Bhavitha Mandava Viral di Met Gala dengan Gaya Chanel

Lifestyle Anindya Kirana Putri 23 Mei 2026 14:23 WIB 5
Bhavitha Mandava Viral di Met Gala dengan Gaya Chanel

Met Gala kembali menghadirkan parade busana paling mencolok dari para selebriti dunia, namun perhatian publik justru tertuju pada sosok yang tampil paling santai. Model asal India, Bhavitha Mandava, viral karena penampilannya yang sekilas tampak seperti memakai jeans dan atasan sederhana di karpet merah tersebut.

Di tengah dominasi gaun ekstrem dan aksesori dramatis, gaya Bhavitha memunculkan kejutan tersendiri karena terlihat jauh lebih kasual dibanding para tamu lain. Padahal, busana yang ia kenakan ternyata berasal dari Chanel, dengan detail yang dirancang untuk menipu mata lewat teknik visual khas rumah mode Prancis itu.

Gaya Met Gala Bhavitha

Bhavitha Mandava hadir dengan setelan yang tampak seperti zip-up dan celana denim, sehingga banyak orang mengira ia memilih gaya minimalis biasa. Namun, kesan santai itu justru menjadi bagian dari konsep busana yang membuatnya berbeda di tengah keramaian Met Gala.

Tampilan tersebut langsung mencuri perhatian di media sosial karena dinilai tidak sejalan dengan ekspektasi publik terhadap busana karpet merah. Banyak warganet yang awalnya mengira ia benar-benar mengenakan pakaian sehari-hari, sebelum mengetahui label di balik tampilannya.

Kontras itu semakin kuat ketika Bhavitha berpose bersama sejumlah selebriti besar, termasuk anggota BLACKPINK dan Margot Robbie. Dalam momen tersebut, sosoknya tampak mencolok bukan karena kemewahan berlebihan, melainkan karena pendekatan gaya yang jauh lebih subtil.

Keputusan tampil sederhana di ajang sebesar Met Gala menunjukkan bahwa daya tarik mode tidak selalu bergantung pada siluet yang heboh. Dalam kasus Bhavitha, justru ketenangan visual itulah yang membuat penampilannya mudah diingat.

Detail Chanel yang Menipu Mata

Meski tampak seperti busana kasual, setelan Bhavitha sebenarnya dibuat dari sutra ultra halus. Material tersebut dirancang khusus untuk meniru tekstur kain sehari-hari, sehingga menghasilkan ilusi yang nyaris sempurna.

Teknik ini dikenal sebagai trompe l’oeil, yaitu efek visual yang memberi kesan objek terlihat nyata padahal tidak demikian. Chanel disebut semakin sering menggunakan pendekatan ini dalam sejumlah koleksi terbarunya.

Menurut laporan Whowhatwear, gaya tersebut juga selaras dengan ciri khas Chanel dalam beberapa musim terakhir. Rumah mode asal Prancis itu memang dikenal kerap menghadirkan permainan persepsi, tanpa kehilangan nuansa elegan yang menjadi identitasnya.

Pada koleksi haute couture musim semi dan musim panas sebelumnya, efek serupa juga sempat dibawakan Bhavitha. Hal itu memperkuat posisinya sebagai model yang dipercaya tampil dalam konsep busana yang tidak biasa, namun tetap berkelas.

Respon Publik di Media Sosial

Setelah foto-fotonya beredar, banyak pengguna media sosial menilai Bhavitha sebagai salah satu penampilan paling unik di Met Gala tahun ini. Sebagian memuji keberaniannya, sementara yang lain terkejut karena busana yang terlihat sangat sederhana ternyata berasal dari Chanel.

Perbandingan dengan tamu lain membuat penampilannya makin menonjol karena ia terlihat berbeda secara visual. Justru dari situlah daya tariknya muncul, yakni kemampuan untuk menarik perhatian tanpa harus tampil dengan ornamen yang berlebihan.

Bhavitha juga membagikan selfie di Instagram bersama para selebriti terkenal, dan unggahan itu memperkuat kesan bahwa ia benar-benar menjadi bagian dari malam besar tersebut. Foto-foto itu membantu publik melihat bahwa kehadirannya bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari momen mode yang diperhitungkan.

Viralnya penampilan Bhavitha menunjukkan bahwa publik masih sangat responsif terhadap konsep fashion yang tidak lazim. Dalam industri mode, kejutan visual seperti ini sering kali lebih mudah membangun percakapan dibanding busana yang sudah dapat ditebak.

Jejak Karier Bhavitha

Di balik sorotan Met Gala, Bhavitha Mandava memiliki perjalanan pendidikan dan karier yang menarik. Ia merupakan lulusan sarjana arsitektur dari Jawaharlal Nehru Technological University, lalu melanjutkan studi ke New York untuk meraih gelar magister.

Bidang yang ia ambil di Amerika cukup unik, yakni teknologi bantuan dan interaksi manusia-komputer. Selama menempuh pendidikan, ia ditemukan oleh seorang agen dan kemudian memulai debut modelnya di Bottega Veneta Spring/Summer 2025.

Sebelum dikenal luas di panggung mode internasional, Bhavitha sempat viral karena berjalan di subway sebelum masuk ke runway bertema stasiun kereta bawah tanah. Konsep itu terasa relevan karena dirinya memang pertama kali direkrut di lokasi yang sama.

Perjalanan tersebut membuat namanya semakin kuat di industri fashion karena ia membawa cerita personal yang mudah diingat. Dari latar belakang akademik hingga panggung Met Gala, Bhavitha membuktikan bahwa identitas model modern tidak hanya ditentukan oleh penampilan, tetapi juga oleh narasi yang menyertainya.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!