Bhavitha Mandava Viral di Met Gala dengan Gaya Chanel

Lifestyle Anindya Kirana Putri 26 Mei 2026 04:29 WIB 3
Bhavitha Mandava Viral di Met Gala dengan Gaya Chanel

Met Gala kerap menjadi panggung bagi para selebriti untuk tampil semewah mungkin, namun kali ini sorotan justru jatuh pada gaya yang tampak santai. Bhavitha Mandava, model asal India, viral setelah hadir dengan busana yang sekilas terlihat seperti jeans dan zip-up kasual, padahal seluruh setelan tersebut merupakan rancangan Chanel.

Penampilan itu menarik perhatian karena berbeda dari tamu lain yang mengenakan busana ekstravagan dan penuh detail dramatis. Di tengah pesta mode paling bergengsi itu, Bhavitha berhasil mencuri sorotan lewat pendekatan yang sederhana, tetapi menyimpan konsep desain yang sangat rumit.

Gaya Chanel Bhavitha Mandava

Busana Bhavitha Mandava tampak seperti padanan atasan rajut dan celana denim, namun kesan itu hanyalah ilusi visual. Setelan tersebut berasal dari Chanel dan dibuat dengan teknik yang meniru tampilan pakaian harian secara sangat halus.

Material yang digunakan bukan denim biasa, melainkan sutra ultra halus yang dirancang untuk menghasilkan efek serupa. Teknik ini memperlihatkan kemampuan rumah mode Prancis itu dalam mengolah kemewahan tanpa harus tampil mencolok.

Efek visual tersebut dikenal sebagai trompe l'oeil, sebuah pendekatan yang memang kerap dipakai Chanel dalam koleksi terbarunya. Gaya ini membuat pakaian terlihat sederhana dari jauh, tetapi rumit saat diamati lebih dekat.

Menurut Whowhatwear, konsep serupa juga muncul dalam koleksi haute couture musim semi dan musim panas Chanel. Bhavitha sebelumnya pernah membawakan tampilan tersebut, sehingga kehadirannya di Met Gala terasa selaras dengan arah kreatif jenama itu.

Kontras Dengan Para Tamu

Di antara para tamu yang tampil penuh dekorasi, Bhavitha justru memilih pendekatan yang lebih tenang. Kontras itu terlihat jelas dalam sejumlah swafoto yang ia unggah di Instagram bersama deretan selebriti dunia.

Dalam foto bersama anggota BLACKPINK hingga Margot Robbie, penampilannya tampak jauh lebih santai dibandingkan busana lain di acara tersebut. Namun justru perbedaan itu yang membuat kehadirannya semakin mudah dikenali publik.

Met Gala memang identik dengan busana yang berani dan sering kali teatrikal, tetapi pilihan Bhavitha menunjukkan bahwa kesan mewah tidak selalu harus ramai. Ia membuktikan bahwa desain yang cerdas bisa lebih kuat daripada hiasan yang berlebihan.

Gaya seperti ini juga memperlihatkan bagaimana mode dapat bekerja lewat permainan persepsi. Dari kejauhan terlihat kasual, tetapi dari dekat, setiap detailnya memperlihatkan kualitas haute couture.

Jejak Pendidikan Bhavitha

Bhavitha Mandava bukan hanya model, tetapi juga lulusan dengan latar akademik yang kuat. Ia meraih gelar Sarjana Arsitektur dari Jawaharlal Nehru Technological University sebelum melanjutkan studi ke New York.

Di Amerika Serikat, ia menempuh pendidikan magister di bidang teknologi bantuan dan interaksi manusia-komputer. Pilihan studi itu menunjukkan bahwa kariernya dibangun di atas kombinasi antara kreativitas, teknologi, dan disiplin akademik.

Selama menimba ilmu di New York, Bhavitha ditemukan oleh seorang agen model. Dari situlah jalannya menuju industri fashion mulai terbuka lebih lebar.

Ia kemudian menjalani debut di Bottega Veneta Spring/Summer 2025, yang menjadi salah satu titik awal perjalanannya di panggung mode internasional. Kehadirannya di Met Gala semakin menegaskan posisinya sebagai wajah baru yang patut diperhitungkan.

Viral Dari Subway Ke Panggung

Nama Bhavitha sebelumnya juga sempat viral karena cara uniknya berjalan di runway. Ia tampil di subway sebelum akhirnya masuk ke panggung peragaan dengan tema stasiun kereta bawah tanah.

Konsep itu terasa istimewa karena Bhavitha memang direkrut di stasiun kereta bawah tanah. Momen tersebut membuat kisah kariernya memiliki nilai naratif yang kuat dan mudah diingat publik.

Kehadirannya di Met Gala kini menambah babak baru dalam perjalanan itu. Dari subway, panggung peragaan, hingga karpet merah, Bhavitha terus menunjukkan bahwa perjalanan model bisa dibangun dari momen yang tidak biasa.

Daya tariknya bukan hanya pada penampilan, tetapi juga pada cerita yang menyertainya. Dalam industri mode, kombinasi antara konsep, kepribadian, dan latar belakang sering kali menjadi modal penting untuk bertahan lebih lama.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!