BRI Gandeng Syailendra Perluas Investasi Syariah

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 02 Juni 2026 20:46 WIB 2
BRI Gandeng Syailendra Perluas Investasi Syariah

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjalin kerja sama strategis dengan Syailendra Capital untuk memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah. Kolaborasi ini diumumkan melalui penandatanganan kerja sama dalam acara Mutual Fund Distribution Signing Ceremony di Kantor Pusat BRI, Jakarta, belum lama ini.

Melalui kemitraan tersebut, nasabah kini dapat mengakses produk reksa dana Syailendra Capital lewat aplikasi BRImo maupun kantor cabang BRI di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya BRI memperkuat layanan investasi dan ekosistem wealth management yang lebih terintegrasi bagi nasabah ritel.

Investasi syariah di BRI

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat layanan investasi. Menurut dia, BRI ingin menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang.

Aris menegaskan sinergi dengan Syailendra Capital dirancang untuk memudahkan akses masyarakat terhadap produk investasi yang terpercaya. Kehadiran produk berbasis syariah juga dinilai sejalan dengan minat masyarakat yang terus meningkat.

Dengan jaringan distribusi yang luas, BRI menargetkan layanan investasi syariah dapat menjangkau lebih banyak nasabah di daerah. Pendekatan ini diharapkan membuat investasi yang sebelumnya terasa kompleks menjadi lebih praktis dan mudah dijangkau.

Produk unggulan syariah

Dalam kerja sama ini, masyarakat dapat mengakses dua produk unggulan Syailendra Capital, yakni Syailendra Sharia Money Market Fund dan Syailendra Sharia Fixed Income Fund. Keduanya ditawarkan sebagai pilihan investasi yang tetap mengacu pada prinsip syariah.

Syailendra Sharia Money Market Fund merupakan reksa dana pasar uang syariah dengan instrumen pasar uang syariah dan obligasi syariah. Produk ini memiliki tenor di bawah satu tahun sehingga cocok untuk kebutuhan penempatan dana jangka pendek.

Sementara itu, Syailendra Sharia Fixed Income Fund berfokus pada instrumen obligasi syariah, terutama sukuk korporasi berperingkat layak investasi. Produk ini dipasarkan untuk investor yang mencari pertumbuhan investasi dengan karakter risiko yang lebih terukur.

Fitur dan potensi imbal hasil

Menurut keterangan perusahaan, Syailendra Sharia Money Market Fund memiliki karakteristik risiko relatif rendah dan likuiditas tinggi. Produk ini ditujukan bagi investor pemula maupun nasabah yang membutuhkan instrumen penempatan dana sementara.

Per 30 April 2026, produk tersebut mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 4,99 persen. Nilai investasi awalnya juga tergolong rendah, yakni mulai dari Rp50 ribu.

Adapun Syailendra Sharia Fixed Income Fund dikelola secara aktif dan selektif dengan minimum rating A pada sukuk korporasi. Hingga 30 April 2026, produk ini mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 7,58 persen dengan minimum investasi mulai dari Rp10 ribu.

Target perluasan nasabah

BRI menilai kerja sama ini dapat memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah di berbagai daerah. Langkah tersebut juga diharapkan mendorong penetrasi produk investasi ke segmen ritel.

Sinergi dengan Syailendra Capital memadukan kekuatan jaringan BRI dan pengalaman manajer investasi dalam mengelola dana masyarakat. Kombinasi ini dinilai mampu menghadirkan alternatif investasi yang lebih mudah diakses dan tetap kompetitif.

Aris menyebut kehadiran produk investasi syariah di kanal digital dan kantor cabang akan memperkuat kepercayaan nasabah. Melalui perluasan distribusi ini, BRI berharap masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk mengelola keuangan secara aman dan sesuai prinsip syariah.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!