Tas ikonik Hermes Birkin kini bisa diakses dengan cara yang berbeda, tanpa harus langsung dibeli. Platform penyewaan tas desainer Vivrelle resmi meluncurkan layanan terbaru bernama Privée, sebuah membership eksklusif untuk kategori ultra-luxury.
Melalui program ini, anggota dapat menyewa tas legendaris seperti Birkin, Kelly, dan Constance dengan biaya mulai dari US$800 per bulan atau sekitar Rp12,8 juta. Layanan tersebut juga membuka akses ke perhiasan dan jam tangan langka, serta menawarkan benefit tambahan bagi para member.
Akses Tas Birkin Eksklusif
Privée hadir sebagai jawaban atas permintaan anggota Vivrelle yang menginginkan akses lebih luas ke barang mewah. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman kepemilikan sementara terhadap item ultra-premium yang sulit dijangkau. Dengan skema membership, pelanggan dapat menikmati fleksibilitas tanpa komitmen pembelian penuh.
Biaya berlangganan dimulai dari US$800 per bulan, yang setara sekitar Rp12,8 juta. Melalui skema tersebut, member bisa memilih tas-tas ikonik dari Hermes yang selama ini dikenal memiliki daftar tunggu panjang. Model ini memberi alternatif baru bagi konsumen yang ingin tampil dengan item mewah secara lebih praktis.
Selain tas Birkin, anggota juga dapat menyewa model lain seperti Kelly dan Constance. Ketiganya dikenal sebagai simbol status dalam industri fesyen global. Kehadiran Privée membuat akses ke koleksi tersebut menjadi lebih terbuka bagi kalangan tertentu.
Vivrelle menegaskan bahwa layanan ini bukan sekadar sewa barang, melainkan bagian dari pengalaman gaya hidup mewah. Anggota dapat berganti item sesuai kebutuhan dan preferensi. Dengan demikian, Privée menawarkan nilai lebih dibandingkan kepemilikan konvensional.
Koleksi Mewah Yang Lebih Luas
Privée tidak hanya berfokus pada tas desainer, tetapi juga mencakup perhiasan dan jam tangan langka. Koleksi yang tersedia berasal dari merek ternama seperti Van Cleef & Arpels, Bvlgari, dan Cartier. Kehadiran lini ini memperkuat posisi Vivrelle di pasar luxury rental.
Anggota dapat menukar item setiap 30 hari atau memperpanjang masa sewa sesuai kebutuhan. Skema ini memberi keleluasaan bagi pengguna yang ingin menyesuaikan aksesori dengan agenda, acara, atau gaya pribadi. Fleksibilitas tersebut menjadi nilai jual utama layanan ini.
Vivrelle juga bekerja sama dengan jaringan kurator global, termasuk rumah lelang dan reseller. Kolaborasi ini membantu perusahaan menghadirkan koleksi yang lebih beragam dan terkurasi. Dengan begitu, pilihan item yang tersedia tidak hanya terbatas pada satu kategori produk.
Perusahaan menyebut pendekatan ini sebagai cara untuk menyatukan akses, kurasi, dan kemewahan dalam satu layanan. Konsep tersebut dinilai relevan dengan perubahan perilaku konsumen premium saat ini. Banyak pelanggan kini mencari pengalaman, bukan hanya kepemilikan.
Benefit Tambahan Untuk Member
Selain akses ke item fashion dan perhiasan, membership Privée juga menawarkan benefit tambahan. Program ini mencakup pengalaman dining dan hospitality melalui ResX dan Marriott Bonvoy. Fasilitas tersebut memperluas posisi layanan dari sekadar penyewaan menjadi paket gaya hidup premium.
Benefit ini dirancang untuk mendukung gaya hidup para anggota yang mengutamakan pengalaman eksklusif. Dengan demikian, Privée tidak hanya menjual akses ke barang mewah, tetapi juga ke layanan pendukungnya. Pendekatan ini menjadi pembeda dibanding platform rental lain.
Co-founder sekaligus CEO Vivrelle, Blake Geffen, mengatakan layanan ini lahir dari permintaan para member. Ia menilai aksesibilitas merupakan inti dari Vivrelle dan Privée adalah langkah alami menuju masa depan retail. Pernyataan itu disampaikan seperti dikutip dari Fashionista.
Kehadiran benefit tambahan membuat layanan ini semakin menyasar konsumen kelas atas yang mencari efisiensi dan kenyamanan. Dalam satu membership, pengguna mendapat akses ke produk dan pengalaman premium. Pola ini mencerminkan arah baru konsumsi barang mewah di pasar global.
Akses Privée Masih Terbatas
Meski terdengar luas, Privée belum dibuka untuk publik secara umum. Saat ini, hanya member Vivrelle yang sudah ada yang berkesempatan menerima undangan. Seleksi sepenuhnya ditentukan oleh tim internal perusahaan.
Model undangan ini menegaskan bahwa layanan tersebut tetap menjaga eksklusivitas. Dengan sistem terbatas, Vivrelle dapat mengontrol kualitas anggota dan pengalaman penggunaan. Langkah ini sekaligus menjaga citra premium dari brand yang ditawarkannya.
Bagi anggota terpilih, Privée juga memberi opsi untuk membeli item yang disukai. Fitur ini membuat pengalaman sewa menjadi lebih dekat dengan kepemilikan permanen. Pada layanan Privée, opsi tersebut bahkan membuka kemungkinan memiliki tas Birkin tanpa proses panjang sebagai klien VIP butik.
Strategi ini menunjukkan bahwa pasar luxury kini bergerak ke arah yang lebih fleksibel. Konsumen tidak hanya mengejar barang, tetapi juga jalur akses yang lebih efisien. Vivrelle tampaknya ingin memanfaatkan tren tersebut dengan menawarkan model membership yang lebih adaptif.
