WIFI Luncurkan Internet Rakyat Murah di Jawa, Maluku, Papua

Teknologi BRH 02 Juni 2026 14:41 WIB 3
WIFI Luncurkan Internet Rakyat Murah di Jawa, Maluku, Papua

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), emiten afiliasi Hashim Djojohadikusumo, resmi menghadirkan layanan internet murah di Jawa, Maluku, dan Papua melalui program Internet Rakyat. Layanan ini disalurkan lewat anak usaha PT Telemedia Komunikasi Pratama, dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan tarif Rp100.000 per bulan. Kehadiran layanan tersebut ditujukan untuk memperluas akses pendidikan, ekonomi digital, layanan publik, dan hiburan. Perseroan menilai langkah ini penting untuk menjawab tingginya biaya akses fixed broadband di Indonesia.

Direktur Solusi Sinergi Digital, Shannedy Ong, mengatakan peluncuran Internet Rakyat menjadi bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan internet fixed broadband berkualitas di seluruh Indonesia. Ia menyebut program ini dirancang untuk membantu menjembatani kesenjangan digital di wilayah yang masih membutuhkan pemerataan infrastruktur. Menurut dia, akses internet yang terjangkau dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis pada Selasa, 26 Mei 2026.

Internet Rakyat dan pemerataan

Internet Rakyat hadir di tengah kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet yang lebih terjangkau. Program ini diposisikan sebagai solusi untuk memperluas konektivitas di wilayah dengan akses fixed broadband yang masih terbatas. WIFI menilai harga internet di Indonesia masih relatif tinggi dibandingkan sejumlah negara ASEAN. Kondisi itu membuat pemerataan akses digital menjadi tantangan yang perlu segera dijawab.

Melalui layanan ini, perusahaan ingin menghadirkan internet yang tidak hanya cepat, tetapi juga terjangkau. Paket dengan harga Rp100.000 per bulan dinilai lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas. Kecepatan hingga 100 Mbps menjadi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan koneksi stabil. Dengan demikian, layanan ini diharapkan mampu menjangkau kebutuhan rumah tangga hingga pelaku usaha kecil.

Program ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas pasar fixed broadband. Fokus utama diarahkan pada wilayah Jawa, Maluku, dan Papua yang memiliki karakteristik kebutuhan jaringan berbeda. Kehadiran Internet Rakyat diharapkan dapat memperkuat penetrasi internet di kawasan tersebut. Perseroan menempatkan akses yang merata sebagai salah satu prioritas utama.

Dalam konteks yang lebih luas, layanan ini dipandang sebagai upaya mendukung transformasi digital nasional. Masyarakat yang memiliki akses internet memadai akan lebih mudah mengakses informasi dan layanan berbasis digital. Situasi ini berpotensi mendorong produktivitas di berbagai sektor. WIFI pun menegaskan bahwa pemerataan akses internet menjadi fondasi penting pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Infrastruktur internet makin luas

Shannedy menjelaskan, infrastruktur Internet Rakyat telah didukung oleh lebih dari 550 site aktif. Selain itu, terdapat 3.189 radio units yang telah terinstal dan beroperasi. Seluruh infrastruktur tersebut tersebar di lebih dari 82 kota dan kabupaten di Jawa, Maluku, dan Papua. Jaringan ini menjadi fondasi untuk memperluas layanan fixed broadband secara bertahap.

Ketersediaan infrastruktur yang luas memberi ruang bagi perusahaan untuk meningkatkan jangkauan layanan. Setiap site aktif berperan penting dalam menjaga kualitas koneksi dan stabilitas jaringan. Sementara itu, radio units membantu memastikan distribusi sinyal berjalan lebih efektif. Kombinasi keduanya menjadi tulang punggung operasional Internet Rakyat.

