XLSmart Percepat Integrasi Jaringan Pascamerger

Teknologi BRH 29 Mei 2026 20:41 WIB 7
XLSmart Percepat Integrasi Jaringan Pascamerger

XLSmart mempercepat integrasi jaringan pascamerger antara XL Axiata dan Smartfren, dengan capaian sekitar 70 persen site jaringan telah terhubung hingga akhir 2025. Manajemen menyampaikan progres itu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025 di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. Perusahaan menilai langkah ini menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan.

Presiden Direktur dan CEO XLSmart, Rajeev Sethi, mengatakan integrasi jaringan menjadi prioritas utama setelah merger. Menurut dia, dukungan pemegang saham melalui RUPST memberi dorongan bagi perusahaan untuk memperkuat kualitas jaringan dan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan. Selain itu, percepatan integrasi disebut berjalan lebih cepat dari ekspektasi awal.

Integrasi jaringan XLSmart

XLSmart menyebut integrasi jaringan berjalan lebih cepat dari proyeksi yang semula disusun perusahaan. Hingga akhir 2025, sekitar 70 persen site jaringan telah berhasil digabungkan ke dalam sistem operasional baru. Pencapaian ini menjadi indikator bahwa proses pascamerger berlangsung efektif.

Manajemen menilai integrasi yang lebih cepat akan memperkuat efisiensi operasional. Selain itu, optimalisasi jaringan diharapkan membantu perusahaan menjaga stabilitas layanan di berbagai wilayah. Dalam jangka menengah, langkah ini juga diproyeksikan mendukung peningkatan kualitas layanan digital pelanggan.

Rajeev Sethi menegaskan bahwa integrasi jaringan bukan hanya soal penyatuan infrastruktur. Proses tersebut juga menjadi dasar untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Dengan jaringan yang lebih terintegrasi, perusahaan menargetkan layanan yang lebih andal dan responsif.

Perusahaan juga melihat integrasi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Sinergi antar aset dan sistem operasional diharapkan dapat menekan biaya sekaligus meningkatkan produktivitas. Dengan demikian, merger tidak hanya berdampak pada skala usaha, tetapi juga pada daya saing bisnis.

Ekspansi layanan 5G

Selain integrasi jaringan, XLSmart juga mempercepat perluasan layanan 5G di sejumlah kota di Indonesia. Saat ini, jaringan generasi kelima itu telah tersedia di 43 kota. Perusahaan menargetkan cakupan tersebut meningkat menjadi 88 kota hingga akhir tahun.

Ekspansi 5G dipandang penting untuk mendukung kebutuhan pelanggan terhadap akses data yang semakin besar. Ketersediaan jaringan yang lebih cepat dan stabil dinilai akan memperkuat pengalaman pengguna. Hal ini juga sejalan dengan upaya perusahaan memperluas layanan digital di pasar nasional.

Manajemen menekankan bahwa pengembangan 5G berjalan beriringan dengan integrasi pascamerger. Strategi tersebut diharapkan menciptakan jaringan yang lebih efisien sekaligus lebih luas jangkauannya. Dengan begitu, perusahaan dapat menjawab kebutuhan konektivitas di kota-kota utama maupun wilayah berkembang.

Perluasan jaringan juga menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan bisnis perusahaan. Di tengah persaingan industri telekomunikasi yang ketat, kualitas jaringan kerap menjadi faktor penentu loyalitas pelanggan. Karena itu, investasi pada infrastruktur dinilai tetap menjadi agenda utama XLSmart.

Kinerja keuangan XLSmart

Transformasi pascamerger turut tercermin pada kinerja keuangan XLSmart sepanjang 2025. Perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp42,49 triliun, atau tumbuh 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan bahwa proses konsolidasi mulai memberi dampak positif bagi bisnis.

Dari sisi profitabilitas, EBITDA yang dinormalisasi mencapai Rp20,14 triliun. Angka tersebut naik 13 persen secara tahunan dan mencerminkan penguatan efisiensi operasional. Manajemen menilai pertumbuhan ini tidak lepas dari sinergi yang mulai terealisasi setelah merger.

Laba bersih yang dinormalisasi juga mengalami lonjakan signifikan. XLSmart membukukan laba bersih sebesar Rp3 triliun, atau naik 63 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan ini memperlihatkan bahwa perusahaan mampu menjaga pertumbuhan sekaligus memperbaiki kualitas pendapatan.

Sinergi yang dicatat perusahaan mencapai USD 252 juta sepanjang kuartal II hingga kuartal IV 2025. Nilai tersebut menggambarkan manfaat nyata dari integrasi aset, jaringan, dan operasional. Bagi manajemen, sinergi ini menjadi modal penting untuk menjaga kinerja ke depan.

Prospek bisnis pascamerger

XLSmart kini melayani lebih dari 69 juta pelanggan di Indonesia. Skala pelanggan yang besar memberi peluang pertumbuhan yang semakin luas bagi perusahaan. Namun, persaingan yang ketat menuntut perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

Integrasi jaringan dan ekspansi 5G menjadi dua pilar utama dalam strategi pascamerger perusahaan. Keduanya diarahkan untuk memperkuat pengalaman pelanggan sekaligus mengefisienkan struktur bisnis. Dengan pendekatan tersebut, XLSmart berharap bisa mempertahankan momentum pertumbuhan.

Manajemen menilai merger XL Axiata dan Smartfren membuka ruang untuk memperkuat posisi di industri telekomunikasi nasional. Penyatuan sumber daya diyakini mampu menghasilkan layanan yang lebih kompetitif. Di sisi lain, pelanggan diharapkan memperoleh manfaat dari jaringan yang lebih luas dan berkualitas.

Ke depan, keberhasilan integrasi akan menjadi penentu utama keberlanjutan kinerja perusahaan. Jika target 88 kota 5G tercapai dan sinergi operasional terus meningkat, prospek bisnis XLSmart dinilai semakin solid. Perusahaan pun berada pada jalur yang tepat untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!