XLSmart Klaim Jaringan 5G Terbesar di Indonesia

Teknologi Moh. Royhan Nahado 24 Mei 2026 13:59 WIB 6
XLSmart Klaim Jaringan 5G Terbesar di Indonesia

XLSmart mengklaim menjadi operator seluler dengan ketersediaan jaringan 5G terbesar di Indonesia. Klaim itu disampaikan setelah operator hasil merger XL Axiata dan Smartfren tersebut memperluas layanan ke 43 kota dan kabupaten. Perusahaan menyebut cakupan 5G mereka hadir secara menyeluruh, bukan hanya di titik tertentu. Strategi itu ditujukan untuk memberi pengalaman 5G yang lebih optimal bagi pelanggan.

Director & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, menyampaikan keterangan tersebut di kantor XLSmart, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Ia menjelaskan bahwa perluasan jaringan dilakukan dengan alokasi spektrum khusus untuk layanan 5G. XLSmart menggunakan pita frekuensi 2,3 GHz dengan lebar pita 40 MHz. Dengan skema itu, kapasitas 5G tidak berbagi dengan jaringan 4G.

Jaringan 5G XLSmart

XLSmart menyatakan jaringan 5G yang dimilikinya kini menjadi yang terbesar di Indonesia. Klaim itu dibandingkan dengan kompetitor seperti Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison. Perusahaan menegaskan cakupan layanan tidak hanya muncul pada lokasi tertentu. Seluruh wilayah yang digarap disebut memiliki layanan penuh.

Merza Fachys mengatakan pendekatan tersebut berbeda dari operator lain. Menurut dia, XLSmart menyiapkan spektrum khusus agar layanan 5G berjalan lebih stabil. Langkah ini juga ditujukan untuk menjaga kualitas akses pelanggan. Dengan demikian, pengalaman 5G yang diterima diharapkan lebih konsisten.

Ia menambahkan bahwa jaringan yang dibangun bukan sekadar perluasan nominal. Yang dikejar adalah cakupan yang benar-benar menyeluruh di setiap kota. Karena itu, perusahaan menekankan istilah full covered untuk wilayah yang sudah aktif. Klaim tersebut menjadi pembeda utama strategi layanan XLSmart.

Di sisi lain, fokus pada cakupan penuh disebut penting untuk memenuhi kebutuhan pengguna digital. Permintaan koneksi cepat semakin besar seiring meningkatnya aktivitas daring. Layanan 5G dipandang dapat mendukung komunikasi, hiburan, dan produktivitas. Hal ini juga menjadi nilai jual bagi operator di pasar yang semakin kompetitif.

Spektrum Khusus Untuk 5G

XLSmart menggunakan pita frekuensi 2,3 GHz dengan lebar pita 40 MHz untuk layanan 5G. Spektrum itu dialokasikan khusus agar jaringan tidak berbagi kapasitas dengan 4G. Perusahaan menilai langkah ini penting untuk menjaga performa layanan. Pengguna diharapkan merasakan koneksi yang lebih cepat dan responsif.

Merza menjelaskan, pemakaian spektrum dedicated memberi ruang lebih besar bagi layanan 5G. Menurut dia, cara ini mendukung pengalaman jaringan yang lebih murni. Istilah yang digunakan perusahaan adalah 5G sejati. Konsep tersebut menjadi dasar strategi teknis XLSmart saat ini.

Dengan alokasi khusus, kapasitas jaringan dapat dimanfaatkan lebih optimal. Hal ini dinilai mampu mengurangi potensi gangguan akibat pembagian sumber daya. Operator juga bisa menjaga kualitas layanan di area yang telah terjangkau. Karena itu, pendekatan spektrum menjadi salah satu fokus utama perusahaan.

XLSmart menilai infrastruktur ini penting untuk mendorong adopsi 5G di masyarakat. Semakin baik kualitas jaringan, semakin besar peluang pelanggan beralih ke layanan yang lebih canggih. Perusahaan berharap keunggulan teknis tersebut dapat memperkuat posisi mereka. Persaingan industri telekomunikasi pun diperkirakan semakin ketat.

Ekspansi Cepat Sejak Januari

XLSmart mulai meluncurkan layanan 5G pada akhir Januari 2026. Pada tahap awal, cakupan jaringan langsung diperluas ke 33 kota dan kabupaten. Ekspansi tersebut berlangsung cepat dalam beberapa bulan pertama. Perusahaan menyebut langkah itu sebagai fondasi pertumbuhan layanan.

Dalam perkembangan terbaru, cakupan 5G XLSmart diklaim telah mencapai 43 kota dan kabupaten. Merza menyebut seluruh wilayah itu telah terbangun dengan cakupan penuh. Artinya, pengguna di area tersebut dapat menikmati layanan tanpa titik-titik terbatas. Klaim ini menjadi salah satu sorotan utama perusahaan.

Perluasan yang cepat menunjukkan ambisi XLSmart di pasar 5G nasional. Operator ingin memastikan kehadiran layanan dapat dirasakan lebih luas oleh pelanggan. Ekspansi juga dilakukan untuk menjawab kebutuhan konektivitas yang terus meningkat. Dalam industri telekomunikasi, kecepatan ekspansi menjadi faktor penting.

Selain memperluas wilayah, perusahaan juga menekankan kesiapan jaringan yang berkelanjutan. Fokusnya bukan hanya menambah lokasi, tetapi juga menjaga kualitas layanan. Dengan demikian, pelanggan dapat memperoleh pengalaman penggunaan yang stabil. Strategi ini menjadi bagian dari rencana jangka menengah perusahaan.

Target Ekspansi Hingga Akhir 2026

Ke depan, XLSmart menargetkan perluasan jaringan 5G ke 88 kota dan kabupaten pada akhir 2026. Target itu menunjukkan rencana ekspansi yang masih agresif. Perusahaan ingin memperluas akses layanan dalam skala yang lebih besar. Sasaran tersebut disusun seiring pertumbuhan kebutuhan internet cepat.

Merza menegaskan bahwa pengalaman pelanggan tetap menjadi tujuan utama. Ia berharap layanan yang disediakan benar-benar memberi manfaat nyata bagi pengguna. Dengan jaringan yang lebih luas, perusahaan ingin meningkatkan kenyamanan akses digital. Hal ini juga diharapkan mendorong pemanfaatan 5G di berbagai aktivitas harian.

Ekspansi ke lebih banyak wilayah berpotensi memperkuat posisi XLSmart di industri. Langkah tersebut dapat menambah daya saing di tengah persaingan operator besar. Selain itu, cakupan yang lebih luas dapat memperbesar basis pelanggan. Perusahaan tampaknya ingin menjadikan 5G sebagai pilar pertumbuhan baru.

Jika target tercapai, XLSmart akan memiliki jangkauan 5G yang jauh lebih luas pada akhir tahun depan. Pencapaian itu dapat menjadi salah satu tolok ukur penting dalam pasar telekomunikasi nasional. Namun, kualitas layanan tetap menjadi faktor yang perlu dijaga. Tanpa konsistensi, ekspansi besar belum tentu menghasilkan kepuasan pelanggan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!