WIFI Resmi Hadirkan Internet Rakyat di Jawa hingga Papua

Teknologi Moh. Royhan Nahado 01 Juni 2026 23:48 WIB 2
WIFI Resmi Hadirkan Internet Rakyat di Jawa hingga Papua

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) resmi menghadirkan layanan internet murah melalui program Internet Rakyat di Jawa, Maluku, dan Papua. Layanan ini dijalankan lewat anak usaha PT Telemedia Komunikasi Pratama, dengan target memperluas akses digital bagi masyarakat di berbagai daerah. Internet Rakyat atau IRA menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps dengan harga Rp100.000 per bulan. Kehadiran layanan ini diharapkan mendorong pemerataan akses pendidikan, ekonomi digital, layanan publik, dan hiburan.

Direktur Solusi Sinergi Digital, Shannedy Ong, menegaskan bahwa peluncuran tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan menghadirkan layanan fixed broadband berkualitas di seluruh Indonesia. Ia menyebut biaya akses internet fixed broadband di Indonesia masih relatif tinggi dibandingkan negara-negara ASEAN. Karena itu, IRA diposisikan sebagai solusi untuk menjawab kebutuhan konektivitas yang lebih terjangkau. Perseroan juga menilai pemerataan akses internet menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Internet Rakyat Diperluas

Peluncuran Internet Rakyat dilakukan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah Jawa, Maluku, dan Papua. Program ini menyasar kebutuhan internet rumah dengan harga yang dinilai lebih terjangkau. WIFI melalui Telemedia Komunikasi Pratama menempatkan layanan tersebut sebagai bagian dari strategi perluasan jaringan. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi perseroan di pasar fixed broadband.

Shannedy Ong mengatakan perluasan layanan ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan digital di Indonesia. Menurut dia, akses internet yang lebih luas akan membuka peluang baru bagi masyarakat. Peluang itu mencakup pembelajaran daring, aktivitas usaha, hingga partisipasi dalam layanan digital. Dengan begitu, manfaat internet tidak hanya dirasakan di kota besar, tetapi juga di wilayah lain.

Internet murah tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan koneksi yang stabil dan terjangkau. Perseroan menilai banyak masyarakat masih menghadapi kendala biaya saat ingin berlangganan fixed broadband. Kehadiran IRA diharapkan dapat memberi alternatif layanan dengan spesifikasi yang kompetitif. Selain itu, program ini menegaskan dorongan perusahaan terhadap pemerataan teknologi digital.

Infrastruktur Internet Sudah Siap

WIFI menyampaikan bahwa infrastruktur IRA telah didukung oleh lebih dari 550 site aktif. Selain itu, terdapat 3.189 radio units yang sudah terinstal dan beroperasi. Seluruh jaringan tersebut tersebar di lebih dari 82 kota dan kabupaten. Infrastruktur ini menjadi dasar penting untuk memperluas jangkauan layanan.

Ketersediaan infrastruktur yang memadai dinilai krusial agar layanan internet dapat berjalan stabil. Perseroan menargetkan jaringan yang dibangun mampu mendukung kebutuhan pelanggan di berbagai daerah. Dukungan perangkat dan site aktif tersebut juga mempercepat proses ekspansi layanan. Dengan fondasi itu, Internet Rakyat diharapkan dapat hadir secara lebih merata.

Dalam keterangan tertulis pada Selasa (26/5/2026), Shannedy menyebut infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya jangka panjang perusahaan. Ia menekankan bahwa kualitas jaringan tetap menjadi perhatian utama dalam peluncuran layanan. Menurut dia, pertumbuhan akses internet harus disertai keandalan layanan yang baik. Hal itu penting agar masyarakat memperoleh manfaat optimal dari koneksi digital.

Harga Internet Jadi Sorotan

Internet Rakyat ditawarkan dengan harga Rp100.000 per bulan, jauh di bawah banyak layanan fixed broadband lain. Paket tersebut diklaim mampu memberikan kecepatan hingga 100 Mbps. Kombinasi harga dan kecepatan itu menjadi daya tarik utama bagi masyarakat. Perseroan berharap skema ini dapat memperluas adopsi internet rumah.

Shannedy menilai biaya akses internet di Indonesia masih menjadi tantangan bagi sebagian besar rumah tangga. Kondisi tersebut membuat penetrasi fixed broadband berjalan lebih lambat dibandingkan potensi pasar. Melalui IRA, WIFI ingin menghadirkan opsi yang lebih ramah di kantong. Strategi ini juga sejalan dengan kebutuhan masyarakat terhadap koneksi yang cepat dan stabil.

Pasar internet rumah di Indonesia dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar. Permintaan terhadap konektivitas yang andal terus meningkat seiring digitalisasi layanan publik dan ekonomi. Karena itu, harga yang kompetitif dipandang dapat menjadi katalis peningkatan pengguna. Perseroan melihat momentum ini sebagai peluang untuk memperluas basis pelanggan.

Pemerataan Internet Untuk Ekonomi

WIFI menempatkan pemerataan akses internet sebagai bagian dari kontribusi terhadap ekonomi digital nasional. Internet yang mudah dijangkau dinilai dapat mempercepat partisipasi masyarakat dalam berbagai sektor. Pendidikan, perdagangan daring, dan layanan publik menjadi area yang paling terdampak. Dengan koneksi yang lebih baik, akses terhadap peluang ekonomi juga semakin terbuka.

Perseroan menilai konektivitas yang merata akan membantu mengurangi kesenjangan antarwilayah. Daerah yang sebelumnya sulit menjangkau layanan digital berpotensi ikut tumbuh bersama ekonomi nasional. Hal ini penting terutama bagi masyarakat di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan infrastruktur. Dengan dukungan jaringan yang kuat, transformasi digital dapat berjalan lebih inklusif.

Shannedy menutup penjelasannya dengan menegaskan keyakinan perusahaan terhadap masa depan internet Indonesia. Menurut dia, pemerataan akses internet merupakan fondasi penting untuk pertumbuhan jangka panjang. Karena itu, peluncuran Internet Rakyat tidak hanya bersifat komersial, tetapi juga strategis. Program ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat ekosistem digital yang lebih luas.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!