Keberangkatan Anang Hermansyah dan Ashanty ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji diwarnai suasana haru di Bandara Soekarno-Hatta, Senin malam, 18 Mei 2026. Putri mereka, Arsy Hermansyah, tak kuasa menahan tangis saat harus berpisah dengan kedua orang tua untuk waktu yang cukup lama.
Arsy bahkan disebut sudah menangis sejak dua hari sebelum keberangkatan karena merasa berat hati ditinggal selama sekitar dua minggu. Meski sedih, keluarga ini tetap menegaskan bahwa perjalanan tersebut merupakan bagian dari ibadah yang telah dipersiapkan dengan matang.
Arsy Hermansyah Menangis
Ashanty mengungkapkan bahwa putrinya menangis hampir setiap hari menjelang keberangkatan. Kondisi itu terjadi karena Arsy belum pernah ditinggal orang tuanya selama dua minggu penuh.
“Arsy sudah benar-benar menangis terus tiap hari,” ujar Ashanty. Ia menambahkan bahwa kesedihan anaknya muncul karena rasa berat hati, meski memahami tujuan perjalanan mereka.
Menurut Ashanty, momen perpisahan ini menjadi yang paling sulit bagi Arsy. Namun, ia menilai sang anak tetap mencoba menerima keadaan dengan lapang dada.
Persiapan Keluarga Hermansyah
Anang dan Ashanty telah menyiapkan pengasuhan anak-anak selama mereka berada di Tanah Suci. Arsy dan adiknya, Arsya, akan berada di bawah pengawasan Aurel Hermansyah dan Azriel Hermansyah.
Langkah itu diambil agar anak-anak tetap merasa aman dan mendapat perhatian selama orang tua mereka pergi. Keluarga berharap seluruh urusan di rumah tetap berjalan lancar selama ibadah haji berlangsung.
Ashanty menyebut anak-anak sudah cukup memahami alasan kepergian mereka. Ia menegaskan bahwa perjalanan ini dilakukan untuk ibadah, sehingga keluarga harus saling mendukung.
Doa Arsy Untuk Orang Tua
Di tengah tangisnya, Arsy tetap berusaha menunjukkan sikap dewasa di hadapan awak media. Ia menahan isak agar tidak membuat ibunya semakin berat hati sebelum berangkat.
Arsy berharap semuanya berjalan lancar selama Anang dan Ashanty menjalankan ibadah haji. Ia juga meminta agar kedua orang tuanya diberi ketenangan selama berada di Tanah Suci.
“Aku mau sedih, tapi nanti takut Bundanya di sana tidak tenang, jadi aku berdoa saja,” ucap Arsy. Ucapan itu memperlihatkan kedekatan emosional yang kuat antara Arsy dan kedua orang tuanya.
Harapan Saat Di Tanah Suci
Anang dan Ashanty menyampaikan harapan agar anak-anak tetap baik selama mereka menunaikan ibadah. Keduanya ingin perjalanan haji ini membawa ketenangan bagi keluarga di rumah maupun di Tanah Suci.
Ashanty menilai anak-anak sudah mengerti bahwa kepergian mereka bersifat sementara. Karena itu, ia yakin dukungan dari Aurel dan Azriel akan membantu menjaga suasana rumah tetap nyaman.
“Anak-anak dititip ke Kak Aurel dan Kak Ziel juga, jadi aman,” kata Ashanty. Ia pun berharap seluruh proses ibadah berjalan lancar dan keluarga diberi kemudahan sampai kembali ke Jakarta.
