Anting Hidung Tertelan, Wanita Spanyol Jalani Operasi Darurat

Lifestyle Clara Monica 24 Mei 2026 20:32 WIB 14
Anting Hidung Tertelan, Wanita Spanyol Jalani Operasi Darurat

Seorang wanita asal Spanyol, Monica Deyanira Cabrera Barajas, menjalani pemeriksaan medis setelah mengalami batuk terus-menerus selama sekitar sebulan. Hasil rontgen justru mengungkap benda asing berupa anting hidung atau septum piercing di dalam tubuhnya.

Kondisi itu mengejutkan pihak medis karena posisi anting berada sangat dekat dengan aorta, pembuluh darah utama tubuh. Temuan tersebut membuat Deyanira harus menjalani operasi darurat untuk mencegah komplikasi yang bisa mengancam nyawa.

Batuk Berkepanjangan Jadi Tanda

Batuk yang tidak kunjung sembuh sering dianggap sebagai gangguan ringan. Namun, pada beberapa kasus, keluhan ini dapat menjadi tanda adanya masalah serius di saluran napas.

Dalam kasus Deyanira, batuk berlangsung selama sekitar satu bulan sebelum ia memutuskan ke dokter. Pemeriksaan lanjutan diperlukan karena keluhan tersebut tak kunjung membaik.

Langkah medis itu menjadi titik awal ditemukannya benda asing di dalam tubuhnya. Temuan tersebut menunjukkan bahwa gejala yang tampak sederhana tetap perlu ditangani secara serius.

Dokter kemudian melakukan pemeriksaan pencitraan untuk memastikan sumber keluhan. Hasilnya membuat tim medis harus bergerak cepat karena ada risiko tinggi pada organ vital.

Temuan Rontgen yang Mengejutkan

Hasil rontgen memperlihatkan adanya septum piercing di dalam tubuh Deyanira. Temuan ini membuat dirinya dan tim dokter sama-sama terkejut.

Deyanira mengaku tidak sadar bahwa anting hidung miliknya hilang. Ia menduga bagian kecil dari perhiasan itu terlepas saat ia tidur telentang.

Ia kemudian memperkirakan benda tersebut masuk ke tenggorokan dan terhirup hingga ke paru-paru. Dugaan itu sejalan dengan temuan medis yang menunjukkan posisi benda asing berada di area berbahaya.

Kasus ini menjadi contoh bahwa benda kecil sekalipun dapat memicu masalah besar. Dalam situasi tertentu, gejala yang muncul baru terasa setelah komplikasi mulai berkembang.

Risiko Dekat Aorta

Dokter menyebut posisi piercing itu sangat dekat dengan aorta, yaitu pembuluh darah utama tubuh. Jaraknya dilaporkan hanya sekitar 0,5 milimeter.

Kedekatan itu membuat situasi menjadi sangat berisiko. Jika benda asing bergerak atau melukai jaringan di sekitarnya, komplikasi serius bisa terjadi dengan cepat.

Risiko yang mengintai antara lain perdarahan hebat dan kerusakan organ. Dalam kondisi tertentu, benda asing di paru-paru juga dapat memicu paru-paru kolaps.

Karena alasan itu, tindakan medis tidak dapat ditunda. Tim dokter memutuskan bahwa pengeluaran benda asing harus dilakukan sesegera mungkin.

Operasi Darurat Berhasil

Deyanira kemudian menjalani operasi darurat untuk mengeluarkan benda asing tersebut. Pada awalnya, prosedur diperkirakan berlangsung singkat.

Namun, operasi pertama tidak berjalan sesuai rencana. Piercing sudah menempel pada jaringan tubuh sehingga tindakan lanjutan diperlukan.

Operasi kedua akhirnya dilakukan dengan prosedur yang lebih kompleks. Upaya itu berhasil mengangkat piercing dari dalam tubuhnya tanpa komplikasi berarti.

Dokter menilai Deyanira sangat beruntung bisa selamat. Ia pun mengaku trauma dan kapok menggunakan piercing setelah pengalaman yang hampir merenggut nyawanya.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!