Betrand Peto, penyanyi yang akrab disapa Onyo, memantapkan rutinitas ibadah menjelang Hari Raya Kenaikan Isa Almasih. Ia tetap rutin menghadiri ibadah di gereja meski berada dalam keluarga dengan latar belakang keyakinan berbeda. Ia menegaskan menjalankan keyakinannya dengan sepenuh hati sambil menjaga sikap toleran terhadap ayahnya maupun anggota keluarga lainnya.
Ia tidak melewatkan momen ibadah penting, mulai dari Rabu Abu hingga Minggu Palma. Ia juga mengaku sudah antre untuk mendapatkan daun palma pada perayaan tersebut. Keluarga Betrand menonjolkan toleransi dan saling menghormati meski memiliki keyakinan yang berbeda.
Toleransi Keluarga Betrand
Betrand Peto menegaskan dirinya menjalankan keyakinannya dengan sepenuh hati. Ia rutin beribadah di Gereja Katedral Jakarta dan tidak melewatkan rangkaian ibadah pada peringatan penting agama. Rabu Abu hingga Minggu Palma menjadi momen tak lepas baginya.
Ia menekankan toleransi dalam keluarga karena ayahnya Ruben Onsu memiliki keyakinan berbeda. Keluarga tetap saling menghormati meski beragam keyakinan. Ia menegaskan agamanya adalah urusan pribadi yang dijalani masing-masing dalam keluarga.
Betrand menambahkan bahwa jika ada kesempatan beribadah bersama adik-adiknya, mereka pasti bertemu. Namun karena gerejanya berbeda, ia tetap berada di Gereja Katedral Jakarta. Ia berharap bisa bertemu adik-adiknya saat ada kesempatan beribadah bersama di lain waktu.
Ia menjelaskan komunikasi di antara mereka tetap berjalan meski pertemuan fisik kerap terhalang jadwal. Adik-adiknya juga sibuk dengan aktivitas masing-masing sehingga kesempatan bertemu tidak selalu ada. Keduanya tetap menjaga hubungan baik melalui saling menyapa meski jarang bertemu.
Betrand menekankan pentingnya toleransi karena agama adalah hal yang sangat penting bagi masing-masing. Ia menyatakan bahwa ayahnya memiliki keyakinan berbeda dengan agamanya, namun hal itu tidak mengurangi rasa saling menghormati. Keluarga berkomitmen menjaga keharmonisan meski memiliki latar keyakinan beragam.
Betrand menegaskan bahwa keharmonisan keluarga menjadi prioritas utama meski ada perbedaan keyakinan. Ia menyatakan bahwa setiap anggota keluarga beribadah sesuai keyakinannya masing-masing. Hal itu membuat suasana rumah tetap hangat dan saling mendukung.