Perusahaan menilai penguatan infrastruktur merupakan langkah utama sebelum ekspansi layanan dilakukan lebih jauh. Dengan dukungan perangkat yang telah terpasang, proses perluasan akses dapat berjalan lebih terukur. Hal ini juga memberi peluang bagi masyarakat di wilayah yang sebelumnya belum tersentuh layanan serupa. Pada akhirnya, kesiapan infrastruktur menjadi faktor penentu keberhasilan program.

WIFI berharap jaringan yang sudah tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Pemerataan konektivitas dinilai akan memperkuat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan digital lainnya. Semakin luas jangkauan internet, semakin besar pula kesempatan masyarakat untuk terlibat dalam ekosistem digital. Perseroan melihat kondisi ini sebagai bagian dari investasi jangka panjang.

Tarif internet dan manfaat

Harga Rp100.000 per bulan menjadi salah satu daya tarik utama layanan ini. Tarif tersebut ditawarkan untuk menghadirkan internet fixed broadband yang lebih ramah di kantong. Dengan kecepatan hingga 100 Mbps, layanan ini menyasar pengguna yang membutuhkan akses cepat dan stabil. Skema harga tersebut juga diharapkan mendorong adopsi internet di berbagai lapisan masyarakat.

Keberadaan internet murah dinilai penting bagi rumah tangga, pelajar, dan pelaku usaha mikro. Akses yang lebih terjangkau dapat membantu kegiatan belajar, bekerja, dan berjualan secara daring. Di sisi lain, koneksi yang stabil juga mendukung konsumsi hiburan digital. Dengan begitu, manfaat layanan tidak hanya terasa pada aspek ekonomi, tetapi juga sosial.

Program ini diproyeksikan memberi dampak positif pada aktivitas layanan publik berbasis digital. Masyarakat yang lebih mudah terhubung akan lebih cepat mengakses informasi pemerintah dan berbagai layanan daring. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan efisiensi serta kualitas interaksi digital. WIFI menilai akses semacam ini semakin relevan di tengah percepatan transformasi digital.

Perseroan memandang keterjangkauan harga sebagai kunci agar manfaat internet dapat dirasakan lebih luas. Saat biaya akses turun, hambatan masuk bagi pengguna baru juga akan berkurang. Hal ini membuka peluang bagi lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital. Dengan pendekatan tersebut, Internet Rakyat diarahkan menjadi layanan yang inklusif dan berkelanjutan.

Prospek internet digital Indonesia

Peluncuran Internet Rakyat memperlihatkan dorongan sektor swasta dalam mendukung pemerataan digital nasional. Langkah ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan akses internet yang cepat dan terjangkau. Di banyak daerah, kualitas koneksi masih menjadi kendala dalam aktivitas harian. Kehadiran layanan baru ini diharapkan memberi alternatif yang lebih kompetitif.

Secara bisnis, penguatan layanan fixed broadband menjadi peluang pertumbuhan bagi perusahaan. Permintaan internet rumah terus meningkat seiring meluasnya penggunaan perangkat digital. Ketersediaan jaringan di berbagai wilayah juga dapat menjadi modal untuk ekspansi berikutnya. WIFI melihat momentum ini sebagai bagian dari pengembangan ekosistem digital yang lebih besar.

Selain memperluas jangkauan, kualitas layanan akan menjadi perhatian utama masyarakat. Kecepatan, stabilitas, dan keterjangkauan harga menjadi kombinasi yang menentukan penerimaan publik. Jika tiga faktor tersebut terjaga, adopsi layanan berpotensi meningkat. Dalam situasi itu, Internet Rakyat dapat menjadi salah satu pemain penting di pasar broadband.

Dengan basis infrastruktur yang sudah terbentuk, perusahaan memiliki ruang untuk memperkuat posisi di sektor internet. Pemerataan akses dinilai bukan sekadar target komersial, melainkan kontribusi terhadap pembangunan digital. Akses yang lebih luas akan membantu masyarakat di Jawa, Maluku, dan Papua menikmati manfaat ekonomi digital. Langkah WIFI ini sekaligus menegaskan bahwa internet terjangkau kini menjadi kebutuhan yang semakin mendesak.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!