Bisnis Laundry Indonesia Masuk Fase Pertumbuhan Strategis

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 02 Juni 2026 15:52 WIB 3
Bisnis Laundry Indonesia Masuk Fase Pertumbuhan Strategis

Sektor bisnis laundry atau penatu di Indonesia dinilai tengah berada pada momentum pertumbuhan yang strategis. Pandangan itu disampaikan CEO Apique Group, Apik Primadya, dalam ajang Laundry Innovation Day 2025 di tengah meningkatnya minat pelaku usaha terhadap model bisnis yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Apik menjelaskan, pasar penatu di Asia Tenggara tumbuh pesat dengan compound annual growth rate atau CAGR 9,1 persen pada periode 2025-2030. Indonesia pun disebut menjadi salah satu negara dengan adopsi laundromat tertinggi di kawasan, bersaing dengan Thailand dan Singapura.

Prospek Laundry Makin Menarik

Menurut Apik, industri laundry kini tidak lagi dipandang sebagai usaha tradisional semata. Perubahan pola konsumsi dan kebutuhan layanan cepat membuat sektor ini semakin relevan di pasar perkotaan.

Ia menilai, pertumbuhan kawasan Asia Tenggara membuka peluang besar bagi pelaku usaha lokal. Momentum ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan layanan praktis, terutama di wilayah dengan mobilitas tinggi.

Dalam paparannya, Apik menekankan bahwa pasar penatu memiliki ruang ekspansi yang masih luas. Kondisi tersebut membuat bisnis laundry layak dilihat sebagai sektor yang strategis untuk jangka panjang.

Laundromat Dorong Ekspansi Pasar

Apik menyebut model laundromat atau self-service telah mencapai 18.000 outlet di Asia Pasifik pada 2024. Angka itu naik 60 persen dalam empat tahun terakhir dan menjadi sinyal kuat pertumbuhan industri.

Di Indonesia, adopsi konsep tersebut dinilai sangat cepat dibanding banyak negara lain di kawasan. Tren ini juga didorong oleh perubahan gaya hidup masyarakat urban yang mengutamakan kecepatan dan efisiensi.

Ia menilai, pertumbuhan outlet laundromat memberi gambaran bahwa pasar masih terbuka lebar. Pelaku usaha yang mampu membaca kebutuhan konsumen berpeluang meraih pertumbuhan yang berkelanjutan.

Strategi Hijau Jadi Andalan

Dalam bisnis yang dijalankannya, Apik mengusung pendekatan green ocean strategy. Strategi ini merupakan perpaduan antara inovasi bisnis dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Ia menjelaskan, fokus utamanya terletak pada kolaborasi, digitalisasi, dan efisiensi energi. Tiga aspek itu dianggap penting untuk membangun usaha laundry yang kompetitif sekaligus berkelanjutan.

Menurutnya, industri laundry ke depan tidak cukup hanya mengandalkan harga dan kecepatan layanan. Aspek keberlanjutan akan menjadi pembeda penting dalam memenangkan persaingan pasar.

Expo Laundry Tampil Interaktif

Ajang Laundry Innovation Day with Expo Laundry 2025 digelar pada 31 Oktober hingga 1 November 2025. Tahun ini, penyelenggaraan dibuat lebih interaktif dibanding konsep pada tahun sebelumnya.

Format baru tersebut menarik minat peserta secara signifikan. Panitia bahkan hanya menyiapkan 300 tiket, dan seluruhnya habis terjual satu bulan sebelum acara berlangsung.

Antusiasme itu menunjukkan besarnya perhatian pelaku usaha terhadap perkembangan industri laundry. Di tengah kompetisi yang semakin ketat, forum seperti ini menjadi ruang penting untuk membaca arah pasar dan peluang baru.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!