Zuckerberg dan Priscilla Chan Debut di Met Gala 2026

Lifestyle Clara Monica 26 Mei 2026 13:27 WIB 3
Zuckerberg dan Priscilla Chan Debut di Met Gala 2026

Mark Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan, untuk pertama kalinya tampil di Met Gala 2026 yang digelar di New York City, Amerika Serikat, pada Senin malam, 4 Mei 2026. Kehadiran pasangan ini menjadi sorotan karena mereka memilih tampil elegan, namun tetap datang tanpa menunjukkan diri bersama di karpet merah. Acara tersebut berlangsung di Metropolitan Museum of Art, di tengah suasana yang sempat diwarnai aksi protes di sekitar lokasi. Met Gala tahun ini juga menarik perhatian karena mengusung tema Costume Art, yang menyoroti hubungan busana dan tubuh sebagai ekspresi artistik.

Zuckerberg tampil dengan setelan tuxedo hitam klasik yang terlihat rapi dan modern. Ia melengkapinya dengan bow tie, yang memperkuat kesan formal pada penampilannya. Sementara itu, Chan mengenakan gaun merah lengan panjang dengan kerah tinggi yang tampak megah. Aksen ruffle dan drapery dari pinggang ke bawah membuat busana tersebut terlihat dramatis sekaligus anggun.

Gaya Met Gala Zuckerberg

Penampilan Zuckerberg di Met Gala kali ini menunjukkan pilihan busana yang sederhana namun tetap terukur. Setelan tuxedo hitam klasik yang dikenakannya memberi kesan formal tanpa berlebihan. Bow tie di bagian leher menambah sentuhan tradisional pada keseluruhan tampilan. Gaya tersebut selaras dengan karakter acara yang menempatkan mode sebagai bagian dari ekspresi budaya.

Di tengah dominasi busana mewah para tamu undangan, pilihan Zuckerberg justru tampak menonjol karena kesederhanaannya. Ia tetap menjaga citra elegan dengan potongan jas yang sleek dan presisi. Tidak ada aksesori mencolok yang mengalihkan perhatian dari siluet pakaian utama. Keputusan itu membuat penampilannya terlihat konsisten dengan gaya minimalis yang kerap ia tunjukkan di berbagai kesempatan.

Kehadiran pendiri Meta ini sekaligus menegaskan bahwa Met Gala bukan hanya ajang pamer busana, tetapi juga ruang representasi personal. Dalam konteks tema Costume Art, busana yang dipilih Zuckerberg dapat dibaca sebagai bentuk interpretasi yang tenang. Ia tidak berusaha tampil ekstrem, tetapi memilih kesan bersih dan klasik. Pendekatan itu membuat penampilannya mudah dikenali di antara tamu lain yang tampil lebih eksperimental.

Pesona Busana Priscilla Chan

Priscilla Chan tampil mencuri perhatian lewat gaun merah yang kuat secara visual. Busana berlengan panjang dengan kerah tinggi itu memberi kesan elegan dan berwibawa. Detail ruffle dan drapery dari bagian pinggang hingga bawah menambah volume pada siluet gaun. Kombinasi tersebut menciptakan tampilan yang mewah tanpa kehilangan kesan anggun.

Warna merah yang dipilih Chan memberi efek kontras yang tegas di antara nuansa busana malam. Pilihan itu juga memperkuat aura glamor yang melekat pada penampilannya di Met Gala. Ia tampil dengan riasan minimalis sehingga fokus tetap berada pada gaun yang dikenakan. Sentuhan lipstik merah terang menjadi aksen yang menyatukan keseluruhan tampilan.

Busana Chan memperlihatkan perpaduan antara kemewahan dan kontrol estetika yang seimbang. Tidak ada elemen berlebih yang membuat tampilannya terasa berat, meski gaunnya memiliki detail yang kompleks. Kesederhanaan pada makeup memberi ruang bagi desain busana untuk tampil dominan. Hasilnya, penampilannya menjadi salah satu yang mudah diingat dalam malam pembukaan Met Gala 2026.

Met Gala dan Tema Costum

Met Gala 2026 mengusung tema Costume Art, yang mengeksplorasi hubungan antara busana dan tubuh sebagai bentuk seni. Tema ini mendorong para tamu untuk menafsirkan mode secara lebih konseptual. Setiap pilihan busana kemudian dibaca bukan hanya sebagai pakaian, tetapi juga sebagai pernyataan artistik. Karena itu, penampilan para undangan sering menjadi bahan pembahasan luas di industri fashion.

Ajang ini kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu peristiwa mode paling berpengaruh di dunia. Selain undangan dari kalangan selebritas, Met Gala juga dihadiri tokoh bisnis dan filantropi. Kehadiran mereka membuat acara ini memiliki daya tarik lintas sektor. Di saat yang sama, tema yang diangkat memperluas ruang interpretasi bagi para desainer dan tamu.

Dalam beberapa tahun terakhir, Met Gala dikenal sebagai panggung yang menggabungkan glamour, seni, dan pernyataan sosial. Tidak heran jika setiap detail penampilan tamu selalu menjadi perhatian publik. Kehadiran Zuckerberg dan Chan menambah warna baru karena pasangan ini dikenal lebih jarang tampil di acara mode besar. Momen debut mereka menjadi salah satu sorotan yang memperkaya narasi Met Gala tahun ini.

Protes dan Sorotan Acara

Kehadiran Zuckerberg dan Chan tidak berlangsung di tengah situasi yang sepenuhnya tenang. Pasangan tersebut memilih masuk diam-diam ke venue setelah sebelumnya terjadi aksi protes di area sekitar acara. Aksi itu menargetkan Jeff Bezos, yang juga terkait dengan gelaran Met Gala tahun ini. Kondisi tersebut membuat perhatian pengamanan dan arus tamu menjadi lebih ketat dari biasanya.

Di sisi lain, kehadiran Jeff Bezos dan istrinya, Lauren Sánchez, turut menambah sorotan pada acara. Keduanya didapuk sebagai sponsor utama sekaligus honorary co-chairs untuk Met Gala tahun ini. Posisi itu menempatkan mereka di pusat perhatian publik dan media. Nama besar mereka juga memperlihatkan betapa kuatnya hubungan antara industri mode dan dunia bisnis.

Met Gala tetap menjadi ajang yang menggabungkan eksklusivitas, penggalangan dana, dan strategi citra. Harga tiket individu yang mencapai sekitar USD 100.000 atau setara Rp 1,6 miliar menunjukkan besarnya skala acara ini. Sementara itu, satu meja dibanderol sekitar USD 350.000 atau sekitar Rp 5,6 miliar. Meta, perusahaan milik Zuckerberg, disebut termasuk salah satu pihak yang membeli meja tahun ini bersama OpenAI dan Snapchat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!