi salah satu negara dengan adopsi laundromat tertinggi di kawasan. Posisi tersebut membuat pelaku usaha domestik memiliki peluang untuk memperluas skala bisnis lebih cepat.

Strategi Green Ocean

Dalam kesempatan itu, Apik memaparkan pendekatan green ocean strategy yang menjadi fokus bisnis laundry yang ia jalankan. Strategi ini memadukan inovasi usaha dengan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan tersebut menempatkan kolaborasi sebagai salah satu kunci pertumbuhan. Selain itu, digitalisasi juga menjadi instrumen penting untuk memperkuat layanan dan operasional.

Efisiensi energi disebut sebagai elemen lain yang tidak bisa diabaikan dalam pengembangan bisnis laundry modern. Menurut Apik, usaha yang kompetitif perlu sekaligus berkelanjutan agar mampu bertahan dalam jangka panjang.

Tren Laundry Berkelanjutan

Perubahan preferensi konsumen ikut mendorong lahirnya model bisnis laundry yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Pelaku usaha dituntut untuk tidak hanya menawarkan layanan cepat, tetapi juga menjaga kualitas proses dan penggunaan sumber daya.

Di tengah persaingan yang kian ketat, inovasi layanan menjadi pembeda utama bagi pemain baru maupun lama. Karena itu, penguatan teknologi dan pengelolaan operasional menjadi bagian penting dari strategi bisnis.

Apik menilai transformasi ini membuka peluang bagi pelaku usaha untuk masuk ke segmen pasar yang lebih luas. Dengan model yang tepat, bisnis laundry dapat berkembang menjadi sektor yang lebih modern dan terukur.

Antusiasme Laundry Innovation Day

Acara Laundry Innovation Day with Expo Laundry 2025 digelar pada 31 Oktober hingga 1 November 2025. Berbeda dari penyelenggaraan tahun lalu, format tahun ini dibuat lebih interaktif untuk mendorong keterlibatan peserta.

Panitia membatasi jumlah tiket hanya 300 lembar dan seluruhnya ludes terjual sekitar satu bulan sebelum acara. Kondisi itu menunjukkan tingginya antusiasme pelaku industri terhadap prospek bisnis laundry ke depan.

Menurut Apik, tingginya minat peserta menjadi sinyal bahwa sektor laundry semakin diperhatikan sebagai peluang usaha yang serius. Momentum tersebut, kata dia, perlu dimanfaatkan dengan inovasi yang relevan dan model bisnis yang berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!