Wanita Prancis Bangun dari Koma, Ingat Jadi Ibu Tiga Anak

Lifestyle Clara Monica 23 Mei 2026 03:54 WIB 6
Wanita Prancis Bangun dari Koma, Ingat Jadi Ibu Tiga Anak

Seorang remaja asal Lyon, Prancis, bernama Clelia Verdier, menarik perhatian publik setelah terbangun dari koma dan justru menanyakan keberadaan tiga putrinya. Kisah itu terjadi setelah ia menjalani koma medis selama tiga minggu pada 2025, usai percobaan bunuh diri dengan menelan obat.

Yang mengejutkan, kenangan pertama yang muncul di benaknya bukan kecelakaan atau rasa sakit, melainkan kehidupan selama tujuh tahun sebagai seorang ibu. Padahal, dokter memastikan ia belum pernah menikah, belum pernah hamil, dan seluruh pengalaman tersebut hanya terjadi dalam mimpi saat koma.

Mimpi Koma yang Terasa Nyata

Clelia mengaku pengalaman itu terasa sangat nyata sejak awal ia melahirkan. Dalam mimpinya, ia menjadi ibu dari bayi kembar tiga yang diberi nama Mila, Miles, dan Mailee.

Ia juga merasakan stres, rasa sakit, serta kehilangan ketika salah satu bayi yang ia ingat, Mailee, meninggal tak lama setelah lahir. Menurut pengakuannya, rasa sedih dan rasa bersalah ikut terbawa dalam mimpi tersebut.

Selain proses kelahiran, Clelia mengingat detail yang sangat spesifik, termasuk kontak kulit ke kulit dengan bayinya. Ia menyebut momen itu dipenuhi gelombang cinta yang kuat dan sulit dilupakan.

Kenangan Ibu Dalam Koma

Clelia tidak hanya mengingat masa lahir anak-anaknya, tetapi juga kehidupan sehari-hari bersama mereka. Ia mengaku masih bisa membayangkan jalan-jalan, makan bersama, hingga cerita sebelum tidur.

Pengalaman itu membuatnya merasa benar-benar hidup sebagai seorang ibu selama tujuh tahun. Meski hanya berlangsung di alam bawah sadar, emosi yang ia rasakan tetap tertanam kuat setelah bangun.

Ia mengatakan masih merindukan putri-putrinya hingga kini, meskipun mereka tidak pernah ada di dunia nyata. Baginya, pengalaman tersebut sempat menjadi satu-satunya realitas yang ia kenal.

Respons Medis Atas Mimpi Koma

Staf medis yang menangani Clelia disebut terkejut ketika mendengar pengakuannya setelah sadar. Dokter kemudian memastikan bahwa ia tidak pernah hamil dan tidak pernah menjalani kehidupan seperti yang ia ceritakan.

Meski begitu, Clelia awalnya sulit menerima kenyataan karena ia merasa semua detailnya sangat jelas. Ia bahkan bisa mengingat nama anak-anak, suasana rumah, dan rutinitas keluarga dengan sangat baik.

Kondisi seperti ini, menurut ahli neurologi, bukan hal yang sepenuhnya langka. Pasien koma dapat mengalami mimpi yang sangat jelas, terutama setelah cedera otak traumatis atau kondisi medis berat lainnya.

Makna di Balik Koma

Para ahli menjelaskan bahwa orang dalam koma tidak selalu berada dalam keadaan gelap tanpa pengalaman. Sebagian pasien justru melaporkan mimpi yang kompleks, emosional, dan terasa sangat nyata.

Ada pula pasien yang bangun tanpa ingatan apa pun, sehingga pengalaman setiap orang bisa berbeda. Karena itu, mimpi saat koma kerap menjadi bahan kajian medis sekaligus psikologis.

Kisah Clelia kemudian ramai dikaitkan publik dengan cerita fiksi dan tokoh seperti Wanda Maximoff. Namun, bagi dirinya, pengalaman itu bukan sekadar cerita, melainkan bagian dari luka batin yang masih ia bawa hingga sekarang.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!