Honesti Basyir Masuk Direksi Indosat, Fokus AI Menguat

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 02 Juni 2026 17:11 WIB 2
Honesti Basyir Masuk Direksi Indosat, Fokus AI Menguat

Indosat Ooredoo Hutchison resmi menunjuk Honesti Basyir sebagai anggota direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Rabu (6/5/2026). Langkah ini menandai pergeseran penting di tubuh perseroan, seiring dorongan besar untuk mempercepat transformasi berbasis kecerdasan artifisial atau AI.

Penunjukan tersebut terjadi ketika Indosat memasuki fase pertumbuhan baru sebagai perusahaan yang berambisi menjadi AI-native telco. Selain Honesti, RUPST juga menetapkan dua direksi baru dan satu komisaris baru, sekaligus menyetujui pemberhentian hormat sejumlah pejabat lama.

Transformasi AI Indosat

President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan bahwa perubahan susunan direksi sejalan dengan strategi besar perusahaan. Menurut dia, perusahaan ingin mempercepat eksekusi transformasi berbasis AI secara disiplin. Targetnya adalah mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham.

Indosat kini tidak lagi hanya menempatkan diri sebagai penyedia layanan konektivitas. Perseroan bergerak menuju model bisnis yang mengintegrasikan teknologi AI ke seluruh lini operasional. Pergeseran ini menjadi fondasi untuk memperkuat daya saing di tengah perubahan industri telekomunikasi.

Dalam konteks tersebut, kehadiran Honesti Basyir dinilai strategis karena membawa pengalaman panjang di sektor telekomunikasi dan berbagai bidang strategis. Rekam jejak tersebut diharapkan membantu perusahaan menjalankan agenda transformasi dengan lebih terukur. Indosat pun menempatkan kepemimpinan baru sebagai elemen penting dalam percepatan eksekusi.

Honesti dan jajaran baru

Honesti Basyir selama ini dikenal sebagai sosok yang dekat dengan ekosistem Telkom Indonesia. Pengangkatannya ke direksi Indosat menandai perpindahan figur senior yang memiliki pengalaman lebih dari dua dekade. Posisi ini diharapkan memperkuat arah kebijakan perusahaan dalam periode transformasi berikutnya.

Selain Honesti, RUPST juga mengangkat Reski Damayanti dan Apoorva Mehrotra sebagai direksi baru. Pada saat yang sama, Seppalga Ahmad ditunjuk sebagai komisaris perseroan. Perubahan ini menunjukkan penataan ulang kepemimpinan untuk mendukung sasaran jangka panjang perusahaan.

Pemegang saham juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar dari jabatan direktur dan Achmad Syah Reza dari jabatan komisaris. Keputusan tersebut menjadi bagian dari restrukturisasi internal yang dilakukan melalui mekanisme tata kelola perusahaan. Dengan susunan baru, Indosat menyiapkan langkah operasional yang lebih fokus dan terarah.

Strategi AI-native telco

Indosat tengah mempercepat ambisi menjadi perusahaan berbasis AI secara menyeluruh. Konsep AI-native telco diarahkan agar teknologi kecerdasan buatan terintegrasi sejak level operasional hingga pengembangan layanan. Strategi ini juga mendorong perubahan identitas bisnis dari telco konvensional menjadi AI TechCo.

Peralihan tersebut dipandang penting di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Dengan mengadopsi AI, Indosat berupaya meningkatkan efisiensi, memperkuat pengalaman pelanggan, dan membuka peluang inovasi baru. Pendekatan ini sekaligus menjadi pijakan untuk pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

Transformasi AI juga menuntut penyesuaian pada cara perusahaan bekerja. Karena itu, eksekusi strategi menjadi fokus utama yang terus ditekankan manajemen. Indosat ingin memastikan bahwa teknologi yang dihadirkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar memberi dampak bisnis.

Kolaborasi NVIDIA dan Sahabat-AI

Dalam mendukung agenda tersebut, Indosat menjalin kemitraan strategis dengan NVIDIA pada ajang NVIDIA GTC 2026. Kolaborasi itu melahirkan inisiatif Sahabat-AI sebagai platform untuk memperluas akses kecerdasan buatan di Indonesia. Sasaran pengembangannya mencakup individu, developer, hingga pelaku usaha.

Inisiatif ini dinilai penting karena membuka ruang pemanfaatan AI yang lebih inklusif. Melalui platform tersebut, teknologi tidak hanya dinikmati perusahaan besar, tetapi juga dapat menjangkau pengguna yang lebih luas. Hal ini sejalan dengan visi Indosat untuk menjadi penggerak ekosistem digital nasional.

Ke depan, kolaborasi dengan mitra global seperti NVIDIA diperkirakan mempercepat proses adopsi AI di internal perusahaan maupun di pasar. Indosat juga berupaya menjadikan inovasi sebagai pendorong utama pertumbuhan bisnis. Dengan kombinasi kepemimpinan baru dan strategi teknologi, perseroan memasuki babak baru dalam industri telekomunikasi Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!