VKTR Rombak Direksi, Ardi Bakrie Jadi Dirut Baru

Forex & Saham Kevin S. Pratama 22 Mei 2026 22:48 WIB 6
VKTR Rombak Direksi, Ardi Bakrie Jadi Dirut Baru

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) merombak jajaran pimpinan perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar di Bakrie Tower, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026). Dalam agenda tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Anindra Ardiansyah Bakrie atau Ardi Bakrie sebagai Direktur Utama baru.

Perubahan kepengurusan itu dilakukan setelah Gilarsi Wahju Setijono efektif mengundurkan diri pada Rabu (13/5) lalu. Selain menempatkan direktur utama baru, VKTR juga menetapkan tiga direktur tambahan dan merombak komposisi dewan komisaris untuk memperkuat arah bisnis perseroan.

Rombakan Direksi VKTR

Ardi Bakrie menegaskan bahwa perubahan struktur ini merupakan bagian dari penguatan organisasi VKTR ke depan. Ia menyampaikan bahwa penunjukan komisaris dan direksi baru diharapkan membuat perusahaan bergerak lebih baik dan lebih solid.

Dalam keterangannya usai rapat, Ardi menyebut susunan baru tersebut mencerminkan langkah konsolidasi internal yang dibutuhkan perusahaan. Menurut dia, perubahan ini tidak sekadar pergantian jabatan, tetapi juga penyesuaian untuk mendukung pertumbuhan usaha.

VKTR juga menempatkan nama-nama baru dalam jajaran direksi yang akan membantu pelaksanaan strategi perusahaan. Mereka adalah Mochammad Yana Aditya, Erika Mouna Hamizar, dan Indah Permatasari Saugi.

Dengan komposisi itu, manajemen VKTR kini diharapkan dapat mempercepat eksekusi rencana bisnis, terutama pada segmen kendaraan listrik komersial. Perseroan menilai formasi baru ini menjadi pondasi penting untuk menghadapi persaingan industri yang semakin ketat.

Komposisi Komisaris Baru

Pada susunan dewan komisaris, posisi Komisaris Utama yang sebelumnya dijabat Anindya Novyan Bakrie kini beralih kepada Sharif Cicip Sutardjo. Sharif merupakan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2011-2014.

Selain itu, Sharif saat ini juga menjabat Komisaris Utama PT Bumi Resources Tbk. Kehadirannya diharapkan memperkuat sinergi VKTR dalam ekosistem usaha Bakrie Group.

Adapun Anindya Bakrie kini menempati posisi Wakil Komisaris Utama VKTR. Para pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Ilham Habibie sebagai komisaris baru dalam rapat yang sama.

Anindya menyebut penetapan komisaris utama dan wakil komisaris utama sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan. Ia mengatakan susunan baru ini akan membuat VKTR lebih siap menjalankan ekspansi bisnis secara terukur.

Susunan Pengurus Terkini

Setelah keputusan rapat, VKTR menetapkan susunan pengurus yang efektif berlaku per Selasa (19/5). Pada jajaran komisaris, Sharif Cicip Sutardjo menjabat Komisaris Utama, sementara Anindya Novyan Bakrie menjadi Wakil Komisaris Utama.

Posisi komisaris lainnya diisi oleh Dr. Ing. Ilham A. Habibie, Dr. Dino Patti Djalal, dan The Lord Aamer Ahmad Sarfraz. Komposisi ini mencerminkan kombinasi pengalaman bisnis, diplomasi, dan keahlian strategis.

Di jajaran direksi, Anindra Ardiansyah Bakrie didapuk sebagai Direktur Utama. Ia didampingi oleh Mochammad Yana Aditya, S. Erika Mouna Hamizar, Valentinus Bimo Kurniatmoko, Achmad Amri Aswono Putro, Dino Ahmad Ryandi, dan Indah Permatasari Saugi.

Susunan lengkap itu menunjukkan VKTR menempatkan banyak figur dengan latar belakang beragam untuk mendukung operasional perusahaan. Struktur baru ini juga diharapkan memperkuat pengambilan keputusan di tengah ekspansi bisnis kendaraan listrik komersial.

Kinerja Bisnis VKTR

Dalam RUPST, perseroan juga memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun buku 2025. VKTR mencatat peningkatan penjualan kendaraan listrik hingga 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut menunjukkan adopsi kendaraan komersial listrik yang semakin kuat di pasar domestik. Perseroan menilai tren ini menjadi sinyal positif bagi prospek bisnis kendaraan listrik di Indonesia.

VKTR juga telah menyelesaikan pengiriman 50 unit bus listrik untuk operasional Transjakarta dari total pesanan 80 unit. Sisa pengiriman disebut telah dituntaskan pada kuartal pertama 2026.

Anindya optimistis pertumbuhan pendapatan VKTR pada 2026 dapat melampaui capaian tahun sebelumnya. Ia bahkan memperkirakan kenaikan revenue bisa lebih dari 50 persen seiring penguatan bisnis dan peningkatan permintaan pasar.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!