Wanita di Xiamen Viral Tak Bisa Mendengar Suara Pria

Lifestyle Nadia Safira Putri 01 Juni 2026 02:28 WIB 2
Wanita di Xiamen Viral Tak Bisa Mendengar Suara Pria

Seorang wanita di Xiamen, China, menjadi viral setelah mengaku tidak bisa mendengar suara pacarnya. Kondisi yang semula diduga masalah hubungan itu ternyata berkaitan dengan gangguan medis langka bernama reverse slope hearing loss.

Kisah wanita bernama Chen ini terungkap setelah ia bangun tidur dan mendapati suara kekasihnya seperti menghilang. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter memastikan ia mengalami gangguan pendengaran yang memengaruhi frekuensi rendah.

Gangguan Pendengaran Langka

Reverse slope hearing loss merupakan kondisi ketika seseorang sulit menangkap suara bernada rendah. Pada banyak kasus, suara pria terdengar lebih samar karena frekuensinya berada di rentang tersebut.

Penderita umumnya masih bisa mendengar suara bernada tinggi dengan cukup baik. Itulah sebabnya suara perempuan atau bunyi tertentu tetap terdengar normal, sementara suara bernada rendah seolah lenyap.

Istilah ini merujuk pada bentuk grafik tes pendengaran atau audiogram. Berbeda dari gangguan pendengaran pada umumnya, pola grafik justru menunjukkan kerusakan di frekuensi rendah.

Gejala yang Sering Tak Disadari

Kondisi ini tidak selalu langsung dikenali oleh penderitanya. Banyak orang baru menyadari ada masalah ketika suara tertentu mulai terdengar kabur atau hilang.

Selain suara pria, penderita juga bisa kesulitan mendengar suara rendah lain. Contohnya adalah gemuruh petir dari kejauhan atau dentuman bass dalam musik.

Karena gejalanya muncul perlahan, reverse slope hearing loss kerap disalahpahami. Situasi ini membuat pemeriksaan medis menjadi penting agar penyebabnya dapat diketahui sejak awal.

Penyebab dan Faktor Risiko

Dokter menyebut gangguan ini dapat dipicu oleh sejumlah kondisi medis. Di antaranya adalah penyakit Meniere, infeksi virus, gagal ginjal, dan perubahan tekanan di sekitar otak.

Pada sebagian kasus, penyebabnya bisa bersifat sementara. Namun pada kondisi yang menetap, gangguan tersebut memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Meski sering dikaitkan dengan suara pria, masalah ini tidak terbatas pada gender tertentu. Wanita dengan suara lebih berat juga dapat terdengar samar bagi penderita.

Penanganan dan Dampaknya

Dokter menjelaskan, alat bantu dengar dapat membantu pada kasus yang permanen. Alat ini berfungsi meningkatkan kualitas pendengaran pasien sesuai kebutuhan medisnya.

Penanganan yang tepat bergantung pada penyebab dasar gangguan. Karena itu, pemeriksaan audiologi menjadi langkah penting sebelum menentukan terapi.

Di sisi lain, dokter juga menegaskan bahwa pasangan Chen tidak perlu tersinggung. Hilangnya suara itu murni akibat kondisi medis, bukan karena diabaikan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!